Menu

Mode Gelap

Hukum · 12 Mar 2025 15:06 WIB

Tawuran Pemuda Pecah di Perbatasan Cicurug-Cidahu, Sukabumi: Puluhan Remaja Bersenjata Bambu Terlibat Bentrok Dini Hari


					Rekaman video amatir memperlihatkan detik-detik tawuran antar pemuda di perbatasan Cicurug-Cidahu, Sukabumi, Selasa (11/3/2025) dini hari. Puluhan remaja terlibat saling serang menggunakan bambu panjang. Perbesar

Rekaman video amatir memperlihatkan detik-detik tawuran antar pemuda di perbatasan Cicurug-Cidahu, Sukabumi, Selasa (11/3/2025) dini hari. Puluhan remaja terlibat saling serang menggunakan bambu panjang.

JENTERANEWS.com – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali terjadi di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Kali ini, bentrokan pecah di depan sebuah pabrik minuman energi dan kesehatan, tepatnya di perbatasan Kecamatan Cicurug dan Cidahu, pada Selasa dini hari, 11 Maret 2025, sekitar pukul 02.25 WIB.

Peristiwa menegangkan ini terekam oleh kamera seorang karyawan pabrik yang sedang beristirahat. Dalam rekaman video berdurasi satu menit yang beredar luas, terlihat puluhan pemuda terlibat saling serang menggunakan bambu panjang. Suasana mencekam meliputi lokasi kejadian, sebelum akhirnya para pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor ke arah Cicurug.

Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa sebelum bentrokan terjadi, sejumlah sepeda motor terlihat mondar-mandir di lokasi sebanyak dua hingga tiga kali. “Tidak lama kemudian, datanglah sekelompok remaja dari arah Cicurug menuju Cidahu, kurang lebih 30 orang menggunakan motor,” ujarnya pada Rabu, 12 Maret 2025.

Menurut keterangan warga tersebut, bambu-bambu panjang memang sering ditemukan di sekitar perumahan dekat Jembatan Cicewol. “Bambu memang sudah ada banyak di sekitar perumahan dekat Jembatan Cicewol,” ungkapnya.

Meskipun tidak terlihat membawa senjata tajam, para pemuda tersebut membawa bambu panjang, dan seorang di antaranya terlihat membawa sarung. Begitu tiba di lokasi, mereka langsung turun dan memulai bentrokan. Namun, aksi tersebut tidak berlangsung lama, hanya sekitar satu menit, sebelum mereka membubarkan diri.

“Yang menyerang duluan dari arah Cicurug sampai ke Jembatan Cicewol, lalu diserang balik oleh kelompok dari arah Cidahu, langsung mental semua,” jelas warga tersebut.

Warga dan karyawan pabrik yang menyaksikan kejadian tersebut mengaku tidak berani melerai, karena para pelaku membawa bambu panjang. Selain itu, saat kejadian, tidak banyak warga sekitar yang berada di lokasi, hanya beberapa karyawan pabrik yang sedang beristirahat.

Tidak lama setelah bentrokan, petugas kepolisian yang sedang berpatroli tiba di lokasi. Sejauh ini, kejadian tawuran di titik tersebut merupakan yang pertama kali terjadi.

Warga setempat berharap agar patroli kepolisian dapat lebih ditingkatkan, dan para orang tua juga diharapkan lebih mengawasi anak-anak mereka. “Harapannya, patroli bisa lebih intensif dan orang tua juga harus lebih mengawasi anak-anaknya, karena kalau dilihat mereka masih bocah, usia kisaran SMA, meskipun ada beberapa yang terlihat lebih tua dan hanya duduk di atas motor,” pungkasnya.(*)

Laporan Awang

Artikel ini telah dibaca 80 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Paripurna Ke-11, Sahkan Evaluasi APBD 2025 dan Bahas Status Legal Perumda Tirta Jaya

28 Juli 2026 - 19:25 WIB

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sukabumi H. Usep (kanan) memegang palu sidang didampingi Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar, M.M. (kiri) saat memimpin Rapat Paripurna Ke-11 Tahun Sidang 2026 di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Selasa (28/7/2026). Rapat tersebut membahas persetujuan hasil evaluasi APBD TA 2025 dan penyampaian pandangan umum fraksi terkait Raperda Perubahan Badan Hukum Perumda Air Minum Tirta Jaya menjadi Perseroda.

Pemkab Sukabumi Akselerasi Pemulihan Pasca-Kebakaran di Kampung Adat Ciptamulya

28 Juli 2026 - 06:38 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (tengah), menyerahkan bantuan secara simbolis kepada tokoh adat Kasepuhan saat meninjau lokasi pasca-kebakaran di Kampung Adat Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Senin (27/7/2026) malam. Langkah ini merupakan wujud komitmen Pemkab Sukabumi dalam mempercepat pemulihan dan memastikan kebutuhan dasar penyintas terpenuhi.

Marak Kebakaran di Kabupaten Sukabumi: Lima Peristiwa Melanda Pemukiman dan Lahan dalam Sehari

27 Juli 2026 - 22:00 WIB

Perdana, Wakil Bupati Sukabumi Lepas Keberangkatan 43 Jemaah Umrah Program Muhibah Ramadan

27 Juli 2026 - 21:34 WIB

PELEPASAN JEMAAH UMRAH — Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (berseragam dinas), secara simbolis menyalami dan melepas salah satu perwakilan jemaah umrah pada acara pelepasan di Pondok Pesantren Assalam Putri, Kecamatan Warungkiara, Senin (27/7/2026). Sebanyak 43 jemaah yang terdiri dari marbot, guru ngaji, dan kaum dhuafa ini diberangkatkan ke Tanah Suci sebagai pemenang program apresiasi Muhibah Ramadan dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Sinergitas Wujudkan Pemerataan Pembangunan, Wabup Sukabumi dan Dandim 0607 Resmikan Jembatan Garuda di Cibadak

27 Juli 2026 - 21:27 WIB

Bupati Sukabumi H. Andreas (seragam coklat) dan Dandim 0607 Letkol Inf Beny Syafri (seragam loreng TNI) secara simbolis menggunting pita tanda dioperasikannya Jembatan Garuda di Kampung Cipanas, Kelurahan Cibadak, Senin (27/7). Jembatan gantung ini diharapkan menjadi urat nadi perekonomian dan mempermudah aksesibilitas masyarakat.

Bocah 12 Tahun Disiram Air Panas di Pagi Hari!

27 Juli 2026 - 21:15 WIB

Tim gabungan yang terdiri dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Waluran, Tagana, Perangkat Desa Caringinnunggal, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Satpol PP saat memberikan koordinasi dan arahan kepada pihak keluarga korban di Kampung Bojonglame, Desa Caringinnunggal, Kecamatan Waluran, Sukabumi. Mediasi di rumah kejadian ini dilakukan menyusul insiden tragis penyiraman air panas oleh seorang warga dengan gangguan jiwa (ODGJ) kepada anak berusia 12 tahun pada Senin (27/7/2026) pagi.
Trending di Sukabumi