Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 6 Agu 2025 08:00 WIB

Tragedi di Cibadak: Bocah 4 Tahun Tewas Terseret Arus Drainase Saat Hujan Deras


					Kondisi saluran drainase di Kecamatan Cibadak, Sukabumi, yang menjadi lokasi tewasnya seorang bocah berusia 4 tahun akibat terseret arus. BPBD mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengawasi anak-anak saat bermain di luar rumah ketika musim hujan. Perbesar

Kondisi saluran drainase di Kecamatan Cibadak, Sukabumi, yang menjadi lokasi tewasnya seorang bocah berusia 4 tahun akibat terseret arus. BPBD mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengawasi anak-anak saat bermain di luar rumah ketika musim hujan.

JENTERANEWS.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (5/8/2025) sore, berujung pada duka yang mendalam. Seorang bocah laki-laki berusia 4 tahun, Muhammad Irsyadudin, ditemukan tewas setelah hanyut terbawa arus deras saluran drainase dan masuk ke dalam gorong-gorong.

Kabar duka ini dikonfirmasi secara resmi oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena. Korban merupakan warga Kampung Kaum Kidul RT 002 RW 002, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak.

“Betul, telah terjadi kejadian anak hanyut dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban atas nama Muhammad Irsyadudin, umur 4 tahun, terbawa arus drainase saat hujan deras,” kata Deden dalam keterangan tertulis yang diterima pada Rabu (6/8/2025).

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, korban tengah asyik bermain di dekat saluran drainase yang tidak jauh dari kediamannya. Nahas, diduga korban terpeleset hingga jatuh ke dalam saluran air yang arusnya mendadak deras akibat guyuran hujan lebat. Tubuh mungilnya kemudian terseret dan menghilang ke dalam gorong-gorong sepanjang 200 meter.

Mengetahui kejadian tersebut, warga dan pihak keluarga panik dan segera melakukan upaya pencarian dengan menyisir sepanjang aliran air. Upaya dramatis tersebut akhirnya membuahkan hasil sekitar pukul 16.44 WIB, saat jasad korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa di ujung gorong-gorong yang berada di belakang sebuah pabrik di kawasan Karangtengah.

“Korban langsung dievakuasi oleh warga dan dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan,” ujar Deden.

Proses pencarian dan evakuasi ini melibatkan kerja sama berbagai unsur, antara lain tim BPBD Kabupaten Sukabumi, perangkat Desa Karangtengah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, P2BK Kecamatan Nagrak, Karang Taruna, Pramuka Peduli, relawan, serta petugas keamanan perusahaan dan masyarakat setempat.

Menyikapi insiden tragis ini, Deden Sumpena mengimbau seluruh orang tua untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat musim penghujan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama menjaga anak-anak agar tidak bermain di sekitar saluran air saat hujan deras. Kondisi seperti ini sangat rawan dan berbahaya,” tandasnya.(*)


Reporter: Joko

Redaktur: Hamjah


 

Artikel ini telah dibaca 60 kali

Baca Lainnya

Hujan Deras Berkepanjangan, Atap Rumah Warga di Caringin Sukabumi Ambruk

12 Mei 2026 - 15:30 WIB

Sejumlah petugas gabungan bersama warga setempat meninjau dan melakukan penanganan darurat pada sebuah rumah yang atapnya ambruk di Kampung Pajegan, Desa Cikembang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, Selasa (12/5/2026). Ambruknya atap rumah tersebut diakibatkan oleh cuaca ekstrem berupa hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Senin (11/5) malam.

Rakor KKS 2026: Sekda Kabupaten Sukabumi Tekankan Kolaborasi dan Sinergi sebagai Kunci Raih Kembali Swasti Saba Wistara

12 Mei 2026 - 13:51 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman (tengah, memegang mikrofon) memberikan motivasi dan arahan kepada jajaran perangkat daerah dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Kabupaten Sukabumi Tahun 2026 di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Selasa, 12 Mei 2026. Dalam sambutannya, Sekda menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara perangkat daerah untuk meraih kembali penghargaan Swasti Saba Wistara pada tahun 2026.

Miris! Tak Terurus, Jalan Kabupaten Depan SDN 2 Cidadap Sukabumi Berubah Jadi “Kebun Kangkung

12 Mei 2026 - 13:11 WIB

Tanaman kangkung liar tampak tumbuh subur di atas genangan lumpur dan sisa sampah pada bahu Jalan Kabupaten ruas Baros-Cibuni di Kampung Cibarengkok, Desa Cidadap, Sukabumi, Selasa (12/5/2026). Kondisi jalan rusak yang berada tepat di depan SDN 2 Cidadap ini mengindikasikan buruknya sistem drainase dan minimnya pemeliharaan infrastruktur.

Sidang Lanjutan Pengadaan Ompreng MBG di Sukabumi Diwarnai Aksi Saling Tuding Inisiator Kerja Sama

12 Mei 2026 - 10:31 WIB

Kuasa hukum saksi korban, Muhammad Saleh Arif, memberikan keterangan pers di hadapan wartawan di depan Ruang Sidang Candra, Pengadilan Negeri (PN) Kota Sukabumi Kelas IB, seusai sidang lanjutan kasus dugaan penipuan pengadaan food tray Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (11/5/2026).

Sekda Sukabumi Dukung Penuh Eksistensi Ojol Palabuhanratu

11 Mei 2026 - 20:09 WIB

Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman saat memimpin pertemuan audiensi dengan komunitas ojek online kawasan Palabuhanratu.

Pantauan Harga Sembako Sukabumi 11 Mei 2026: Harga Cabai Kian Pedas, Daging dan Bawang Merah Turun Tipis

11 Mei 2026 - 19:52 WIB

Trending di Sukabumi