Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 17 Mar 2026 17:18 WIB

Tragedi Mudik Berujung Petaka: Harta Benda Wanita Asal Sukabumi Dibawa Kabur Teman Lama di Bogor


					Korban berinisial W (kanan, wajah disamarkan) saat melaporkan tindak pencurian yang dialaminya kepada petugas di Pos Terpadu Simpang Gadog, Bogor, usai ditinggal kabur oleh teman seperjalanannya. Perbesar

Korban berinisial W (kanan, wajah disamarkan) saat melaporkan tindak pencurian yang dialaminya kepada petugas di Pos Terpadu Simpang Gadog, Bogor, usai ditinggal kabur oleh teman seperjalanannya.

JENTERANEWS.com — Niat hati ingin pulang ke kampung halaman dengan suka cita, seorang wanita muda berinisial W asal Sukabumi, Jawa Barat, justru harus tertimpa nasib nahas. Bukannya tiba di rumah dengan selamat, seluruh barang berharganya raib digondol oleh teman lamanya sendiri dalam perjalanan mudik dari Bekasi menuju Sukabumi pada Senin (16/3/2026) malam.

Peristiwa pilu ini bermula ketika W, yang selama ini mengadu nasib di wilayah Bekasi, merencanakan perjalanan pulang kampung. Ia kemudian sepakat untuk berangkat bersama seorang teman pria yang merupakan kenalan lamanya.

“Korban diajak oleh pelaku bersama-sama berangkat dari Bekasi menuju ke Sukabumi,” jelas Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Anggi Eko Prasetyo, dalam keterangan resminya kepada awak media, Selasa (17/3/2026).

Namun, perjalanan yang semula berjalan lancar mendadak berubah menjadi musibah saat keduanya melintasi wilayah Bogor. Setibanya di kawasan Ciawi, pelaku menghentikan kendaraan di sebuah minimarket untuk beristirahat. Korban yang saat itu hendak buang air kecil, bergegas turun dan masuk ke dalam toilet minimarket.

Petaka terjadi di saat korban lengah. Memanfaatkan situasi tersebut, pelaku langsung tancap gas dan meninggalkan korban sendirian di lokasi.

“Barang-barang milik korban yang tertinggal di dalam mobil, berupa tas berisi perhiasan, dua unit ponsel, berikut uang tunai, dibawa pergi oleh pelaku,” ungkap AKP Anggi.

Keluar dari toilet, W mendapati mobil beserta temannya sudah tidak ada di tempat. Menyadari dirinya telah menjadi korban tindak kejahatan, ia pun panik dan meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Beruntung, di tengah situasi kalut tersebut, seorang warga yang berempati bersedia menolong W. Warga tersebut kemudian mengantarkan korban ke Pos Terpadu di Simpang Gadog agar dapat segera melaporkan kejadian yang dialaminya kepada pihak berwajib.

Saat ini, pihak Kepolisian Resor (Polres) Bogor tengah menindaklanjuti laporan tersebut dan bergerak cepat untuk memburu pelaku yang tega mengkhianati dan merampas harta benda teman perjalanannya sendiri.

“Korban sudah melapor, dan sekarang kasus ini sedang dalam penyelidikan,” pungkas AKP Anggi tegas.(*)


Laporan: Rudi

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 23 kali

Baca Lainnya

Kelezatan Terong Balado Tanpa Rasa Bersalah: Rahasia Dapur Hemat Minyak

17 April 2026 - 07:14 WIB

Bupati Sukabumi Dampingi Penasihat Khusus Presiden Resmikan Huntap Adaptif Bencana di Cisolok

16 April 2026 - 20:53 WIB

Penasihat Khusus Presiden Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman dan Bupati Sukabumi Asep Japar meresmikan Huntap Cisolok, Kamis (16/4).

Hujan Deras Picu Luapan Sungai, Puluhan Warga Pamuruyan Sukabumi Terdampak Banjir

16 April 2026 - 20:06 WIB

Petugas P2BK Cibadak (mengenakan sepatu bot kuning) melakukan asesmen di lokasi permukiman warga Kampung Panagan, Kelurahan Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Sukabumi, yang terendam banjir akibat luapan sungai, Kamis (16/4/2026). Air berwarna cokelat setinggi betis merendam gang utama pemukiman.

Pemdes Cidolog Cairkan Insentif untuk Aparatur Lingkungan dan Lembaga Kemasyarakatan

16 April 2026 - 19:59 WIB

Tampak suasana di dalam Aula Desa Cidolog saat pelaksanaan pembagian insentif untuk Ketua RT, RW, LPMD, Karang Taruna, MUI, dan pengurus DKM. Penyerahan insentif yang bersumber dari ADD/Dana Desa ini bertujuan untuk memacu semangat kerja para penggerak masyarakat.

Perkuat Konvergensi Stunting Tingkat Desa, Wabup Sukabumi Jadikan Data KPM Sebagai Rujukan Kebijakan

15 April 2026 - 19:26 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, tengah memberikan arahan saat menerima audiensi Forum Kader Pembangunan Manusia (KPM) Kabupaten Sukabumi di Pendopo, Rabu (14/4/2026).

Soroti Dampak Proyek Tol Bocimi, DPRD Kabupaten Sukabumi Desak Kontraktor Tertib SOP Pengangkutan Tanah

13 April 2026 - 19:14 WIB

Aktivitas pengangkutan material tanah di area terbuka proyek Tol Bocimi di bawah jembatan overpass yang sedang dibangun. Lokasi seperti inilah yang menjadi fokus pengawasan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Iwan Ridwan, yang mengingatkan pelaksana proyek untuk disiplin menerapkan SOP, terutama dalam mencegah ceceran tanah yang dapat membahayakan pengguna jalan.
Trending di Sukabumi