Menu

Mode Gelap

Bencana · 7 Apr 2025 15:19 WIB

Tragedi Pantai Karanghawu: Wisatawan Bogor Hilang Ditelan Ombak Ganas


					Pantai Karanghawu, lokasi terjadinya insiden wisatawan terseret ombak pada Senin (7/4/2025). Satu orang dilaporkan hilang dalam kejadian ini. Perbesar

Pantai Karanghawu, lokasi terjadinya insiden wisatawan terseret ombak pada Senin (7/4/2025). Satu orang dilaporkan hilang dalam kejadian ini.

JENTERANEWS.com – Suasana liburan di Pantai Karanghawu, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, berubah menjadi duka mendalam pada Senin (7/4/2025) pagi. Lima wisatawan asal Bogor terseret ombak ganas, dan seorang remaja, Fatah (15), hingga kini masih hilang.

Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 06.30 WIB, ketika rombongan pelajar tersebut tengah menikmati segarnya air laut di tepi pantai. Tanpa diduga, ombak besar datang menghantam, menyeret mereka ke tengah lautan.

Sukron Apriadi (14), salah satu korban selamat, menceritakan detik-detik mencekam saat mereka berjuang melawan ombak. “Kami berenang bersama tujuh teman, termasuk Rifki. Tiba-tiba, Rifki tenggelam dan meminta tolong. Saya berusaha menolong, tapi justru ikut terseret ombak,” ungkap Sukron dengan suara bergetar.

“Fatah sempat berusaha menolong Rifki, tapi terlambat. Kami berlima, saya, Rifki, Fatah, Akbar, dan Daus, tenggelam bersamaan,” tambahnya.

Warga dan petugas yang berjaga di sekitar lokasi segera bertindak cepat. Mereka berhasil menyelamatkan empat orang, namun Fatah terlanjur terseret arus ke tengah laut. “Teman saya, Fatah, terbawa ke tengah dan hilang. Sampai sekarang belum ditemukan, masih dalam pencarian,” jelas Sukron, yang masih tampak trauma.

Kasat Polairud Polres Sukabumi, AKP Nandang, membenarkan kejadian tersebut. “Benar, kejadiannya tadi pagi. Tim kami masih melakukan pencarian,” ujarnya singkat.

Tim SAR gabungan, yang terdiri dari Sat Polairud Polres Sukabumi, petugas Balawista, dan relawan, terus menyisir area sekitar lokasi kejadian. Mereka berharap dapat segera menemukan Fatah dalam kondisi selamat.

Tragedi ini menjadi pengingat bagi para wisatawan untuk selalu waspada terhadap kondisi laut, terutama saat berenang di pantai. Ombak besar dapat datang secara tiba-tiba dan membahayakan keselamatan.(*)

Laporan: Ridwan


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Napi Lapas Warungkiara Kabur Saat Masa Asimilasi, Petugas dan Kepolisian Gelar Pengejaran

20 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Foto Patah alias Acil, narapidana kasus pencurian yang dilaporkan kabur dari Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, saat menjalani program asimilasi. (Foto: Dok. Lapas Warungkiara)

Perkuat Tata Kelola Pembudayaan Hidup Sehat, Dinkes Jabar Gelar Bimtek Lintas Sektor di Sukabumi

20 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Suasana pemaparan materi dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendampingan Pembudayaan Hidup Sehat (PHS) Tingkat Kabupaten Sukabumi yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat di Pendopo Sukabumi, Kamis (20/8/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas teknis dan manajerial lintas sektor guna mendorong perubahan perilaku hidup sehat di masyarakat.

Pastikan Kesiapan Fisik dan Administrasi KDKMP, Sekda Sukabumi Hadiri Rakornas Percepatan Verval

20 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah depan berbatik hitam dan kacamata), didampingi jajaran pimpinan perangkat daerah, mendengarkan pemaparan Deputi Bidang Pengawasan Koperasi Kementerian Koperasi RI dalam Rakornas Percepatan Verval Gerai KDKMP secara daring dari Pendopo Sukabumi, Kamis (20/8/2026). Di sebelah kiri Sekda (wanita berhijab) dan sebelah kanannya (pria berbatik) adalah bagian dari tim pendamping.

Sidang Kematian Nizam Syafei: Ahli Forensik Sebut Penyakit Kronis Sebagai Penyebab, Perkuat Pembelaan Ibu Tiri

20 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Terdakwa Teni Ridha Shi alias TR saat menjalani sidang lanjutan beragendakan pemeriksaan saksi ahli di Pengadilan Negeri (PN) Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/8/2026).

Tiga Hari Hilang, Mahasiswa Asal Jakarta Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Citepus Sukabumi

20 Agustus 2026 - 16:29 WIB

Tim gabungan dari Satpolairud Polres Sukabumi, Basarnas, dan TNI AL mengevakuasi jasad korban tenggelam, Ahmad Nadif Fadilah (21), menggunakan kantong mayat di bibir Pantai Dolpin Citepus, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/8/2026). Jasad mahasiswa asal Jakarta Selatan itu ditemukan mengapung setelah tiga hari dinyatakan hilang di Pantai Karangnaya.

Korupsi APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi Resmi Ditahan

19 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Petugas Walsus Kejari Sukabumi mengawal seorang tahanan menuju mobil tahanan (atau ke dalam gedung, tidak jelas dari gambar) usai menjalani pemeriksaan. Tahanan tersebut mengenakan rompi oranye khas tahanan Kejari Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca