JENTERANEWS.com – Misteri identitas sesosok mayat pria yang ditemukan mengambang di aliran Sungai Cikaso, tepatnya di Leuwi Mariuk, Kampung Jabir, Desa Neglasari, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (11/10/2025) sore, akhirnya menemukan titik terang. Korban teridentifikasi sebagai Medi (40), warga Kampung Galumpit, Desa Sukamukti, Kecamatan Waluran, yang telah hilang selama dua pekan.
Korban diketahui merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang telah mengalami depresi selama 15 tahun terakhir dan juga memiliki riwayat penyakit epilepsi.
Konfirmasi mengenai identitas korban disampaikan langsung oleh Kepala Desa Sukamukti, Usep Firdaos. Ia membenarkan bahwa jasad tersebut adalah warganya setelah mendapatkan informasi awal dari pihak Kepolisian Resor Sukabumi.
“Betul, itu warga kami bernama Medi, usia sekitar 40 tahun. Dari keterangan keluarganya, almarhum sudah lama mengalami depresi atau gangguan jiwa, kurang lebih 15 tahun. Ia juga menderita epilepsi,” ujar Usep saat dihubungi pada Minggu (12/10/2025).
Menurut keterangan pihak keluarga yang disampaikan Usep, Medi telah meninggalkan rumah sejak dua minggu sebelum ditemukan meninggal dunia. Sebelum mengalami depresi, Medi diketahui pernah menikah namun kemudian bercerai dan tidak memiliki keturunan.
Pihak keluarga, kata Usep, sudah berupaya mencari keberadaan Medi ke berbagai tempat. Kebiasaan korban yang sering pergi dari rumah namun selalu kembali membuat keluarga tidak segera melapor ke pihak berwajib saat ia tak kunjung pulang kali ini.
“Biasanya kalau keluar rumah, dia pulang lagi. Tapi kali ini tidak kembali. Dulu juga pernah tidak pulang beberapa hari, namun akhirnya ditemukan dan dijemput menggunakan ambulans. Pihak keluarga sudah mencarinya ke mana-mana, namun memang tidak lapor ke pihak polisi,” jelas Usep.
Saat ini, keluarga korban telah bertolak menuju RSUD Sekarwangi untuk melakukan identifikasi akhir dan menjemput jenazah.
“Tadi sore (Minggu), ibu dan kakaknya sudah berangkat ke RS Sekarwangi bersama perangkat desa menggunakan ambulans desa,” tambahnya.
Diberitakan sebelumnya, penemuan mayat tanpa identitas ini sempat menggegerkan warga sekitar pada Sabtu sore sekitar pukul 17.00 WIB. Kapolsek Purabaya, Iptu Ruskan Hermawan, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 18.00 WIB.
“Petugas langsung menuju lokasi bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Purabaya dan warga untuk melakukan evakuasi,” ujar Ruskan.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban yang saat itu masih berstatus Mr. X.
“Korban berjenis kelamin laki-laki, diperkirakan berusia sekitar 40 tahun, berkulit sawo matang, rambut lurus, dan berperawakan sedang. Saat ditemukan mengenakan kaus biru dan celana pendek hitam,” pungkasnya.(*)
Reporter: Oto Iskandar
Redaktur: Hamjah















