Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 24 Feb 2026 21:38 WIB

Sukses Tekan Angka Stunting, Pemkab Sukabumi Siap Adopsi dan Lanjutkan Program “Keluarga SIGAP”


					Project Manager Keluarga SIGAP, Fransisca (kiri), secara simbolis menyerahkan perangkat program edukasi kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Sukabumi pada acara penutupan program Keluarga SIGAP, Selasa (24/2/2026). Pemkab Sukabumi berkomitmen melanjutkan program ini guna mempercepat penurunan angka stunting. Perbesar

Project Manager Keluarga SIGAP, Fransisca (kiri), secara simbolis menyerahkan perangkat program edukasi kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Sukabumi pada acara penutupan program Keluarga SIGAP, Selasa (24/2/2026). Pemkab Sukabumi berkomitmen melanjutkan program ini guna mempercepat penurunan angka stunting.

JENTERANEWS.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi secara resmi menerima estafet sekaligus menutup rangkaian program Keluarga Siaga Dukung Kesehatan, Siap Hadapi Masa Depan (SIGAP) pada Selasa (24/2/2026). Program edukasi kesehatan masyarakat yang telah berjalan selama satu tahun ini dinilai sukses membawa dampak positif yang terukur, khususnya dalam upaya krusial percepatan penurunan angka stunting di wilayah tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas implementasi program SIGAP. Menurutnya, program ini sejalan dengan visi dan misi pemerintah daerah dalam membangun generasi penerus yang unggul dan sehat.

“Program Keluarga SIGAP ini berfokus pada tiga hal krusial: imunisasi lengkap pada anak, kebiasaan cuci tangan pakai sabun, dan pemenuhan gizi yang tepat. Ini adalah program yang sangat fundamental dan berkorelasi langsung dengan upaya keras kami dalam menekan angka stunting. Oleh karena itu, kami sangat berterima kasih atas kehadiran program ini di Kabupaten Sukabumi,” tegas Ade Suryaman dalam sambutannya.

Melihat tingginya efektivitas program di lapangan, Ade memastikan bahwa inisiatif ini tidak akan berhenti begitu saja meski masa tugas penyelenggara utama telah usai. Ia menginstruksikan jajaran pemerintah daerah untuk melanjutkan roda edukasi melalui pemberdayaan masyarakat lokal.

“Dinas Kesehatan dapat segera mengambil alih dan melanjutkan program ini. Terlebih lagi, kita sudah memiliki aset berharga, yakni para kader di sejumlah kecamatan yang telah dilatih secara khusus. Mereka dipersiapkan untuk menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan dasar di Kabupaten Sukabumi,” tambahnya.

Komitmen tersebut langsung disambut baik oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Masyukur Alawi. Ia mengamini bahwa keberhasilan SIGAP telah dibuktikan dengan data capaian indikator kesehatan masyarakat yang membaik.

“Progres di lapangan sangat nyata. Kami mencatat adanya peningkatan cakupan imunisasi, tumbuhnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya cuci tangan pakai sabun, serta penurunan kasus stunting akibat intervensi makanan bergizi. Berangkat dari keberhasilan ini, kami akan mengadopsi sekaligus mereplikasi model program Keluarga SIGAP,” ungkap Masyukur.

Di sisi lain, Project Manager Keluarga SIGAP, Fransisca, membeberkan bahwa rahasia keberhasilan edukasi ini terletak pada pendekatan komunikasi kader. Program ini sejak awal didesain secara komprehensif agar para kader mampu menjalin komunikasi persuasif dengan orang tua bayi dan balita.

“Program ini memang dirancang khusus agar para kader menjadi lebih luwes saat mengedukasi orang tua tentang imunisasi, kebersihan tangan, dan nutrisi sehat sesuai usia anak. Semua proses edukasi tersebut didukung oleh berbagai alat bantu media yang interaktif agar mudah dipahami masyarakat,” jelas Fransisca.

Menutup jalannya acara, Fransisca menaruh harapan besar agar benih edukasi yang telah ditanam dapat terus dirawat oleh pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

“Meski program dari kami secara resmi telah berakhir di Kabupaten Sukabumi, saya sangat berharap para kader tangguh yang telah dilatih dapat terus melanjutkan misi ini. Tujuannya satu, agar seluruh orang tua di Sukabumi tetap mendapatkan edukasi kesehatan yang paripurna,” pungkasnya.(*)


Artikel ini telah dibaca 9 kali

Baca Lainnya

Hujan Deras Berkepanjangan, Atap Rumah Warga di Caringin Sukabumi Ambruk

12 Mei 2026 - 15:30 WIB

Sejumlah petugas gabungan bersama warga setempat meninjau dan melakukan penanganan darurat pada sebuah rumah yang atapnya ambruk di Kampung Pajegan, Desa Cikembang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, Selasa (12/5/2026). Ambruknya atap rumah tersebut diakibatkan oleh cuaca ekstrem berupa hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Senin (11/5) malam.

Rakor KKS 2026: Sekda Kabupaten Sukabumi Tekankan Kolaborasi dan Sinergi sebagai Kunci Raih Kembali Swasti Saba Wistara

12 Mei 2026 - 13:51 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman (tengah, memegang mikrofon) memberikan motivasi dan arahan kepada jajaran perangkat daerah dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Kabupaten Sukabumi Tahun 2026 di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Selasa, 12 Mei 2026. Dalam sambutannya, Sekda menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara perangkat daerah untuk meraih kembali penghargaan Swasti Saba Wistara pada tahun 2026.

Miris! Tak Terurus, Jalan Kabupaten Depan SDN 2 Cidadap Sukabumi Berubah Jadi “Kebun Kangkung

12 Mei 2026 - 13:11 WIB

Tanaman kangkung liar tampak tumbuh subur di atas genangan lumpur dan sisa sampah pada bahu Jalan Kabupaten ruas Baros-Cibuni di Kampung Cibarengkok, Desa Cidadap, Sukabumi, Selasa (12/5/2026). Kondisi jalan rusak yang berada tepat di depan SDN 2 Cidadap ini mengindikasikan buruknya sistem drainase dan minimnya pemeliharaan infrastruktur.

Sidang Lanjutan Pengadaan Ompreng MBG di Sukabumi Diwarnai Aksi Saling Tuding Inisiator Kerja Sama

12 Mei 2026 - 10:31 WIB

Kuasa hukum saksi korban, Muhammad Saleh Arif, memberikan keterangan pers di hadapan wartawan di depan Ruang Sidang Candra, Pengadilan Negeri (PN) Kota Sukabumi Kelas IB, seusai sidang lanjutan kasus dugaan penipuan pengadaan food tray Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (11/5/2026).

Sekda Sukabumi Dukung Penuh Eksistensi Ojol Palabuhanratu

11 Mei 2026 - 20:09 WIB

Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman saat memimpin pertemuan audiensi dengan komunitas ojek online kawasan Palabuhanratu.

Pantauan Harga Sembako Sukabumi 11 Mei 2026: Harga Cabai Kian Pedas, Daging dan Bawang Merah Turun Tipis

11 Mei 2026 - 19:52 WIB

Trending di Sukabumi