Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 11 Mar 2026 14:13 WIB

Tutup TMMD ke-127, Wabup Sukabumi Puji Kolaborasi TNI dan Warga: Hasilnya Luar Biasa


					Jajaran pejabat TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi saat melakukan prosesi pengguntingan pita sebagai simbolis peresmian jalan hasil program TMMD ke-127 Kodim 0607/Kota Sukabumi di Kp. Cijolang-Pangantolan, Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar. Perbesar

Jajaran pejabat TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi saat melakukan prosesi pengguntingan pita sebagai simbolis peresmian jalan hasil program TMMD ke-127 Kodim 0607/Kota Sukabumi di Kp. Cijolang-Pangantolan, Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar.

JENTERANEWS.com — Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026. Sinergi antara prajurit TNI dan masyarakat di Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, dinilai telah menghasilkan pembangunan infrastruktur yang luar biasa dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga.

Pernyataan tersebut disampaikan Wabup Andreas usai menghadiri upacara penutupan TMMD ke-127 tingkat Kodim 0607/Kota Sukabumi yang dipusatkan di Lapang Perumnas Parakanlima Indah, Desa Kertaraharja, Kecamatan Cikembar, pada Rabu (11/3/2026).

“Saya mengikuti dari pembukaan, monitoring, hingga penutupan. Luar biasa, hasilnya sangat bagus. Bahkan sangat berguna bagi masyarakat,” ujar H. Andreas.

Selama program TMMD berjalan, jajaran Kodim 0607/Kota Sukabumi bersama warga telah merampungkan sejumlah pembangunan strategis. Fokus utama dari program ini meliputi:

  • Pengecoran dan pengaspalan akses jalan desa yang telah lama rusak.

  • Pembangunan dan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

  • Penyediaan sarana instalasi air bersih.

  • Penyelenggaraan berbagai program penyuluhan (sasaran nonfisik).

Dengan selesainya pembangunan tersebut, H. Andreas secara khusus menitipkan pesan kepada warga setempat untuk memiliki rasa memiliki (sense of belonging) terhadap infrastruktur yang ada. “Jalan yang sudah lama rusak, hari ini bisa dinikmati oleh masyarakat. Semoga masyarakat bisa menjaga dan merawatnya sehingga pemanfaatannya bisa berjangka panjang,” harapnya.

Lebih lanjut, Wabup menegaskan bahwa mengingat Kabupaten Sukabumi adalah kabupaten dengan wilayah terluas di Jawa Barat, pembangunan daerah tidak bisa dilakukan secara ego-sektoral. Diperlukan kolaborasi berkelanjutan antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan partisipasi aktif masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Komandan Korem (Danrem) 061/Suryakancana, Brigjen TNI Thomas Rajunio, menyoroti dampak strategis dari pembangunan akses jalan terhadap percepatan perputaran roda ekonomi masyarakat perdesaan.

Menurutnya, akses jalan yang memadai akan memotong rantai distribusi dan menghemat waktu tempuh warga.

“Dengan pembangunan fisik ini, masyarakat tidak perlu memutar arah lagi. Keberadaan jalan ini membuat mobilisasi masyarakat bisa lebih singkat. Otomatis, ekonomi bisa terbangun lebih baik,” tegas Brigjen TNI Thomas Rajunio.

Ia juga mengingatkan bahwa esensi utama dari TMMD adalah semangat gotong royong dan kemanunggalan. Program ini dirancang untuk menyentuh dua aspek sekaligus, yakni perbaikan infrastruktur (fisik) dan penguatan karakter serta wawasan kebangsaan masyarakat (nonfisik).

“Ini adalah bentuk kerja sama nyata antara TNI dan rakyat dalam membangun serta menjadi bagian dari pembangunan nasional di tingkat desa. Semoga kebersamaan TNI bersama rakyat ke depannya bisa semakin kokoh,” pungkasnya.(*)


Artikel ini telah dibaca 22 kali

Baca Lainnya

Kelezatan Terong Balado Tanpa Rasa Bersalah: Rahasia Dapur Hemat Minyak

17 April 2026 - 07:14 WIB

Bupati Sukabumi Dampingi Penasihat Khusus Presiden Resmikan Huntap Adaptif Bencana di Cisolok

16 April 2026 - 20:53 WIB

Penasihat Khusus Presiden Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman dan Bupati Sukabumi Asep Japar meresmikan Huntap Cisolok, Kamis (16/4).

Hujan Deras Picu Luapan Sungai, Puluhan Warga Pamuruyan Sukabumi Terdampak Banjir

16 April 2026 - 20:06 WIB

Petugas P2BK Cibadak (mengenakan sepatu bot kuning) melakukan asesmen di lokasi permukiman warga Kampung Panagan, Kelurahan Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Sukabumi, yang terendam banjir akibat luapan sungai, Kamis (16/4/2026). Air berwarna cokelat setinggi betis merendam gang utama pemukiman.

Pemdes Cidolog Cairkan Insentif untuk Aparatur Lingkungan dan Lembaga Kemasyarakatan

16 April 2026 - 19:59 WIB

Tampak suasana di dalam Aula Desa Cidolog saat pelaksanaan pembagian insentif untuk Ketua RT, RW, LPMD, Karang Taruna, MUI, dan pengurus DKM. Penyerahan insentif yang bersumber dari ADD/Dana Desa ini bertujuan untuk memacu semangat kerja para penggerak masyarakat.

Perkuat Konvergensi Stunting Tingkat Desa, Wabup Sukabumi Jadikan Data KPM Sebagai Rujukan Kebijakan

15 April 2026 - 19:26 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, tengah memberikan arahan saat menerima audiensi Forum Kader Pembangunan Manusia (KPM) Kabupaten Sukabumi di Pendopo, Rabu (14/4/2026).

Soroti Dampak Proyek Tol Bocimi, DPRD Kabupaten Sukabumi Desak Kontraktor Tertib SOP Pengangkutan Tanah

13 April 2026 - 19:14 WIB

Aktivitas pengangkutan material tanah di area terbuka proyek Tol Bocimi di bawah jembatan overpass yang sedang dibangun. Lokasi seperti inilah yang menjadi fokus pengawasan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Iwan Ridwan, yang mengingatkan pelaksana proyek untuk disiplin menerapkan SOP, terutama dalam mencegah ceceran tanah yang dapat membahayakan pengguna jalan.
Trending di Sukabumi