Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 2 Okt 2025 13:20 WIB

Lilitan Ekonomi Diduga Pemicu Aksi Bunuh Diri di Jalur KA Sukabumi-Bogor


					Aparat kepolisian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi penemuan jasad seorang pria yang tewas tertabrak kereta di Cisaat, Sukabumi, Kamis (2/10/2025). Polisi menduga korban mengakhiri hidupnya karena himpitan masalah ekonomi dan pekerjaan. Perbesar

Aparat kepolisian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi penemuan jasad seorang pria yang tewas tertabrak kereta di Cisaat, Sukabumi, Kamis (2/10/2025). Polisi menduga korban mengakhiri hidupnya karena himpitan masalah ekonomi dan pekerjaan.

JENTERANEWS.com – Seorang pria berusia 41 tahun, yang diidentifikasi hanya dengan inisial A, ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan setelah tertabrak Kereta Api (KA) Pangrango jurusan Sukabumi–Bogor. Peristiwa tragis ini terjadi di Kampung Bojongloa, Desa Sukamantri, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (2/10/2025) pagi.

Korban, yang berprofesi sebagai buruh harian lepas asal Kampung Bojong Nangka, Desa Babakan, Kecamatan Cisaat, ditemukan tak bernyawa dengan kondisi luka berat, termasuk pecah kepala dan bagian tubuh terpisah, tergeletak di jalur rel kereta api.

Kecelakaan maut tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 05.20 WIB. Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, AKP Astuty Setyaningsih, menjelaskan bahwa informasi awal diterima dari masinis KA Pangrango nomor 223 setibanya di Stasiun Cisaat.

“Masinis Kereta Api Pangrango nomor 223 yang tiba di Stasiun Cisaat dari arah Sukabumi memberi tahu ada kejadian tertabrak kereta di sekitar pintu kereta Sukamantri ke arah barat. Satpam stasiun lalu diperintahkan memeriksa lokasi,” terang Astuty saat dikonfirmasi, Kamis (2/10/2025).

Satpam Stasiun Cisaat yang melakukan pengecekan segera menemukan jasad korban dan melaporkan temuan tersebut kepada pihak stasiun serta Polsek Cisaat. Tak lama berselang, petugas piket bersama anggota Polsek Cisaat dan Unit Laka Lantas Polres Sukabumi Kota langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi.

Penyelidikan awal yang dilakukan pihak kepolisian mengarah pada dugaan bunuh diri. Hal ini didukung oleh keterangan dari sejumlah saksi, termasuk mantan istri korban berinisial EN, dan warga sekitar bernama MM.

Dari keterangan para saksi, diketahui bahwa korban A sebelumnya pernah menyampaikan niat untuk mengakhiri hidupnya. Bahkan, korban disebut beberapa kali kedapatan mencoba berbaring di jalur rel kereta api sebelum insiden nahas ini terjadi.

“Diduga korban dengan sengaja terbaring di rel saat kereta melintas, karena adanya permasalahan pekerjaan dan ekonomi,” jelas AKP Astuty.

Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi untuk pemeriksaan lebih lanjut sambil menunggu pihak keluarga. Polisi telah memeriksa saksi-saksi dan mengamankan lokasi kejadian untuk melengkapi proses penyelidikan.(*)


Reporter: Joko 

Redaktur : Hamjah


Artikel ini telah dibaca 70 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Tragedi Berdarah di Pesisir Ujunggenteng: Aksi ‘Test Drive’ Berujung Maut, Satu Pengendara Tewas

13 April 2026 - 17:59 WIB

Suasana di lokasi kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas tragis di pesisir Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Sukabumi, pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Tampak kerumunan warga berkumpul di area kejadian, sementara puing-puing kendaraan dan jejak ban terlihat jelas di pasir basah. Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor dan diduga dipicu oleh aksi balap liar ini merenggut nyawa Agus Gunawan (29) dan menyebabkan Angga (19) luka berat. (Tangkapan layar video warga)

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Tragis, Petani Lansia di Sukabumi Ditemukan Tewas Tertimpa Pohon Bambu di Kebunnya

23 Maret 2026 - 17:25 WIB

jenazah petani Saep (74) ditemukan. Area rimbun dengan semak dan rumpun bambu terlihat di kedua sisi. Gambar tersebut menampilkan sensor buram (blurred) di bagian tengah, yang menutupi detail jenazah korban yang ditemukan tergeletak di tengah dedaunan. Penemuan ini terjadi pada Senin (23/3) setelah korban dilaporkan hilang selama beberapa hari.

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Sagaranten Ludes Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya

3 Maret 2026 - 16:01 WIB

Warga dan petugas pemadam kebakaran (Damkar), meninjau puing-puing rumah yang ludes terbakar di Kampung Bojong Lingkung, Desa Sinar Bentang, Kecamatan Sagaranten. Kebakaran yang melanda pada Selasa (3/3/2025)

Begal Sadis Beraksi di Parungkuda Sukabumi: Suami Dibacok di Depan Istri, Motor Raib

18 Februari 2026 - 20:27 WIB

Ilustrasi
Trending di Peristiwa