Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 27 Feb 2025 09:10 WIB

Duka Mendalam Selimuti Sukabumi: Aktivis Mahasiswa GMNI Meregang Nyawa, Diduga Korban Kekerasan Brutal


					Foto Ilustrasi: Pengeroyokan Tragis, Aktivis Mahasiswa Sukabumi Meregang Nyawa Perbesar

Foto Ilustrasi: Pengeroyokan Tragis, Aktivis Mahasiswa Sukabumi Meregang Nyawa

JENTERANEWS.com – Sukabumi dikejutkan dengan kabar duka yang mendalam. Seorang mahasiswa berinisial RR (25), yang dikenal sebagai aktivis vokal dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), ditemukan tewas secara mengenaskan. Tubuhnya dipenuhi luka-luka yang diduga kuat akibat serangan senjata tajam, memicu dugaan kuat bahwa RR menjadi korban pengeroyokan brutal.

RR, yang sedang menempuh pendidikan tingkat akhir di Sekolah Tinggi Hukum (STH) Pasundan, dikenal luas sebagai sosok yang aktif menyuarakan aspirasi mahasiswa. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi rekan-rekan seperjuangan. “Kami kehilangan seorang kawan yang gigih. Dia adalah bagian dari kami, seorang aktivis yang berdedikasi,” ungkap Aris Gunawan, Ketua GMNI, dengan nada penuh duka.

Kabar tragis ini menyebar dengan cepat di kalangan mahasiswa Sukabumi. Selain RR, dua rekannya, DH (24) dan AP (20), juga dilaporkan dalam kondisi kritis dan tengah berjuang untuk hidup di rumah sakit. “Kami masih mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Informasi yang kami dapat masih simpang siur. Yang jelas, kawan kami mengalami luka-luka yang sangat serius,” tutur Aris.

Aris mendesak pihak kepolisian untuk segera mengungkap kebenaran di balik peristiwa ini. “Kami menuntut keadilan. Kawan kami tidak boleh pergi tanpa ada kejelasan. Kami percaya pihak kepolisian akan bertindak cepat dan profesional,” tegasnya.

Pihak kepolisian Resor Sukabumi Kota membenarkan adanya laporan terkait kasus ini. “Kami sedang melakukan penyelidikan intensif. Tim kami sudah terjun ke lapangan untuk mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi. Kami berjanji akan mengusut tuntas kasus ini,” ujar Ipda Ade Ruli Bahtiarudin, Kasubsi IPDM Polres Sukabumi Kota.

Kepergian RR meninggalkan luka yang dalam bagi keluarga, sahabat, dan rekan-rekan seperjuangannya. Mereka berharap keadilan akan ditegakkan dan pelaku kekerasan brutal ini segera ditangkap.(*)

Laporan: Denny Nurman 

Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Hujan Deras Guyur Sukabumi, Bendungan Irigasi di Curugkembar Jebol dan Ancam 30 Hektare Sawah

25 Mei 2026 - 06:51 WIB

kerusakan berat pada bendungan irigasi di Jalan Pasir Kadu, Desa Sindangraja, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi. Infrastruktur ini roboh dan terbawa arus air sungai yang meluap setelah hujan lebat, mengancam 30 hektare lahan pertanian warga.

Hujan Deras Picu Tanah Longsor di Nagrak Sukabumi, Warga Sigap Gotong Royong

24 Mei 2026 - 22:19 WIB

Kondisi darurat di Kampung Kebonkai, Sukabumi, Minggu malam (24/5/2026). Tampak timbunan tanah dan puing setinggi tebing di sisi kanan, menutupi akses jalan gang utama setelah longsor melanda akibat hujan deras terus menerus. Seorang warga atau petugas berjas hujan (kiri) terlihat di dekat lokasi kejadian.

Banjir dan Longsor Landa Simpenan Sukabumi Usai Diguyur Hujan Deras

24 Mei 2026 - 19:53 WIB

Pemandangan memprihatinkan di ruas jalan desa menuju Kampung Ciporekat, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu sore (24/5/2026). Air berlumpur berwarna cokelat yang mengalir deras menggerus aspal jalan akibat hujan dengan intensitas tinggi. Kejadian ini mengakibatkan kerusakan parah pada permukaan jalan, mempersulit akses transportasi utama warga. (Dok. P2BK SIMPENAN / Pusdalops PB BPBD Kab. Sukabumi)

Hujan Deras Picu Longsor di Ciambar Sukabumi, Dua Motor Tertimbun dan Tiga Rumah Terancam

24 Mei 2026 - 19:20 WIB

Kondisi Pasca Longsor Tebing di Kampung Cipeumutih, Desa Munjul. Pemandangan lereng tanah yang terjal dan labil di lokasi longsor tebing di Kampung Cipeumutih, RT 01/07, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi. Gambar ini menunjukkan besarnya material longsoran yang ambruk setelah hujan deras pada Minggu (24/5/2026) sore, menimbun pekarangan di bawahnya. Longsoran tebing pekarangan setinggi 10 meter milik Bapak Aap ini menimpa pagar dan dua unit sepeda motor milik warga yang masih tertimbun material yang terlihat labil. [Visual/Dok. P2BK Ciambar - BPBD Kabupaten Sukabumi]

Banjir Bandang Terjang Objek Wisata Curug Cikaso Sukabumi, Seluruh Wisatawan Berhasil Dievakuasi Selamat

24 Mei 2026 - 11:24 WIB

Tangkapan layar dari video amatir memperlihatkan salah satu wisatawan yang berupaya bertahan saat terseret arus deras banjir bandang di kawasan objek wisata Curug Cikaso, Kabupaten Sukabumi, Jumat (22/5/2026) sore. Berkat kesigapan petugas dan warga, seluruh korban berhasil dievakuasi dengan selamat. (Foto: Istimewa/Warga)

Kementerian Desa PDTT Tekankan Pentingnya Pemetaan Potensi dalam Pembentukan Peluang Usaha BUM Desa

21 Mei 2026 - 11:34 WIB

Trending di Sukabumi