Menu

Mode Gelap

Hukum · 28 Mar 2025 17:21 WIB

Skandal Ramadan: Oknum Polisi Sukabumi Digerebek, Diduga Selingkuh dengan Istri Orang


					HRM (35), didampingi kuasa hukum dari LBH Sukabumi Officium Nobile, melaporkan dugaan perselingkuhan istrinya dengan oknum polisi ke Polres Sukabumi Kota. Perbesar

HRM (35), didampingi kuasa hukum dari LBH Sukabumi Officium Nobile, melaporkan dugaan perselingkuhan istrinya dengan oknum polisi ke Polres Sukabumi Kota.

JENTERANEWS.com – Seorang oknum polisi berpangkat Bripka berinisial HM yang bertugas di Sukabumi, diduga terlibat dalam hubungan terlarang dengan seorang wanita berinisial DA, yang merupakan istri dari HRM (35). Penggerebekan terjadi di sebuah rumah di Desa Gunungjaya, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (12/03) sekitar pukul 15.50 WIB, saat bulan suci Ramadan.

HRM, warga Genteng, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, telah lama mencurigai hubungan tidak wajar antara istrinya, DA, seorang pegawai honorer di Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, dengan oknum polisi tersebut. Kecurigaan ini memuncak setelah HRM mendapat informasi dari adiknya bahwa DA terlihat di daerah jalur lingkar selatan.

“Istrinya bilang pergi kerja, tapi suami curiga ada hubungan dengan oknum polisi. Setelah menggali informasi, HRM kemudian membuntuti mobil yang ditumpangi istrinya menggunakan sepeda motor. Mobil tersebut akhirnya berhenti di sebuah rumah di daerah Cisaat Gunungjaya, yang diduga milik oknum polisi pada (12/03) sore,” ungkap Nur Hikmat, SH, penasihat hukum pelapor dari LBH Sukabumi Officium Nobile.

Sebelum melakukan penggerebekan, HRM meminta izin dan pendampingan dari Ketua RT serta pengurus DKM setempat. Saat pintu rumah dibuka, HRM dan saksi lainnya mendapati oknum polisi berada di dalam rumah. Ketika HRM masuk lebih jauh, ia mendapati istrinya dalam kondisi tidak berpakaian lengkap.

“Begitu masuk, suaminya melihat sendiri istrinya dalam kondisi tidak berpakaian lengkap. Sontak saja hal ini membuat pelapor semakin yakin bahwa istrinya memang berselingkuh dengan terlapor,” tambah Nur Hikmat.

Setelah penggerebekan, HRM didampingi oleh LBH Sukabumi Officium Nobile membuat laporan ke Polres Sukabumi Kota dan mengajukan aduan ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam). Bukti dugaan perselingkuhan diperkuat dengan foto-foto kedekatan DA dan oknum polisi tersebut.

“Saya sudah memastikan dengan berbagai bukti, termasuk foto-foto yang menunjukkan kedekatan mereka. Makanya kami sudah mengajukan aduan atau dumas ke Propam agar dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tegas Nur Hikmat.

HRM, yang bekerja di sebuah toko elektronik di Ciaul, mengaku sangat terpukul dengan kejadian ini. Meski istrinya sempat pulang dan mencoba membujuknya, ia memilih untuk mengabaikannya.

“Istrinya kemarin sempat pulang lagi, membujuk, tapi suaminya sudah sakit hati. Namanya laki-laki kalau sudah dikhianati seperti itu, ya diacuhkan saja,” ujar Nur Hikmat.

Pihak pelapor berharap kasus ini mendapat perhatian serius dari kepolisian, terutama karena melibatkan anggota Polri. Mereka juga menyoroti insiden yang terjadi di bulan suci Ramadan, menimbulkan reaksi beragam di masyarakat terkait dugaan pelanggaran moral oleh aparat penegak hukum.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari Polres Sukabumi Kota terkait kasus ini.(*)

Laporan: Rudi


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 296 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Korupsi APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi Resmi Ditahan

19 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Petugas Walsus Kejari Sukabumi mengawal seorang tahanan menuju mobil tahanan (atau ke dalam gedung, tidak jelas dari gambar) usai menjalani pemeriksaan. Tahanan tersebut mengenakan rompi oranye khas tahanan Kejari Sukabumi.

BUMDes Sinarbentang Perluas Jaringan PAM Hingga ke Desa Tetangga

19 Agustus 2026 - 08:10 WIB

Merespons Kebutuhan Warga, BPBD Sukabumi Distribusikan 10.000 Liter Air Bersih di Desa Lebaksari

18 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Petugas dari BPBD Kabupaten Sukabumi dan Babinsa TNI-AD bersatu padu mengisi jeriken-jeriken air milik warga yang antre di Desa Lebaksari, Parakansalak, pada Selasa (18/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan air bersih bagi 155 Kepala Keluarga yang terdampak kesulitan pasokan air.

Tragedi Usai Perayaan Kemerdekaan: Dua Pemuda Sukabumi Jadi Korban Pembacokan OTK

18 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Polres Sukabumi Bongkar Sindikat Pengoplos Gas LPG Subsidi, Negara Dirugikan Rp49,7 Miliar

18 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Wakapolres Sukabumi Kompol Agus Susanto, S.H., M.M. (tengah, memegang kertas) didampingi jajaran Satreskrim memberikan keterangan pers terkait pengungkapan kasus penyalahgunaan gas LPG bersubsidi di Mapolres Sukabumi. Di depan meja terlihat barang bukti berupa ratusan tabung gas LPG ukuran 3 kg, 12 kg, dan 50 kg serta peralatan modifikasi yang digunakan tersangka untuk memindahkan isi gas subsidi ke tabung non-subsidi. Praktik pengoplosan ini diperkirakan merugikan negara mencapai Rp49,7 miliar.

Kebakaran Hebat Melanda 30 Hektare Lahan Jati di Warungkiara Sukabumi, Proses Pemadaman Terkendala Medan

18 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Sejumlah petugas dari tim penanggulangan bencana gabungan memantau sisa-sisa kebakaran di area bukit perkebunan jati, Kecamatan Warungkiara, Sukabumi. Seperti yang terlihat pada fail IMG-20260818-WA0081.jpg, akses jalan tanah yang sempit serta medan perbukitan menjadi salah satu kendala utama bagi armada dan petugas dalam memadamkan api secara menyeluruh.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca