Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 8 Apr 2025 07:45 WIB

Sukabumi Geger: Mayat Aki Asih Ditemukan di Dalam Sumur, Diduga Pergi ke Bogor


					Warga Kampung Cimapag dievakuasi jenazah Aki Asih dari dalam sumur, Senin (7/4/2025). Korban ditemukan dalam kondisi tidak utuh setelah dilaporkan hilang beberapa hari sebelumnya. Perbesar

Warga Kampung Cimapag dievakuasi jenazah Aki Asih dari dalam sumur, Senin (7/4/2025). Korban ditemukan dalam kondisi tidak utuh setelah dilaporkan hilang beberapa hari sebelumnya.

JENTERANEWS.com – Warga Kampung Cimapag, Desa Bumisari, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi dikejutkan dengan penemuan mayat di dalam sumur pada Senin, 7 April 2025. Mayat yang ditemukan dalam kondisi tidak utuh tersebut diketahui adalah Aki Asih (70), warga setempat yang dilaporkan hilang beberapa hari sebelumnya.

Penemuan mayat ini bermula ketika seorang warga hendak mengambil air wudhu untuk salat Ashar di sumur tersebut. Warga tersebut mencium bau tidak sedap yang menyengat, dan setelah ditelusuri, sumber bau tersebut berasal dari dalam sumur. Setelah diperiksa, ditemukanlah sesosok mayat di dalamnya.

“Pada hari Senin kemarin, ada warga yang akan melaksanakan salat Ashar. Ketika hendak mengambil air wudhu, warga mencium bau tak sedap. Setelah dilakukan pencarian, sumber bau tak sedap itu datang dari dalam sumur. Benar saja, setelah diperiksa ada mayat di dalamnya,” ungkap Angga Lesmana, petugas P2BK Cikidang, kepada wartawan.

Menurut keterangan istri korban, Siti Maemunah (59), Aki Asih berpamitan untuk menemui anaknya di Bogor pada Jumat, 4 April 2025. Namun, setelah beberapa hari tidak ada kabar, Siti Maemunah mencoba menghubungi anaknya di Bogor, dan ternyata suaminya tidak pernah datang ke sana.

“Setelah beberapa hari tak ada kabar, istri korban mencoba menghubungi anaknya yang di Bogor, dan ternyata tidak ada dan mengaku tak merasa kedatangan korban,” tambah Angga.

Petugas dari Polsek Cikidang dan P2BK Cikidang segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena kondisi jenazah yang sudah tidak utuh.

Saat ditemukan, jenazah Aki Asih masih mengenakan sarung, jaket, celana panjang, dan sepatu. Keluarga korban mengenali ciri-ciri tersebut.

“Pihak kepolisian dari Satreskrim Polres Sukabumi membawa jenazah tersebut ke RSUD Sekarwangi Cibadak untuk dilakukan autopsi,” pungkas Angga.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian Aki Asih. Polisi juga masih menunggu hasil autopsi dari RSUD Sekarwangi Cibadak.(*)

Laporan: Ridwan

Artikel ini telah dibaca 82 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

SKANDAL MAKAN BERGIZI GRATIS: Terdakwa Berkelit ke Ranah Perdata, Hakim Soroti Tajam Bukti Fotokopi

28 April 2026 - 14:20 WIB

Suasana persidangan di Pengadilan Negeri Sukabumi dengan terdakwa dr. Silvi Apriani (duduk berhijab), Senin (27/4/2026). Agenda sidang adalah pembacaan eksepsi atas dakwaan penipuan dana pengadaan food tray program MBG. Panel hakim dipimpin oleh Teguh Arifiolani (

Dari Balik Semak Belukar Cibuni, Air Panas Belerang Ini Setia Obati Warga Meski Tak Lagi Terawat

28 April 2026 - 12:10 WIB

Potret terkini sumber mata air di Pemandian Air Panas Cibungur, Desa Cidadap, yang kini berubah menjadi kubangan alami usai fasilitas kolam buatan pemerintah hancur tersapu tanah longsor. Meski terbengkalai dan dikepung semak belukar, mata air ini tetap dimanfaatkan warga untuk terapi pengobatan penyakit kulit.

Pertahankan “Kartu Hijau” UNESCO, Ciletuh-Palabuhanratu Kokohkan Posisi Sebagai Geopark Kelas Dunia

28 April 2026 - 09:02 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (tengah depan, berikat kepala batik), didampingi jajaran Pemkab Sukabumi, terpaku menyaksikan siaran virtual pengumuman UNESCO Global Geopark langsung dari Paris, Prancis, yang menegaskan kembali status Ciletuh-Palabuhanratu, di Pendopo Sukabumi, Senin malam (27/4/2026). Gambar ini menangkap momen krusial saat 'Kartu Hijau' UNESCO dipastikan berlanjut.

Bupati Sukabumi Kukuhkan Pengurus Baru BP-CPUGGp, Tegaskan Geopark Sebagai Laboratorium Pembangunan Berkelanjutan Dunia

27 April 2026 - 17:50 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar memberikan sambutan saat pengukuhan pengurus baru BP-CPUGGp di Aula Dinas Perhubungan, Cikembar, Senin (27/4/2026).

Harga Minyak Dunia Melonjak Tajam Menyusul Kegagalan Negosiasi AS-Iran dan Ketegangan di Selat Hormuz

27 April 2026 - 17:43 WIB

Ratusan Warga Desa Sukatani Sukabumi Kembali Gelar Aksi, Tagih Janji Kades Terkait Infrastruktur Jalan

27 April 2026 - 17:16 WIB

SUASANA AUDIENSI: Sejumlah warga Desa Sukatani, Sukabumi, berkumpul dan berdiri di Kantor Desa Sukatani untuk menagih janji kampanye Kepala Desa terkait perbaikan infrastruktur jalan yang rusak parah, Senin (27/4/2026). Pria berbaju biru di latar depan tampaknya sedang menyampaikan aspirasi langsung kepada Kepala Desa Sulaemansyah dan para pejabat lainnya yang duduk di meja depan dalam pertemuan tersebut.
Trending di Sukabumi