Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 5 Mar 2026 19:08 WIB

Terekam CCTV, Motor Mahasiswi IMN Sukabumi Raib Digasak Maling Saat Ditinggal Makan Ramen


					Detik-detik aksi pencurian sepeda motor Honda Beat Street bernopol F 2819 UBQ milik mahasiswi IMN terekam kamera pengawas di area parkir sebuah kedai ramen di Jalan Pemuda, Citamiang, Kota Sukabumi, Rabu (4/3/2026) sekira pukul 19.34 WIB. Tampak terduga pelaku yang mengenakan hoodie hitam tengah beraksi menggasak kendaraan korban. (Foto: Istimewa/Tangkapan Layar CCTV) Perbesar

Detik-detik aksi pencurian sepeda motor Honda Beat Street bernopol F 2819 UBQ milik mahasiswi IMN terekam kamera pengawas di area parkir sebuah kedai ramen di Jalan Pemuda, Citamiang, Kota Sukabumi, Rabu (4/3/2026) sekira pukul 19.34 WIB. Tampak terduga pelaku yang mengenakan hoodie hitam tengah beraksi menggasak kendaraan korban. (Foto: Istimewa/Tangkapan Layar CCTV)

JENTERANEWS.com  – Tindak kejahatan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali meresahkan warga Kota Sukabumi. Kali ini, nasib nahas menimpa Indri Muspita, seorang mahasiswi Institut Madani Nusantara (IMN) Sukabumi, yang harus merelakan sepeda motornya dibawa kabur pencuri pada Rabu (4/3/2026) malam.

Satu unit sepeda motor Honda Beat Street berwarna hitam dengan nomor polisi F 2819 UBQ milik korban raib saat diparkir di sekitar kawasan kuliner Jalan Pemuda, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, sekitar pukul 19.34 WIB.

Berdasarkan keterangan rekan korban, Hamdan Nurfalah (20), insiden tersebut terjadi dalam waktu yang relatif singkat. Kejadian bermula ketika Indri beserta rekannya tiba di lokasi dan memarkirkan kendaraan untuk bersantap di salah satu kedai ramen.

“Setelah sampai, Indri memarkirkan motor di area parkir, kemudian mereka masuk dan memesan ramen. Selang sekitar 30 menit mereka selesai makan, dan saat keluar menuju parkiran, motor tersebut sudah tidak ada di tempat,” jelas Hamdan saat dikonfirmasi, Rabu (4/3/2026).

Menyadari kendaraannya hilang, korban yang sempat panik langsung berinisiatif menyisir area sekitar dan meminta akses rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian untuk memastikan kronologi hilangnya motor tersebut.

Ternyata, aksi curanmor itu terekam dengan jelas. Dalam rekaman CCTV, tampak seorang pria tak dikenal yang mengenakan hoodie berwarna hitam tengah melancarkan aksinya. Pelaku diduga kuat menggunakan kunci ‘T’ atau kunci modifikasi untuk membongkar paksa rumah kunci motor hanya dalam hitungan detik, sebelum akhirnya membawa kabur kendaraan roda dua tersebut.

Berbekal bukti rekaman CCTV itu, Indri langsung mendatangi kantor kepolisian setempat untuk membuat laporan resmi.

“Setelah kejadian, kami langsung melapor ke Polisi (Polsek Citamiang, Polres Sukabumi Kota). Kabarnya, memang dulu pernah juga ada kejadian kehilangan motor di area situ. Kami sangat berharap pihak kepolisian bisa bergerak cepat dan mudah-mudahan motornya bisa segera ditemukan kembali,” pungkas Hamdan.

Saat ini, kasus pencurian tersebut telah ditangani oleh jajaran Polsek Citamiang. Masyarakat, khususnya para pengunjung pusat kuliner, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan selalu menggunakan kunci ganda saat memarkirkan kendaraan mereka guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.(*)


Laporan: Awang

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 39 kali

Baca Lainnya

Pemuda Pakidulan Sagaranten Sediakan Kuota Khitanan Massal Gratis untuk 99 Anak di Sagaranten

9 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Gagal Kuasai Kendaraan di Tikungan, Pemotor Maut Usai Tabrak Mobil Sampah di Cikembar Sukabumi

9 Agustus 2026 - 21:42 WIB

Petugas Gakkum Satlantas Polres Sukabumi sedang membuat tanda kapur di permukaan aspal untuk menandai posisi korban dan titik benturan selama proses olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) kecelakaan maut di Jalan Raya Perintis Kemerdekaan, Kampung Ciangsana, Cikembar, Sukabumi, Minggu (9/8/2026). Tanda lingkaran dengan silang digunakan untuk menandai posisi kepala korban. Di latar belakang, tampak van putih kepolisian dan truk sampah kuning yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Api Belum Padam, 18 Hektare Lahan Perhutani di Jampangtengah Sukabumi Hangus Terbakar

9 Agustus 2026 - 21:31 WIB

Petugas gabungan dari Kepolisian, BPBD Kabupaten Sukabumi, dan relawan Tagana melakukan pemantauan dan asesmen di lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda area Perum Perhutani BKPH Bojonglopang, RPH Nangka Tepus, Desa Bojongjengkol, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi. Kobaran api terlihat masih belum berhasil dipadamkan dan terus melalap lahan kosong bekas tebangan. Sekitar 18 hektare lahan dilaporkan telah hangus dalam insiden ini.

Kebakaran Lahan Seluas 1,5 Hektare Landa Desa Mekarsakti Sukabumi, Api Berhasil Dipadamkan

9 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Petugas gabungan dan unit Damkar berupaya memadamkan kebakaran lahan alang-alang di Kampung Cikuray, Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas, Sukabumi, Selasa (8/8/2026) malam. Api seluas 1,5 hektare berhasil dipadamkan total pukul 20:15 WIB setelah sempat mengancam pemukiman warga.

Diduga Korban Penipuan Tenaga Kerja, 15 Warga Sukabumi Terlantar di Kota Tarakan

9 Agustus 2026 - 10:47 WIB

Sejumlah perantau asal Sukabumi, Jawa Barat, yang terlantar di Tarakan tampak merapikan barang bawaan mereka di fasilitas shelter Dinas Sosial (DSPM) Kota Tarakan. Aktivitas ini dilakukan sebagai persiapan pemulangan mereka ke daerah asal, Jumat (7/8).

Bisa Dicungkil Tangan Kosong: Potret Buruk Pengawasan Proyek Infrastruktur di Kabupaten Sukabumi

8 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Warga Jampangtengah, Sukabumi, mengeluhkan kualitas aspal jalan kabupaten yang rapuh dan bisa dicungkil dengan tangan, seperti yang ditunjukkan dalam rekaman video yang viral
Trending di Sukabumi