Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 26 Feb 2025 10:03 WIB

Ratusan Ribu Warga Sukabumi Terancam Tak Dapat Akses BPJS, DPR RI Turun Tangan!


					Zainul Munasichin, Anggota Komisi IX DPR RI, memberikan penjelasan mengenai permasalahan kuota PBI BPJS Kesehatan yang mengancam ratusan ribu warga Sukabumi, dalam acara sosialisasi di Yayasan Nurul Qur'an Cikakak. Perbesar

Zainul Munasichin, Anggota Komisi IX DPR RI, memberikan penjelasan mengenai permasalahan kuota PBI BPJS Kesehatan yang mengancam ratusan ribu warga Sukabumi, dalam acara sosialisasi di Yayasan Nurul Qur'an Cikakak.

JENTERANEWS.com – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang digadang-gadang sebagai tonggak keberhasilan sistem kesehatan Indonesia, kini tengah menghadapi tantangan serius di Kabupaten Sukabumi. Ratusan ribu warga, yang seharusnya terdaftar sebagai penerima bantuan iuran (PBI), terancam tidak dapat mengakses layanan kesehatan akibat kuota PBI yang menipis di tingkat pusat.

Kekhawatiran ini diungkapkan oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, saat menghadiri Sosialisasi Program BPJS Kesehatan di Yayasan Nurul Qur’an Cikakak, Sukabumi, Selasa (25/02). Menurutnya, meskipun Sukabumi telah mencapai Universal Health Coverage (UHC), permasalahan muncul pada peserta non-cut off yang tertunda aktivasi kepesertaannya.

“Kurang lebih 200 ribu peserta PBI yang seharusnya dicover APBN, sekarang terkendala. Kuota PBI di pusat sudah habis,” ungkap Zainul, yang akrab disapa Kang Zainul.

Akibatnya, warga Sukabumi yang memiliki tunggakan atau belum mengurus kepesertaan PBI, tidak dapat langsung mengakses layanan kesehatan. Mereka harus menunggu aktivasi, yang prosesnya saat ini terhambat.

Kang Zainul menegaskan bahwa Komisi IX DPR RI tengah berupaya keras untuk mengatasi masalah ini. Mereka mendorong pemerintah pusat, melalui Kementerian Sosial, untuk segera mencairkan kuota tambahan PBI.

“Kami berikhtiar agar 200 ribu peserta yang sudah masuk DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) bisa dicover APBN melalui dana pusat,” tegas politisi PKB tersebut.

Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Ahmad Sanusi Budi Permana, yang turut hadir dalam sosialisasi tersebut, menjelaskan lebih lanjut tentang program JKN yang berlaku saat ini. Ia juga memberikan pemahaman kepada 200 peserta yang hadir mengenai hak dan kewajiban mereka sebagai peserta BPJS Kesehatan.

“Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Sukabumi. Namun, kami juga membutuhkan dukungan dari pemerintah pusat agar kuota PBI dapat segera ditambah,” ujar Ahmad Sanusi.

Sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat tentang program BPJS Kesehatan. Di sisi lain, upaya DPR RI untuk memperjuangkan kuota tambahan PBI menjadi angin segar bagi ratusan ribu warga Sukabumi yang membutuhkan jaminan kesehatan.(*)

Artikel ini telah dibaca 59 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Lepas 720 Mahasiswa KKN UMMI, Sekda Sukabumi Tuntut Inovasi Nyata Tangani Stunting hingga Mitigasi Bencana

6 Juli 2026 - 12:05 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memberikan sambutan sekaligus melepas secara resmi 720 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kampus UMMI, Senin (6/7).

Bertahun-tahun Belajar di Bawah Ancaman Ambruk, SDN Margawati Sukabumi Akhirnya Mulai Direvitalisasi

6 Juli 2026 - 11:49 WIB

Camat Sagaranten R. Ade Akhsan Bratadiredja, S.T. Kp., M.Si., Kapolsek Sagaranten AKP Akhmad Suryana Bande, S.H., Kepala Sekolah SDN Margawati Abudin, beserta unsur pemerintah desa dan tenaga pendidik berfoto bersama di depan papan proyek saat meninjau lokasi peletakan batu pertama pembangunan SDN Margawati di Desa Sinarbentang, Kabupaten Sukabumi.

Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi Musnahkan Barang Bukti 116 Perkara, Narkotika Masih Mendominasi

3 Juli 2026 - 20:59 WIB

Sejumlah aparat penegak hukum dan instansi terkait melakukan pemusnahan barang bukti narkotika dan tindak pidana umum di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (3/7/2026). Sebanyak 116 perkara yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah) sepanjang Maret hingga Juni 2026 resmi dimusnahkan guna mencegah penyalahgunaan kembali.

Pastikan Transparansi dan Mutu Infrastruktur, Tim Itdam III/Siliwangi Tinjau Proyek Jembatan dan KDKMP di Sukabumi

3 Juli 2026 - 20:52 WIB

Tim Itdam III/Siliwangi didampingi personel Kodim 0622/Kab. Sukabumi saat melakukan peninjauan langsung ke fasilitas Koperasi Merah Putih Desa Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Rabu (01/07/2026). Peninjauan ini merupakan bagian dari pengawasan mutu program Kegiatan Dukungan Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Masyarakat (KDKMP) di wilayah tersebut.

Hubungkan 3 Desa Terpencil di Sukabumi, Jembatan Gantung 100 Meter Mulai Dibangun

3 Juli 2026 - 20:43 WIB

Komandan Kodim (Dandim) 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Inf Agung Ariwibowo, S.Hub.Int. (baju loreng, paling depan), bersama-sama dengan Kepala Desa Nangela, Sudin (topi abu-abu), dan tokoh masyarakat setempat, melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Kampung Selaeurih, Desa Nangela, Sukabumi, pada Jumat (3/7/2026). Jembatan ini akan menghubungkan tiga desa di Kecamatan Tegalbuleud.

Peringati HUT ke-80 Bhayangkara, Camat dan Danramil Sagaranten Pererat Sinergitas di Mako Polsek

1 Juli 2026 - 17:02 WIB

Camat Sagaranten R. Ade Akhsan Bratadiredja (berompi krem, tengah depan), bersama jajaran staf Kecamatan, perwakilan Koramil 2211 Sagaranten (berseragam TNI loreng), serta perwakilan Polsek Sagaranten (berseragam Polisi, termasuk Aiptu Nana Susiana di kiri depan dan Aiptu Yadi Supriyadi di kanan depan), melakukan pose sikap hormat (tangan di dada) di depan Mako Polsek Sagaranten, Sukabumi, pada Rabu (1/7/2026). Kunjungan ini merupakan wujud nyata soliditas tiga pilar dalam rangka memberikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara.
Trending di Sukabumi