Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 25 Mar 2025 13:46 WIB

Tragis! Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Kolam Ikan Gegerkan Warga Selajambe Sukabumi


					Petugas kepolisian dan warga berupaya mengevakuasi jasad bayi laki-laki yang ditemukan mengapung di kolam ikan di Desa Selajambe, Kecamatan Cisaat, Sukabumi, Senin (24/03). Perbesar

Petugas kepolisian dan warga berupaya mengevakuasi jasad bayi laki-laki yang ditemukan mengapung di kolam ikan di Desa Selajambe, Kecamatan Cisaat, Sukabumi, Senin (24/03).

JENTERANEWS.com – Sebuah penemuan yang menggegerkan terjadi di Desa Selajambe, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi pada Senin (24/03) siang. Warga setempat dikejutkan dengan adanya sesosok mayat bayi laki-laki yang ditemukan mengambang di sebuah kolam ikan milik warga.

Penemuan yang menggemparkan ini pertama kali diketahui oleh seorang ibu rumah tangga berinisial J (48) dan putranya, W (12), sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, keduanya sedang dalam perjalanan pulang dari warung dan melintasi area Kampung Gentong, RT 28/RW 10, Desa Selajambe.

“Saat melintas di dekat kolam ikan milik Ibu Oon, kami melihat ada sesuatu yang mengapung. Setelah kami dekati, ternyata itu adalah mayat bayi,” ujar J dengan nada terkejut.

Kaget dengan penemuan tersebut, J dan putranya segera memberitahukan warga sekitar dan melaporkan kejadian itu kepada Ketua RT setempat.

“Setelah mendapat laporan dari warga, kami langsung menghubungi Kepala Desa dan kemudian diteruskan ke Polsek Cisaat,” jelas Ketua RT setempat.

Mendapatkan laporan tersebut, pihak Polsek Cisaat segera berkoordinasi dengan Tim Inafis Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Sukabumi Kota. Tim Inafis kemudian turun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, dan melakukan identifikasi awal terhadap jasad bayi.

“Kami telah melakukan identifikasi awal di lokasi kejadian. Jenazah bayi berjenis kelamin laki-laki ini kemudian kami bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R Syamsudin SH Kota Sukabumi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” terang Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, AKP Astuti Setyaningsih.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penemuan mayat bayi tersebut. Masyarakat diimbau untuk memberikan informasi jika mengetahui adanya hal-hal yang berkaitan dengan kasus ini, demi membantu proses penyelidikan dan mengungkap penyebab kematian bayi yang tragis ini. Penemuan ini tentu saja meninggalkan duka mendalam bagi warga Desa Selajambe.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 134 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Korupsi APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi Resmi Ditahan

19 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Petugas Walsus Kejari Sukabumi mengawal seorang tahanan menuju mobil tahanan (atau ke dalam gedung, tidak jelas dari gambar) usai menjalani pemeriksaan. Tahanan tersebut mengenakan rompi oranye khas tahanan Kejari Sukabumi.

BUMDes Sinarbentang Perluas Jaringan PAM Hingga ke Desa Tetangga

19 Agustus 2026 - 08:10 WIB

Merespons Kebutuhan Warga, BPBD Sukabumi Distribusikan 10.000 Liter Air Bersih di Desa Lebaksari

18 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Petugas dari BPBD Kabupaten Sukabumi dan Babinsa TNI-AD bersatu padu mengisi jeriken-jeriken air milik warga yang antre di Desa Lebaksari, Parakansalak, pada Selasa (18/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan air bersih bagi 155 Kepala Keluarga yang terdampak kesulitan pasokan air.

Tragedi Usai Perayaan Kemerdekaan: Dua Pemuda Sukabumi Jadi Korban Pembacokan OTK

18 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Polres Sukabumi Bongkar Sindikat Pengoplos Gas LPG Subsidi, Negara Dirugikan Rp49,7 Miliar

18 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Wakapolres Sukabumi Kompol Agus Susanto, S.H., M.M. (tengah, memegang kertas) didampingi jajaran Satreskrim memberikan keterangan pers terkait pengungkapan kasus penyalahgunaan gas LPG bersubsidi di Mapolres Sukabumi. Di depan meja terlihat barang bukti berupa ratusan tabung gas LPG ukuran 3 kg, 12 kg, dan 50 kg serta peralatan modifikasi yang digunakan tersangka untuk memindahkan isi gas subsidi ke tabung non-subsidi. Praktik pengoplosan ini diperkirakan merugikan negara mencapai Rp49,7 miliar.

Kebakaran Hebat Melanda 30 Hektare Lahan Jati di Warungkiara Sukabumi, Proses Pemadaman Terkendala Medan

18 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Sejumlah petugas dari tim penanggulangan bencana gabungan memantau sisa-sisa kebakaran di area bukit perkebunan jati, Kecamatan Warungkiara, Sukabumi. Seperti yang terlihat pada fail IMG-20260818-WA0081.jpg, akses jalan tanah yang sempit serta medan perbukitan menjadi salah satu kendala utama bagi armada dan petugas dalam memadamkan api secara menyeluruh.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca