Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 1 Feb 2024 15:50 WIB

Bikin Resah Warga, Dua Gang Motor di Palabuhanratu Sukabumi Diringkus Polisi


					Kapolres Sukabumi, AKBP Tony Prasetyo, perlihatkan bendera milik geng motor, saat konferensi pers Perbesar

Kapolres Sukabumi, AKBP Tony Prasetyo, perlihatkan bendera milik geng motor, saat konferensi pers

JENTERANEWS.com – Polres Sukabumi berhasil menangkap geng motor yang membuat resah masyarakat di wilayah Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Kapolres Sukabumi, AKBP Tony Prasetyo, mengatakan, pihaknya menangkap geng motor yang sempat membuat heboh media sosial.

Sebelumnya beredar video viral, gerombolan geng motor terlihat mereka mengacungkan senjata tajam dan benderanya. Bahkan, mereka sampai menyeret senjata tajam yang dibawanya ke aspal.

“Sesuai komitmen kami beberapa saat lalu bahwa tidak ada tempat gang motor di Kabupaten Sukabumi. Aktualisasi komitmen kami selain patroli kami juga patroli siber, Alhamdulillah kami dapati ada unggahan ada segerombolan orang geng motor di sekitaran Palabuhanratu dan mereka sambil mengacungkan senjata tajam, langsung laksanakan pengejaran,” ujar Toni Kamis (1/2/2024).

Tony menjelaskan, awalnya pihaknya mengamankan 13 orang yang terindikasi geng motor yang ada dalam video viral tersebut.

“Dari 13 orang yang sudah diamankan tersebut ada beberapa anak atau orang yang tidak kedapatan, tidak membawa senjata tajam, sehingga tidak bisa dipertanggungjawabkan pidana, selebihnya membawa senjata tajam sehingga kami tegakan penegakan hukum. Bahwa ada 6 orang, 2 sebagai tersangka dan 4 anak yang berkonflik dengan hukum,” ucap Tony.

“2 orang yang kami tersangkakan umur dewasa, sedangkan 4 lainnya anak berhadapan dengan hukum, umur belum dewasa, kita tidak tampilkan karena dengan pertimbangan-pertimbangan tertentu,” jelasnya.

Dua tersangka itu diketahui berinisial DA (18) dan R (21). Keduanya diamankan karena terlibat geng motor yang ada dalam video viral itu.

“Dari geng motor tersebut kita mengamankan 3 senjata tajam, 1 alat pemukul jenis bambu, 4 motor, 1 HP, 2 helm, dan 1 bendera yang digunakan untuk melambai-lambai,” ujar Tony.

AKBP Tony bersama Kasatreskrim pun memperlihatkan bendera milik geng motor tersebut yang bertuliskan “Biang 616 Kerok”.

Tony mengatakan, komplotan geng motor itu hendak melakukan penyerangan terhadap lawannya di wilayah Patuguran.

Tony membenarkan adanya anggota geng motor tersebut masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri.

“Termasuk yang kami pulangkan 7 anak yang masih berstatus pelajar sudah kita pulangkan dan kembalikan melalui orang tua dan guru di sekolahnya,” ujarnya.

“Anak yang berkonflik dengan hukum kita sangka kan pasal 2 ayat 1 undang undang no 12 tahun 51 dan dengan ancaman hukuman pidana setinggi-tingginya 10 tahun,” ucap Tony. (*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Anggota DPRD Sukabumi H. Loka Tresnajaya Apresiasi Purna Tugas Camat Cicurug dalam Momentum Halal Bihalal

30 April 2026 - 18:36 WIB

Suasana hangat saat penyampaian sambutan dalam acara Halal Bihalal sekaligus Pengantar Purna Tugas Camat Cicurug, Judi Budimansjah, S.IP., A.Kp., di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Kamis (30/4/2026). Acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pemberian penghormatan atas dedikasi pengabdian beliau di wilayah tersebut.

Susun Baseline RP3KP, Pemkab Sukabumi Targetkan Penataan Kawasan Kumuh Tuntas 2027

22 April 2026 - 18:30 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah), didampingi pejabat terkait dari Dinas Perkim saat memberikan pengarahan dalam rapat pembahasan Baseline Dokumen Rencana Pembangunan Pengembangan Perumahan Kawasan Pemukiman (RP3KP) di Pendopo Sukabumi. Pertemuan ini bertujuan untuk menghimpun masukan dari berbagai pihak guna menghasilkan dokumen yang komprehensif bagi pembangunan daerah.

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

Trending di Bencana

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca