Menu ✖

Mode Gelap

News · 1 Jul 2024 14:51 WIB

Warga Cibaregbeg Kecamatan Sagaranten Tolak Perpanjang Kontrak Tower


					Warga Cibaregbeg Kecamatan Sagaranten Tolak Perpanjang Kontrak Tower Perbesar

JENTERANEWS.com – Warga RT 2, RW 2, desa Cibaregbeg, Kecamatan Sagaranten, menolak masa kontrak atau perpanjangan beroperasinya Tower yang ada di Kampung Cibaregbeg wilayahnya itu. Warga meminta agar tower tersebut segera dipindahkan dari lingkungan warga tersebut.

Pasalnya, tower tersebut berdiri sangat dengan lingkungan warga sekitar. Akibatnya, warga yang tinggal di sekitar tower terkena dampak akibat radiasi yang timbul dari tower.

Selain itu, pada masa perpanjangan kontrak, pihak pemilik Tower juga tidak melibatkan masyarakat sekitar. Perpanjangan kontrak diduga dilakukan secara diam-diam tanpa diketahui masyarakat sekitar yang bersentuhan langsung dengan tower.

Itu disampaikan oleh Hendri, yang merupakan warga Kampung Cibaregbeg Rt 2 RW 2, Desa Cibaregbeg, mengatakan bahwa sejak awal tower tersebut berdiri sudah banyak menimbulkan permasalahan di masyarakat sekitar.

Dikatakannya, pada saat pembangunan awal itu memang ada diketahui oleh warga sekitar. Namun, berjalan beberapa tahun mulai menimbulkan masalah di masyarakat.

“Semenjak beroperasinya tower ini, itu sudah timbul masalah. Warga banyak yang rusak peralatan elektroniknya, ada juga yang merasa cemas, dan pemilik lahan tahu permasalahan itu. Sehingga akhirnya menimbulkan konflik,” ujar Hendri, Senin (1/6/2024).

Karena kontrak sudah berjalan kata Hendri, akhirnya warga mengalah karena tidak mungkin memutus kontrak yang sudah berjalan.

“Akhirnya warga mengalah beberapa tahun, Tapi ada juga yang mengadu ke pihak desa sebagian karena elektronik seperti televisi warga yang rusak,” ungkapnya.

Namun ketika menanyakan ke pemilik lahan , ternyata operasional tower tersebut sudah diperpanjang oleh pemilik tower bersama dengan pemilik lahan. Padahal, sebelumnya warga meminta agar tidak memperpanjang lagi kontrak tower tersebut.

“Akan tetapi, perpanjangan dilakukan secara diam-diam tanpa sepengetahuan warga. Ternyata terlewat kita, dia (pemilik tower) langsung memperpanjang secara diam-diam beberapa bulan yang lalu. Tidak ada pemberitahuan kepada masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, kondisi di sekitar tower itu sudah jauh berbeda dengan dulu. Dimana saat ini sudah dipenuhi permukiman warga sementara dulunya masih ada perkebunan.

“Sekarang sudah sekeliling tower itu ada rumah. Nah seharusnya itu tidak pantas lagi tower di sana. Harusnya tidak ada lagi tower di sana, sudah mengganggu warga sekitar,” katanya.

Karena itu, warga meminta agar pihak tower segera melakukan pemindahan atau dibongkar. Kita warga menolak dan meminta agar tower itu dipindahkan atau dibongkar.

“Kita maunya dipindahkan atau dibongkar,” ucapnya.

Dalam upaya itu, pihaknya juga sudah minta difasilitasi ke pihak desa Cibaregbeg untuk di pertemuan dengan pihak pemilik. Namun, sampai saat ini belum terlaksana.

Jika tidak ada juga itikad baik dari pihak pemilik Tower, pihaknya akan menempuh jalur hukum. Bahkan akan meminta kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk mencabut izin tower tersebut.

“Kami akan lakukan upaya hukum. Tetapi prosedur-prosedur formal sebelum upaya hukum dilakukan, kita akan jalani. Pokoknya kita pastikan seluruh warga tertib. Intinya kita minta mereka pergi dari situ, dan mereka juga harus memberikan kompensasi terhadap alat-alat warga yang rusak akibat radiasi tower,” pungkasnya. (*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 63 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

BGN Resmi Aktifkan 480 SPPG di 16 Provinsi, Moratorium Dapur Makan Bergizi Gratis Ditiadakan

3 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (kiri) berjabat tangan saat tiba di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Jumat (2/10/2026). Kehadirannya untuk meresmikan 480 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 16 provinsi, yang sekaligus menandai ditiadakannya moratorium dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.
Trending di News

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca