Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 22 Apr 2026 18:30 WIB

Susun Baseline RP3KP, Pemkab Sukabumi Targetkan Penataan Kawasan Kumuh Tuntas 2027


					Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah), didampingi pejabat terkait dari Dinas Perkim saat memberikan pengarahan dalam rapat pembahasan Baseline Dokumen Rencana Pembangunan Pengembangan Perumahan Kawasan Pemukiman (RP3KP) di Pendopo Sukabumi. Pertemuan ini bertujuan untuk menghimpun masukan dari berbagai pihak guna menghasilkan dokumen yang komprehensif bagi pembangunan daerah. Perbesar

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah), didampingi pejabat terkait dari Dinas Perkim saat memberikan pengarahan dalam rapat pembahasan Baseline Dokumen Rencana Pembangunan Pengembangan Perumahan Kawasan Pemukiman (RP3KP) di Pendopo Sukabumi. Pertemuan ini bertujuan untuk menghimpun masukan dari berbagai pihak guna menghasilkan dokumen yang komprehensif bagi pembangunan daerah.

JENTERANEWS.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi, Jawa Barat, melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) tengah membahas baseline dokumen Rencana Pembangunan Pengembangan Perumahan Kawasan Permukiman (RP3KP) guna mempercepat penuntasan kawasan kumuh di wilayah tersebut.

Rapat pembahasan yang digelar di Pendopo Kabupaten Sukabumi ini melibatkan berbagai unsur lintas sektoral. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menekankan pentingnya sinergi dan kontribusi pemikiran dari seluruh pemangku kepentingan agar regulasi yang dihasilkan dapat tepat sasaran.

“Beri masukan terbaiknya agar menghasilkan dokumen terbaik,” ujar Ade Suryaman dalam keterangannya di Sukabumi.

Ade menambahkan, masukan dari berbagai pihak sangat krusial untuk memastikan bahwa dokumen RP3KP yang tersaji nantinya benar-benar komprehensif, objektif, dan dapat diimplementasikan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menjelaskan bahwa salah satu sorotan utama dalam pembahasan dokumen tersebut adalah percepatan penataan kawasan kumuh. Pihaknya optimistis persoalan permukiman kumuh di Kabupaten Sukabumi dapat diselesaikan sepenuhnya pada tahun 2027.

“Ini lebih cepat dari target. Semua itu dilakukan lewat rencana inovatif (bernama) Gerbang Pesona Bumi,” ungkap Sendi.

Lebih lanjut, Sendi menerangkan bahwa Gerbang Pesona Bumi merupakan akronim dari Gerakan Bangun Percepatan Ekosistem Hunian melalui Sinergi Organisasi, Kemitraan, dan Marketing Publik yang Inovatif di Kabupaten Sukabumi.

Pendekatan inovasi ini, menurutnya, tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi dirancang secara multidimensi. Program ini menitikberatkan pada tiga hal utama, yakni penataan kawasan kumuh, penguatan pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta pengembangan skema pembiayaan kreatif melalui jalur kemitraan.

Melalui penyusunan RP3KP yang matang dan penerapan inovasi tersebut, Pemkab Sukabumi berharap dapat segera mewujudkan ekosistem hunian yang layak, sehat, dan berdampak langsung pada peningkatan taraf ekonomi masyarakat setempat.(*)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Soroti Regulasi Kawasan Kumuh: Dinilai Jadi Batu Sandungan Pemerataan Infrastruktur Desa

27 Maret 2026 - 20:17 WIB

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara, memberikan keterangan kepada media mengenai kebijakan penetapan kawasan kumuh yang dinilai membatasi pemerataan pembangunan infrastruktur, Jumat (27/3/2026).

Hujan Deras Picu Longsor di Lengkong Sukabumi, Satu Rumah Warga Rusak

6 Maret 2026 - 20:13 WIB

Trending di Bencana