Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 29 Des 2022 16:26 WIB

Tanjakan Kubang Kembali Bencana, Dalam Seminggu 2 Kali Terjadi Longsor


					Longsor di tanjakan kubang desa Mekatani kecamatan Cidadap kabupaten Sukabumi Perbesar

Longsor di tanjakan kubang desa Mekatani kecamatan Cidadap kabupaten Sukabumi

JENTERANEWS.com – Selama musim hujan ini, Desa Mekartani Kecamatan Cidadap kabupaten Sukabumi banyak mengalami bencana tanah longsor sekalipun tingkatannya masih sedang sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Kondisi tanjakan kubang di desa Mekatani kecamatan Cidadap kabupaten Sukabumi hanya bisa di lewati kendaraan roda dua

Seperti yang terjadi di Kampung Kubang Tanjakan Kubang Rt. 02 Rw 01 Desa Mekartani, dalam seminggu ini setidaknya dua kejadian longsor di Tanjakan kubang yang menyebabkan akses jalan tidak bisa di lalui oleh roda empat.

Petugas Penangulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cidadap,  Husni Mubarak, mengatakan kedua kejadian tanah longsor sejak Senin (26/12/2022) dan terjadi longsor susulan pada Rabu (28/12/2022) kemarin sekira pukul 16:30

“Jadi longsor di tanjakan kubang desa Mekatani itu, dua hari berturut-turut dalam seminggu ini, daerah tersebut terbilang rawan longsor karena dua bulan kebelakang kejadian serupa terjadi pula di tanjakan itu, bahkan pihak BPBD sempat menurunkan alat berat untuk membuka akses jalan,” kata Husni kepada jenteranew.com , Kamis (29/12/2022).

Tanah longsor di Tanjakan Kubang, menurut Husni, terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi dan dalam jangka waktu cukup lama mengguyur kawasan setempat.

“Dampak dari kejadian longsor pertama, Badan jalan tertutup longsor Panjang 12 meter tinggi 7 meter, dampak longsor yang kedua, bahu jalan penghubung antar desa  terbawa longsor panjang 12 m, tinggi 50 m lahan/sawah milik warga sebagian tertimbun longsor” paparnya.

Sementara jalan tersebut salah satu akses penghubung antar desa, dan sering di lalui oleh warga masyarakat desa mekartani dan bagi penguna jalan,

“Adapun estimasi kerugian kami belum bisa memperkirakan, saat ini kami perlu kajian teknis untuk penanganan lebih lanjut dari dinas terkait, tidak ada korban jiwa maupun luka,” tandasnya.***

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Sagaranten Ludes Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya

3 Maret 2026 - 16:01 WIB

Warga dan petugas pemadam kebakaran (Damkar), meninjau puing-puing rumah yang ludes terbakar di Kampung Bojong Lingkung, Desa Sinar Bentang, Kecamatan Sagaranten. Kebakaran yang melanda pada Selasa (3/3/2025)

Begal Sadis Beraksi di Parungkuda Sukabumi: Suami Dibacok di Depan Istri, Motor Raib

18 Februari 2026 - 20:27 WIB

Ilustrasi

Tragedi di Tikungan Cigadog: Laka Maut Pickup vs Motor di Sagaranten Renggut Nyawa Bocah 6 Tahun

17 Februari 2026 - 16:26 WIB

Suasana di lokasi kejadian pasca-kecelakaan lalu lintas di ruas jalan provinsi Sagaranten - Sukabumi. Terlihat kondisi jalan basah usai hujan saat petugas kepolisian mengamankan lokasi dan melakukan olah TKP.

Gegerkan Warga Curugkembar, Remaja Putri Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar

14 Februari 2026 - 15:32 WIB

Petugas kepolisian dari Polsek Curugkembar tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mendokumentasikan lokasi penemuan jenazah remaja putri berinisial F (18) di rumahnya di Kampung Rawa Bungur, Sukabumi, pada Jumat malam (13/2/2026).

RESPON CEPAT: Damkar Kabupaten Sukabumi Berhasil Evakuasi Jasad Lansia di Sungai Cidadap

24 Januari 2026 - 11:12 WIB

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Sukabumi bersama tim gabungan saat mengevakuasi jenazah Bpk. Cepang (64) menyusuri aliran Sungai Cidadap, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Jumat (23/1/2026).

Diguyur Hujan Deras, Rumah Lansia di Parungkuda Sukabumi Ambruk hingga Tak Layak Huni

23 Januari 2026 - 13:42 WIB

Petugas P2BK Parungkuda melakukan asesmen kerusakan pada rumah milik Ibu Titi (63) di Kampung Palasari, Desa Palasari Hilir, yang ambruk akibat hujan deras pada Jumat (23/1/2026). Struktur bangunan yang lapuk dan tanah yang labil membuat rumah tersebut kini dinyatakan tidak layak huni. (Foto: Dok. P2BK Parungkuda)
Trending di Peristiwa