Menu

Mode Gelap

Sosial · 28 Apr 2025 07:13 WIB

Harapan Baru Terbentang di Takokak: Warga Dua Desa Bersatu Bangun Jembatan Gantung Impian


					Warga Desa Sindanghayu dan Desa Sukagalih bergotong royong membangun jembatan gantung penghubung kedua desa secara swadaya di Kecamatan Takokak, Cianjur. Semangat kebersamaan ini didukung oleh donasi dan pemerintah daerah. Perbesar

Warga Desa Sindanghayu dan Desa Sukagalih bergotong royong membangun jembatan gantung penghubung kedua desa secara swadaya di Kecamatan Takokak, Cianjur. Semangat kebersamaan ini didukung oleh donasi dan pemerintah daerah.

JENTERANEWS.com – Semangat gotong royong membara di Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur, saat warga dari dua desa bahu-membahu mewujudkan impian akan jembatan gantung yang menghubungkan Desa Sindanghayu dan Desa Sukagalih. Proyek ambisius yang didanai secara swadaya ini menjadi simbol kolaborasi apik antara masyarakat, donatur dermawan, dan dukungan penuh dari pemerintah daerah. Senin (28/4/2025).

Inisiatif mulia ini mendapatkan sokongan dana dari Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN BRI dan BRI Insurance, yang tergerak untuk membantu memfasilitasi akses vital bagi masyarakat. Di lapangan, tim teknis dari Sasaka Indonesia turut andil, mendampingi dan mengawasi jalannya pembangunan yang melibatkan partisipasi aktif warga dari kedua desa. Mereka tanpa lelah bekerja sama demi mempercepat rampungnya jembatan yang sangat dinantikan ini.

Pembangunan jembatan gantung ini diharapkan menjadi akses vital bagi warga Desa Sindanghayu dan Desa Sukagalih di Takokak, Cianjur, untuk mempermudah kegiatan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi sehari-hari.

Pembangunan jembatan gantung ini diharapkan menjadi akses vital bagi warga Desa Sindanghayu dan Desa Sukagalih di Takokak, Cianjur, untuk mempermudah kegiatan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi sehari-hari.

Jembatan gantung ini dirancang bukan hanya sebagai penghubung fisik, tetapi juga sebagai urat nadi kehidupan warga. Keberadaannya kelak akan mempermudah akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan menopang kegiatan ekonomi sehari-hari yang selama ini terkendala. Camat Takokak dengan antusias menyambut baik proyek ini, menekankan betapa strategisnya jembatan ini dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayahnya.

“Jembatan ini akan menjadi akses penting bagi warga, terutama dalam pendidikan, kesehatan, dan roda perekonomian. Pemerintah kecamatan dan para kepala desa sangat mendukung penuh pembangunan ini,” tegas Camat Takokak, memberikan gambaran betapa krusialnya infrastruktur ini bagi kemajuan wilayahnya.

Rahman, Koordinator Pelaksana dari tim Sasaka Indonesia, mengungkapkan optimisme sekaligus tantangan dalam proses pembangunan. “Kami menargetkan pengerjaan selesai dalam waktu satu bulan apabila semua berjalan lancar. Namun, tantangan utama kami adalah kondisi medan yang cukup sulit dan cuaca yang tidak menentu,” jelas Rahman, menggambarkan perjuangan di balik layar demi mewujudkan jembatan impian ini.

Dukungan penuh dari pemerintah daerah, melalui camat dan para kepala desa, semakin memperkuat sinergi dalam proyek ini. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi contoh nyata bagaimana kebersamaan antara masyarakat, lembaga sosial, dan pemerintah dapat menghadirkan solusi konkret untuk mengatasi keterbatasan infrastruktur di wilayah pedesaan, membuka lembaran baru harapan bagi warga Sindanghayu dan Sukagalih.(*)


(Hamjah)

Artikel ini telah dibaca 166 kali

Baca Lainnya

164 Ribu Peserta PBI JK Dinonaktifkan, Pemkab Sukabumi Berpacu Validasi Data Jelang Tenggat Akhir April

16 April 2026 - 10:30 WIB

Kopdes Merah Putih Ditargetkan Serap 1,4 Juta Pekerja, Prioritaskan Keluarga Penerima Manfaat PKH

13 April 2026 - 20:00 WIB

Menteri Koperasi Ferry Juliantono (tengah) memberikan keterangan pers didampingi jajaran terkait di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop), Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Ferry memaparkan target ambisius program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih yang diproyeksikan mampu menyerap hingga 1,4 juta tenaga kerja, dengan memprioritaskan warga miskin penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH).

Semua Puskesmas Serentak Gelar Khitanan Massal, Meriahkan Hari Jadi ke-155 Kabupaten Sukabumi

26 September 2025 - 09:04 WIB

Sebanyak 10 anak di wilayah Kecamatan Cidadap mendapatkan layanan Khitanan Massal gratis di Puskesmas Cidadap, Jumat (26/9/2025). Program ini merupakan bagian dari aksi sosial serentak seluruh Puskesmas di Kabupaten Sukabumi, menandai peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-155 dan memperkuat komitmen pelayanan kesehatan masyarakat.

LSM Dampal Jurig Santuni Janda Disabilitas di Zona Merah Sukabumi, Klarifikasi Berita Viral dan Janjikan Bantuan Lanjutan

22 September 2025 - 13:36 WIB

Ketua Umum LSM Dampal Jurig, Irvan Azis, secara simbolis menyerahkan bantuan paket sembako kepada Ibu Kartin (40) di kediamannya di Kampung Suradita, Gegerbitung, Sukabumi, Minggu (21/9/2025).

Ribuan Paket Daging Kurban dari Turki Dibagikan di Kecamatan Sagaranten, Kuota Disalurkan Melalui Pemerintah Desa

19 September 2025 - 19:26 WIB

Ribuan Paket Daging Kurban dari Turki Dibagikan di Kecamatan Sagaranten, Kuota Disalurkan Melalui Pemerintah Desa

Sinergi Lintas Sektor, Pemerintah Tangani Kasus Gizi Buruk di Desa Padasenang

28 Agustus 2025 - 13:17 WIB

Jajaran Pemerintah Kecamatan Cidadap, Desa Padasenang, dan tim kesehatan berdialog langsung dengan keluarga anak penderita gizi buruk. Kunjungan gabungan ini merupakan wujud komitmen bersama untuk menuntaskan masalah kesehatan dan sosial di tingkat desa.
Trending di Sosial