JENTERANEWS.com – Satu unit rumah di Kampung Cinumpang, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, ludes terbakar pada Rabu (5/3/2025) dini hari. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 02.00 WIB itu diduga disebabkan oleh api tungku dapur yang masih menyala.
Menurut laporan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cidadap, Husni Mubarok, kebakaran bermula saat pemilik rumah, Lukman, bersama istri dan anaknya meninggalkan rumah untuk menginap di rumah mertuanya yang tidak jauh dari lokasi. Sebelum pergi, Lukman sempat menggunakan tungku dapur untuk memasak. Diduga, api dari tungku tersebut masih menyala dan menjalar ke dinding rumah yang terbuat dari bilik bambu.
“Berdasarkan keterangan dari Lukman, api tungku dapur yang sebelumnya dipakai memasak diduga masih menyala saat ditinggalkan,” ungkap Husni.
Tetangga korban, DN, menjadi saksi mata pertama yang melihat kobaran api. Ia segera memberitahu Lukman yang kemudian bergegas pulang. Namun, api sudah membesar dan meludeskan rumah berukuran 4×9 meter tersebut. Lukman hanya bisa pasrah melihat rumahnya menjadi puing-puing.
“Saat tiba di lokasi, rumah Lukman sudah tidak bisa diselamatkan lagi. Api sudah semakin besar dan Lukman hanya bisa pasrah,” tutur Husni.
Tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil yang dialami keluarga Lukman sangat memprihatinkan. Selain menghanguskan rumah Lukman, kebakaran ini juga menyebabkan kerusakan ringan pada satu rumah lainnya. Sebanyak satu keluarga yang terdiri dari empat jiwa terpaksa mengungsi akibat kejadian ini.

Petugas P2BK Cidadap melakukan assessment di lokasi kebakaran rumah di Kampung Cinumpang, Sukabumi. Upaya penanganan dan bantuan mendesak segera disalurkan kepada keluarga korban
Pihak P2BK Cidadap telah melakukan assessment ke lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk Kepala Desa, Camat Cidadap, Satpol PP, TKSK, dan Tagana.
“Kami telah melakukan assessment ke lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Husni.
Saat ini, keluarga korban sangat membutuhkan bantuan mendesak berupa: Sembako, Alat rumah tangga, Pakaian, Tikar, Bahan bangunan dan Dana bantuan untuk rehabilitasi/rekonstruksi rumah
“Kami berharap ada bantuan dari dinas/instansi terkait untuk membantu keluarga korban membangun kembali rumah mereka,” kata Husni.
Hingga saat ini, kondisi cuaca di lokasi kejadian mendung. Belum ada penanganan lebih lanjut dari dinas/instansi terkait. Pihak P2BK Cidadap terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memberikan bantuan kepada keluarga korban.(*)















