Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 29 Apr 2025 08:13 WIB

Mengejutkan! Belum Ditemukan, Keluarga Minta Pencarian Warga Sagaranten yang Hilang Dihentikan di Hari Ke-4


					Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, relawan, dan warga menyisir tepian Sungai Cikaso di Sagaranten, Sukabumi, saat mencari Iman Zachrias yang hilang, Senin (28/4/2025). Hingga hari ketiga pencarian, korban belum ditemukan. Perbesar

Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, relawan, dan warga menyisir tepian Sungai Cikaso di Sagaranten, Sukabumi, saat mencari Iman Zachrias yang hilang, Senin (28/4/2025). Hingga hari ketiga pencarian, korban belum ditemukan.

JENTERANEWS.com – Upaya pencarian terhadap Iman Zachrias (51), seorang buruh tani asal Kampung Garduh, Desa Datarnangka, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, yang dilaporkan hilang sejak Sabtu lalu, akhirnya dihentikan sementara pada hari keempat pencarian, Selasa (29/4/2025). Penghentian ini diputuskan menyusul tidak ditemukannya korban dan adanya permintaan langsung dari pihak keluarga.

Informasi mengenai hilangnya Iman Zachrias diterima pada Sabtu (26/4/2025) sekitar pukul 21:00 WIB. Korban diketahui berasal dari Kampung Garduh RT. 001/RW.002 Desa Datarnangka. Ia memiliki ciri-ciri kulit sawo matang, rambut ikal, tinggi sekitar 158 cm, badan sedang, dan terakhir dilaporkan mengenakan kaos tangan pendek berwarna biru plat kuning serta celana pendek hitam.

Personil gabungan dari berbagai unsur bersiap melakukan pencarian Iman Zachrias di Sagaranten. Pencarian hari ke-3, Senin (28/4/2025), tak menemukan korban, dan pencarian hari ke-4 dihentikan sementara.

Personil gabungan dari berbagai unsur bersiap melakukan pencarian Iman Zachrias di Sagaranten. Pencarian hari ke-3, Senin (28/4/2025), tak menemukan korban, dan pencarian hari ke-4 dihentikan sementara.

Pada hari ketiga pencarian, Senin (28/4/2025), tim gabungan dari berbagai unsur melakukan penyisiran intensif di sekitar lokasi kejadian, khususnya di area Sungai Cikaso. Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sagaranten, Jenal Mutakin, melaporkan bahwa kegiatan pencarian hari ketiga dimulai pukul 12.30 WIB hingga 17.15 WIB.

Penyisiran difokuskan pada dua jalur utama: jalur air (sungai) dan jalur darat (tepian sungai). Untuk penyisiran jalur air, dikerahkan 15 penyelam lokal atau yang akrab disebut ‘Palika’. Para penyelam ini dinilai memiliki pemahaman mendalam tentang kontur dan kondisi Sungai Cikaso. Penyisiran air mencakup jarak tempuh ± 5 Km, meliputi sejumlah titik seperti Leuwi Baros, Leuwi Bunder, Leuwi Solokan, Leuwi Sadang, Cadas Gantung, Leuwi Pakandangan, Kawung Kembar, Leuwi Kutil, hingga Leuwi Ceri.

Area Sungai Cikaso di sekitar Kampung Garduh, Desa Datarnangka, Sagaranten, menjadi fokus utama pencarian Iman Zachrias selama tiga hari terakhir. Pencarian dihentikan sementara atas permintaan keluarga setelah tak membuahkan hasil.

Area Sungai Cikaso di sekitar Kampung Garduh, Desa Datarnangka, Sagaranten, menjadi fokus utama pencarian Iman Zachrias selama tiga hari terakhir. Pencarian dihentikan sementara atas permintaan keluarga setelah tak membuahkan hasil.

Selain itu, tim juga melakukan penyisiran di jalur darat sepanjang 4 Km di tepian Sungai Cikaso, mencakup area Cilimus, Cekdam, Pocondong, dan Gunung Koneng.

Operasi pencarian hari ketiga ini melibatkan personil gabungan yang terdiri dari Anggota Polsek Sagaranten (Bhabinkamtibmas Desa Datarnangka), Anggota Koramil 0622/11 Sagaranten, P2BK Sagaranten, perwakilan Pemerintah Desa Sagaranten, RAPI Sagaranten, IPSM Sagaranten, Kasi Tantrib Kecamatan Sagaranten, serta partisipasi aktif dari warga setempat.

Namun, Jenal Mutakin dalam laporannya menyimpulkan bahwa hasil penyisiran pada hari ketiga adalah “TIDAK DI TEMUKAN”.

Menindaklanjuti hasil nihil tersebut dan mempertimbangkan situasi, pihak keluarga korban memutuskan untuk mengajukan permintaan agar pencarian selanjutnya dihentikan sementara. Permintaan ini kemudian dipenuhi, menyebabkan pencarian pada hari keempat, Selasa (29/4), ditangguhkan. Hingga berita ini diturunkan, Iman Zachrias masih belum ditemukan. Belum diketahui kapan pencarian akan kembali dilanjutkan.(*)


(Hamjah)

Artikel ini telah dibaca 323 kali

Baca Lainnya

Tragedi Berdarah di Pesisir Ujunggenteng: Aksi ‘Test Drive’ Berujung Maut, Satu Pengendara Tewas

13 April 2026 - 17:59 WIB

Suasana di lokasi kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas tragis di pesisir Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Sukabumi, pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Tampak kerumunan warga berkumpul di area kejadian, sementara puing-puing kendaraan dan jejak ban terlihat jelas di pasir basah. Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor dan diduga dipicu oleh aksi balap liar ini merenggut nyawa Agus Gunawan (29) dan menyebabkan Angga (19) luka berat. (Tangkapan layar video warga)

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Tragis, Petani Lansia di Sukabumi Ditemukan Tewas Tertimpa Pohon Bambu di Kebunnya

23 Maret 2026 - 17:25 WIB

jenazah petani Saep (74) ditemukan. Area rimbun dengan semak dan rumpun bambu terlihat di kedua sisi. Gambar tersebut menampilkan sensor buram (blurred) di bagian tengah, yang menutupi detail jenazah korban yang ditemukan tergeletak di tengah dedaunan. Penemuan ini terjadi pada Senin (23/3) setelah korban dilaporkan hilang selama beberapa hari.

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Sagaranten Ludes Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya

3 Maret 2026 - 16:01 WIB

Warga dan petugas pemadam kebakaran (Damkar), meninjau puing-puing rumah yang ludes terbakar di Kampung Bojong Lingkung, Desa Sinar Bentang, Kecamatan Sagaranten. Kebakaran yang melanda pada Selasa (3/3/2025)

Begal Sadis Beraksi di Parungkuda Sukabumi: Suami Dibacok di Depan Istri, Motor Raib

18 Februari 2026 - 20:27 WIB

Ilustrasi
Trending di Peristiwa