Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 8 Apr 2025 19:52 WIB

Antusiasme Warga Sukabumi Memuncak, Samsat Diserbu Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan


					Antrean panjang warga memadati Kantor Samsat Kota Sukabumi untuk memanfaatkan program pemutihan pajak kendaraan bermotor, Selasa (8/4/2024). Program ini memberikan penghapusan denda bagi wajib pajak yang menunggak. Perbesar

Antrean panjang warga memadati Kantor Samsat Kota Sukabumi untuk memanfaatkan program pemutihan pajak kendaraan bermotor, Selasa (8/4/2024). Program ini memberikan penghapusan denda bagi wajib pajak yang menunggak.

JENTERANEWS.com – Suasana di Kantor Samsat Kota Sukabumi pada Selasa (8/4) tampak berbeda dari hari-hari biasa. Ribuan warga memadati area kantor untuk memanfaatkan program pemutihan pajak kendaraan bermotor yang akan berakhir pada 30 Juni mendatang. Antusiasme masyarakat melonjak tajam pasca libur Idul Fitri, menciptakan pemandangan antrean panjang yang mengular.

Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Kota Sukabumi, Iwan Juanda, mengungkapkan bahwa lonjakan wajib pajak ini sangat signifikan. “Program pemutihan pajak kali ini benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya para wajib pajak,” ujarnya. Hingga pukul 14.45 WIB, tercatat lebih dari 1.400 wajib pajak telah melakukan pembayaran.

Salah satu daya tarik utama program ini adalah penghapusan denda pajak kendaraan, bahkan untuk tunggakan hingga belasan tahun. Hal ini menjadi angin segar bagi para pemilik kendaraan yang pajak kendaraannya telah lama mati. “Banyak wajib pajak yang sangat antusias untuk menghidupkan kembali pajak kendaraannya karena denda yang dihapuskan,” jelas Iwan.

Lonjakan jumlah wajib pajak ini tentu saja membawa tantangan tersendiri. Untuk mengantisipasi kepadatan, Samsat Kota Sukabumi mengambil langkah strategis. Pembayaran pajak tahunan dialihkan ke Samsat Keliling yang tersebar di beberapa lokasi, sementara layanan penggantian kaleng tetap dipusatkan di kantor induk.

“Jika biasanya jumlah wajib pajak yang datang per hari berkisar 300 orang, sekarang melonjak hingga lebih dari 1.400 orang. Potensi penerimaan pajak pun mencapai Rp500 juta per hari,” ungkap Iwan.

Program pemutihan pajak kendaraan ini merupakan inisiatif dari Gubernur Jawa Barat sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak dan mendukung pembangunan daerah. “Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya. Dengan membayar pajak, berarti kita ikut serta dalam mendukung pembangunan daerah melalui pencapaian target pendapatan daerah,” tutur Iwan.

Untuk memudahkan akses masyarakat, layanan Samsat tersebar di berbagai lokasi strategis, antara lain:

  • Samsat Induk Kota Sukabumi
  • Samsat Outlet Lembursitu
  • Samdong Ciaul
  • Samdong Balaikota
  • Samsat Keliling Danalaga
  • Samsat Keliling TMC
  • Samsat MPP (Mal Pelayanan Publik) Kota Sukabumi

Dengan tersebarnya layanan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah dan nyaman dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan mereka.(*)

Laporan: Joko

Artikel ini telah dibaca 70 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

SKANDAL MAKAN BERGIZI GRATIS: Terdakwa Berkelit ke Ranah Perdata, Hakim Soroti Tajam Bukti Fotokopi

28 April 2026 - 14:20 WIB

Suasana persidangan di Pengadilan Negeri Sukabumi dengan terdakwa dr. Silvi Apriani (duduk berhijab), Senin (27/4/2026). Agenda sidang adalah pembacaan eksepsi atas dakwaan penipuan dana pengadaan food tray program MBG. Panel hakim dipimpin oleh Teguh Arifiolani (

Dari Balik Semak Belukar Cibuni, Air Panas Belerang Ini Setia Obati Warga Meski Tak Lagi Terawat

28 April 2026 - 12:10 WIB

Potret terkini sumber mata air di Pemandian Air Panas Cibungur, Desa Cidadap, yang kini berubah menjadi kubangan alami usai fasilitas kolam buatan pemerintah hancur tersapu tanah longsor. Meski terbengkalai dan dikepung semak belukar, mata air ini tetap dimanfaatkan warga untuk terapi pengobatan penyakit kulit.

Pertahankan “Kartu Hijau” UNESCO, Ciletuh-Palabuhanratu Kokohkan Posisi Sebagai Geopark Kelas Dunia

28 April 2026 - 09:02 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (tengah depan, berikat kepala batik), didampingi jajaran Pemkab Sukabumi, terpaku menyaksikan siaran virtual pengumuman UNESCO Global Geopark langsung dari Paris, Prancis, yang menegaskan kembali status Ciletuh-Palabuhanratu, di Pendopo Sukabumi, Senin malam (27/4/2026). Gambar ini menangkap momen krusial saat 'Kartu Hijau' UNESCO dipastikan berlanjut.

Bupati Sukabumi Kukuhkan Pengurus Baru BP-CPUGGp, Tegaskan Geopark Sebagai Laboratorium Pembangunan Berkelanjutan Dunia

27 April 2026 - 17:50 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar memberikan sambutan saat pengukuhan pengurus baru BP-CPUGGp di Aula Dinas Perhubungan, Cikembar, Senin (27/4/2026).

Harga Minyak Dunia Melonjak Tajam Menyusul Kegagalan Negosiasi AS-Iran dan Ketegangan di Selat Hormuz

27 April 2026 - 17:43 WIB

Ratusan Warga Desa Sukatani Sukabumi Kembali Gelar Aksi, Tagih Janji Kades Terkait Infrastruktur Jalan

27 April 2026 - 17:16 WIB

SUASANA AUDIENSI: Sejumlah warga Desa Sukatani, Sukabumi, berkumpul dan berdiri di Kantor Desa Sukatani untuk menagih janji kampanye Kepala Desa terkait perbaikan infrastruktur jalan yang rusak parah, Senin (27/4/2026). Pria berbaju biru di latar depan tampaknya sedang menyampaikan aspirasi langsung kepada Kepala Desa Sulaemansyah dan para pejabat lainnya yang duduk di meja depan dalam pertemuan tersebut.
Trending di Sukabumi