Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 1 Agu 2025 19:56 WIB

Tragedi di Saung Sawah Nyalindung: Pria Muda Ditemukan Gantung Diri, Diduga Akibat Gagal Rujuk


					Tim gabungan mengevakuasi jenazah Arul Zulkifli dari lokasi kejadian di saung sawah, Kecamatan Nyalindung. Pihak keluarga telah menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menolak autopsi. Perbesar

Tim gabungan mengevakuasi jenazah Arul Zulkifli dari lokasi kejadian di saung sawah, Kecamatan Nyalindung. Pihak keluarga telah menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menolak autopsi.

JENTERANEWS.com – Warga Kampung Babakan Bandung, Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, digemparkan oleh penemuan sesosok mayat pria yang tewas dalam kondisi tergantung di sebuah saung sawah pada Jumat (1/8/2025) pagi. Korban, yang diidentifikasi sebagai Arul Zulkifli bin Jajuli (26), diduga nekat mengakhiri hidupnya akibat depresi setelah bercerai dengan istrinya.

Jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB oleh Ojak (59), pemilik saung. Pagi itu, Ojak hendak mengontrol sawah miliknya seperti biasa. Namun, alangkah terkejutnya ia saat mendapati Arul sudah tak bernyawa, tergantung pada tiang galar bambu saung dengan seutas kabel listrik melilit di lehernya.

Panik, Ojak segera berlari memberitahu Agus alias Domeng, yang merupakan mantan mertua korban, serta Nandang Cahyana, ketua RT setempat. Berita tersebut menyebar cepat, dan dalam sekejap warga berdatangan ke lokasi kejadian. Mereka pun mengenali korban sebagai Arul, warga yang tinggal di RT 001/006, tidak jauh dari lokasi.

Aparat dari Polsek Nyalindung yang dipimpin langsung oleh Kapolsek AKP Joko Susanto Supono, S.Kom, bersama tim medis dari Puskesmas Cijangkar yang dipimpin dr. Galih Okta, segera tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis yang kami lakukan bersama dr. Galih Okta, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban. Hanya ada bekas jeratan di leher yang menguatkan dugaan ini murni bunuh diri,” ungkap AKP Joko Susanto di lokasi kejadian. Tim medis memperkirakan korban telah meninggal dunia kurang dari delapan jam sebelum ditemukan.

Penyelidikan lebih lanjut mengarah pada motif asmara yang tragis. Menurut keterangan yang dihimpun polisi dari Atikah, keponakan mantan istri korban, Arul diketahui sering mengancam akan bunuh diri. Ancaman tersebut dilontarkan kepada mantan istrinya, Tiara Oktaviani, jika Tiara menolak untuk rujuk.

“Menurut keterangan saksi, korban dan mantan istrinya telah bercerai secara agama pada Juli 2024, dan perceraian di Pengadilan Agama baru diputuskan sekitar dua minggu yang lalu atas gugatan dari pihak istri,” jelas Kapolsek. “Diduga, korban merasa putus asa karena upayanya untuk kembali bersama mantan istrinya tidak berhasil.”

Pihak keluarga yang diwakili oleh mantan mertuanya, Agus, menyatakan telah menerima kepergian Arul sebagai musibah. Mereka menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah korban dan telah menandatangani surat pernyataan penolakan.

Setelah proses olah TKP selesai, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan. Dari lokasi, polisi mengamankan barang bukti berupa seutas kabel listrik yang digunakan korban untuk mengakhiri hidupnya.

Selama proses evakuasi dan olah TKP, situasi di lokasi berjalan dengan aman dan kondusif di bawah pengawasan ketat aparat gabungan dari Polsek Nyalindung dan Babinsa Koramil Nyalindung.(*)


Reporter: Oto Iskandar 

Redaktur: Hamjah


 

Artikel ini telah dibaca 318 kali

Baca Lainnya

Hadiri Milad dan Pengukuhan Pengurus YATSHI, Sekda Sukabumi Pesankan Amanah Pelayanan Umat

20 Juni 2026 - 14:36 WIB

Momen penandatanganan dokumen berita acara pengukuhan Ketua dan Pengurus Yayasan Tarbiyatsshibyan (YATSHI) masa bakti 2026–2031. Acara ini berlangsung khidmat pada puncak peringatan Milad YATSHI di kompleks yayasan, Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Kamis (18/6/2026).

Tragedi Muara Pasir Putih: Satu Wisatawan Ditemukan Tewas, Tim SAR Perluas Area Pencarian

20 Juni 2026 - 13:38 WIB

Pantauan udara memperlihatkan aktivitas Tim SAR gabungan yang tengah mendaratkan perahu karet LCR (Landing Craft Rubber) di bibir pantai pesisir Muara Sungai Pasir Putih, Kawasan Konservasi Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Sabtu (20/6). Tampak personel Basarnas bersama unsur aparat dan warga setempat berkerumun di sekitar perahu seusai mengevakuasi jasad korban Ahmad Efendi (36) dan tengah bersiaga untuk melanjutkan operasi pencarian satu korban lainnya yang masih dinyatakan hilang terseret arus.

Perkuat Jaring Pengaman Sosial, Pemkab Sukabumi Lindungi 417 Pekerja Rentan Melalui BPJS Ketenagakerjaan dari Dana DBHCHT

20 Juni 2026 - 11:34 WIB

(Pelabuhanratu, Sukabumi) – Bupati Sukabumi H. Asep Japar (dua dari kiri) secara simbolis menyerahkan plakat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi 417 pekerja rentan kepada Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi, Alpian (tiga dari kiri). Penyerahan yang didanai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) TA 2026 ini disaksikan oleh Wakil Bupati, Sekda, dan pejabat lainnya dalam Rapat Dinas Bulan Juni 2026 yang berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Selasa (17/6/2026).

Petaka Liburan di Muara Cipanarikan: Ayah Ditemukan Tewas Terseret Ombak, Sang Anak Masih Misteri

20 Juni 2026 - 11:09 WIB

Tim gabungan memindahkan kantong jenazah Ahmad Efendi (36), wisatawan asal Bogor yang ditemukan tewas setelah terseret arus, dari perahu karet di Pantai Pasir Putih, Sukabumi, pada Sabtu (20/6/2026) pagi.

Tak Tunggu Program Rutilahu: Warga dan Forkopimcam Purabaya Swadaya Bangun Rumah Mak Mimin

19 Juni 2026 - 19:21 WIB

Anggota TNI dari Posramil Purabaya turun langsung membaur bersama unsur masyarakat dan relawan saat membongkar dan membersihkan lahan bekas gubuk reyot milik Mak Mimin di Kampung Cinangka, Desa Cimerang, Jumat (19/6/2026).

Truk Box Tertabrak KA Pangrango di Cibadak Sukabumi, Dua Warga Turut Menjadi Korban

19 Juni 2026 - 18:49 WIB

Warga dan petugas mengevakuasi area perlintasan sebidang setelah truk box bernomor polisi F 8364 TE tertabrak Kereta Api Pangrango di Karangtengah, Cibadak, Sukabumi, Jumat (19/6/2026). Truk terpental dan menyambar seorang pengendara motor serta warga lainnya.
Trending di Sukabumi