Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 22 Jun 2025 18:19 WIB

Tanah Longsor Terjang Satu Rumah di Kabandungan Sukabumi, Tujuh Jiwa Terdampak


					Kondisi bagian dapur rumah milik Bapak Oman di Desa Cipeuteuy, Sukabumi, yang rusak tertimpa material longsoran dari tebing setinggi lima meter. Sebanyak tujuh jiwa yang menghuni rumah tersebut selamat dari kejadian nahas ini. Perbesar

Kondisi bagian dapur rumah milik Bapak Oman di Desa Cipeuteuy, Sukabumi, yang rusak tertimpa material longsoran dari tebing setinggi lima meter. Sebanyak tujuh jiwa yang menghuni rumah tersebut selamat dari kejadian nahas ini.

JENTERANEWS.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (22/6/2025) sore, mengakibatkan bencana tanah longsor di Kampung Cipeuteuy RT 003/003, Desa Cipeuteuy. Sebuah tebing setinggi lima meter longsor dan menimpa bagian dapur satu rumah warga.

Berdasarkan laporan yang diterima pada pukul 18:00 WIB dari Nurdin Shopian, anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kecamatan Kabandungan, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 15:30 WIB. “Hujan deras yang disertai petir sejak pukul 14:00 hingga 17:00 WIB memicu longsornya tebing sepanjang lima meter,” ujar Nurdin dalam laporannya.

Anggota TAGANA Kabupaten Sukabumi (kiri) berkoordinasi dengan tim P2BK (kanan) saat meninjau lokasi longsor di Kecamatan Kabandungan. Tim gabungan langsung turun untuk mendata kebutuhan mendesak bagi keluarga yang terdampak.

Anggota TAGANA Kabupaten Sukabumi berkoordinasi dengan tim P2BK saat meninjau lokasi longsor di Kecamatan Kabandungan. Tim gabungan langsung turun untuk mendata kebutuhan mendesak bagi keluarga yang terdampak.

Material longsoran menimpa rumah milik Bapak Oman (Nomor NIK: 3202190503660001), yang dihuni oleh satu keluarga terdiri dari tujuh jiwa. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Namun, rumah tersebut mengalami kerusakan ringan, khususnya pada bagian dapur.

Saat ini, keluarga Bapak Oman yang terdampak belum mengungsi. Namun, kebutuhan mendesak seperti tenda gulung atau terpal, paket sembako, makanan siap saji, serta perlengkapan anak dan makanan menjadi prioritas.

Tim gabungan telah turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal dan asesmen. Tim yang terlibat antara lain TAGANA Kabupaten Sukabumi, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) dari BPBD Kabupaten Sukabumi, aparat pemerintah Desa Cipeuteuy, pihak Kecamatan Kabandungan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Kampung Siaga Bencana (KSB), serta Tim Kesehatan Masyarakat dan Gawat Darurat (Kesmatra) dari Puskesmas setempat.

“Kami sudah berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk melakukan assesmen dan merencanakan langkah penanganan selanjutnya,” tambah Nurdin. Hingga berita ini diturunkan, bantuan untuk para korban masih dalam proses koordinasi dan belum didistribusikan. Tim di lapangan terus bersiaga untuk mengantisipasi potensi longsor susulan mengingat kondisi cuaca yang masih belum menentu.(*)


Kor: Fajar

Redaktur: Hamjah



Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 89 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Napi Lapas Warungkiara Kabur Saat Masa Asimilasi, Petugas dan Kepolisian Gelar Pengejaran

20 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Foto Patah alias Acil, narapidana kasus pencurian yang dilaporkan kabur dari Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, saat menjalani program asimilasi. (Foto: Dok. Lapas Warungkiara)

Perkuat Tata Kelola Pembudayaan Hidup Sehat, Dinkes Jabar Gelar Bimtek Lintas Sektor di Sukabumi

20 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Suasana pemaparan materi dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendampingan Pembudayaan Hidup Sehat (PHS) Tingkat Kabupaten Sukabumi yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat di Pendopo Sukabumi, Kamis (20/8/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas teknis dan manajerial lintas sektor guna mendorong perubahan perilaku hidup sehat di masyarakat.

Pastikan Kesiapan Fisik dan Administrasi KDKMP, Sekda Sukabumi Hadiri Rakornas Percepatan Verval

20 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah depan berbatik hitam dan kacamata), didampingi jajaran pimpinan perangkat daerah, mendengarkan pemaparan Deputi Bidang Pengawasan Koperasi Kementerian Koperasi RI dalam Rakornas Percepatan Verval Gerai KDKMP secara daring dari Pendopo Sukabumi, Kamis (20/8/2026). Di sebelah kiri Sekda (wanita berhijab) dan sebelah kanannya (pria berbatik) adalah bagian dari tim pendamping.

Sidang Kematian Nizam Syafei: Ahli Forensik Sebut Penyakit Kronis Sebagai Penyebab, Perkuat Pembelaan Ibu Tiri

20 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Terdakwa Teni Ridha Shi alias TR saat menjalani sidang lanjutan beragendakan pemeriksaan saksi ahli di Pengadilan Negeri (PN) Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/8/2026).

Tiga Hari Hilang, Mahasiswa Asal Jakarta Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Citepus Sukabumi

20 Agustus 2026 - 16:29 WIB

Tim gabungan dari Satpolairud Polres Sukabumi, Basarnas, dan TNI AL mengevakuasi jasad korban tenggelam, Ahmad Nadif Fadilah (21), menggunakan kantong mayat di bibir Pantai Dolpin Citepus, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/8/2026). Jasad mahasiswa asal Jakarta Selatan itu ditemukan mengapung setelah tiga hari dinyatakan hilang di Pantai Karangnaya.

Korupsi APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi Resmi Ditahan

19 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Petugas Walsus Kejari Sukabumi mengawal seorang tahanan menuju mobil tahanan (atau ke dalam gedung, tidak jelas dari gambar) usai menjalani pemeriksaan. Tahanan tersebut mengenakan rompi oranye khas tahanan Kejari Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca