Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 6 Jul 2026 12:05 WIB

Lepas 720 Mahasiswa KKN UMMI, Sekda Sukabumi Tuntut Inovasi Nyata Tangani Stunting hingga Mitigasi Bencana


					Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memberikan sambutan sekaligus melepas secara resmi 720 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kampus UMMI, Senin (6/7). Perbesar

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memberikan sambutan sekaligus melepas secara resmi 720 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kampus UMMI, Senin (6/7).

JENTERANEWS.com — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, resmi melepas 720 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kampus UMMI, Senin (6/7). Dalam arahannya, Sekda menuntut para mahasiswa untuk membawa inovasi nyata dalam pembangunan desa dan bukan sekadar menggugurkan kewajiban akademik.

“Ini momentum bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan langsung di tengah masyarakat. Saya berharap mahasiswa dapat menjadi agen perubahan,” ujar Ade di sela-sela pelepasan.

Ia mengingatkan agar para mahasiswa selalu menghormati nilai sosial, menjaga kearifan lokal, serta menjunjung tinggi semangat gotong royong. Menurutnya, pengalaman turun langsung ke masyarakat harus dimanfaatkan maksimal untuk mengasah empati dan kepemimpinan.

Menjawab tantangan tersebut, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMMI, Dr. Jujun Ratnasari, M.Si., menjelaskan bahwa 720 mahasiswa peserta KKN Reguler Tahun Akademik 2025/2026 ini disebar melalui lima skema utama yang mencakup tingkat lokal, nasional, dan internasional.

Skema dengan jumlah peserta terbanyak adalah One Village One Department (Ovod) yang menerjunkan 438 mahasiswa ke 22 desa di 6 kecamatan se-Kabupaten Sukabumi.

“Fokus utama KKN Ovod ini adalah pengelolaan sampah dan penanggulangan stunting, yang menjadi prioritas di masyarakat saat ini,” papar Jujun.

Selain Ovod, LPPM UMMI juga menggelar KKN Sinergi bersama Bapperida untuk mitigasi bencana di Kecamatan Warungkiara, KKN Muhammadiyah Aisyiyah di Malang, hingga KKN Skema Internasional di Malaysia. Sebagai laporan akhir, mahasiswa ditantang untuk membuat karya kompetitif seperti siaran pers dan video dokumenter.

Terkait pelaksanaan di lapangan, Wakil Rektor I UMMI, Dr. Asep Muhamad Ramdan, mengeluarkan peringatan tegas agar mahasiswa serius mengabdi dan tidak menjadikan program ini sebagai ajang liburan.

“Kuliah kerja nyata, bukan pelancong, pelesir, atau melamun!” tegas Asep.

Ia menginstruksikan seluruh mahasiswa untuk tampil maksimal mempraktikkan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah. “Kembali kepada masyarakat, berikan wawasan, pengetahuan, keterampilan yang secara akademik sudah kalian dapatkan. Silakan berkolaborasi dengan masyarakat,” pungkasnya.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 64 kali

Baca Lainnya

Diduga Ulah Oknum, 700 Meter Persegi Lahan Perhutani di Cidadap Sukabumi Hangus Terbakar

5 September 2026 - 19:57 WIB

Pantauan kobaran api yang melahap area Perkebunan Kayu Putih di Blok 87 Perhutani, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (5/9/2026) malam. Api yang meluas hingga 700 meter persegi akibat faktor angin dan lahan kering tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan pada pukul 19.30 WIB. (Foto: Dok. P2BK/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Pemdes Mekarjaya Sukabumi Salurkan BLT Dana Desa Periode Juli-Agustus kepada 50 KPM

3 September 2026 - 10:20 WIB

Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9).

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca