Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 13 Okt 2025 07:23 WIB

Teka-teki Mayat di Leuwi Mariuk Terungkap, Korban Warga Waluran yang Hilang Dua Pekan


					Tim gabungan Polsek Purabaya bersama tenaga kesehatan dan warga mengevakuasi jasad pria tanpa identitas (Mr. X) dari aliran Sungai Cikaso, Lewi Mariuk, Sukabumi, pada Sabtu (11/10). Jasad tersebut dibawa ke RSUD Sekarwangi untuk kepentingan otopsi dan identifikasi. Perbesar

Tim gabungan Polsek Purabaya bersama tenaga kesehatan dan warga mengevakuasi jasad pria tanpa identitas (Mr. X) dari aliran Sungai Cikaso, Lewi Mariuk, Sukabumi, pada Sabtu (11/10). Jasad tersebut dibawa ke RSUD Sekarwangi untuk kepentingan otopsi dan identifikasi.

JENTERANEWS.com – Misteri identitas sesosok mayat pria yang ditemukan mengambang di aliran Sungai Cikaso, tepatnya di Leuwi Mariuk, Kampung Jabir, Desa Neglasari, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (11/10/2025) sore, akhirnya menemukan titik terang. Korban teridentifikasi sebagai Medi (40), warga Kampung Galumpit, Desa Sukamukti, Kecamatan Waluran, yang telah hilang selama dua pekan.

Korban diketahui merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang telah mengalami depresi selama 15 tahun terakhir dan juga memiliki riwayat penyakit epilepsi.

Konfirmasi mengenai identitas korban disampaikan langsung oleh Kepala Desa Sukamukti, Usep Firdaos. Ia membenarkan bahwa jasad tersebut adalah warganya setelah mendapatkan informasi awal dari pihak Kepolisian Resor Sukabumi.

“Betul, itu warga kami bernama Medi, usia sekitar 40 tahun. Dari keterangan keluarganya, almarhum sudah lama mengalami depresi atau gangguan jiwa, kurang lebih 15 tahun. Ia juga menderita epilepsi,” ujar Usep saat dihubungi pada Minggu (12/10/2025).

Menurut keterangan pihak keluarga yang disampaikan Usep, Medi telah meninggalkan rumah sejak dua minggu sebelum ditemukan meninggal dunia. Sebelum mengalami depresi, Medi diketahui pernah menikah namun kemudian bercerai dan tidak memiliki keturunan.

Pihak keluarga, kata Usep, sudah berupaya mencari keberadaan Medi ke berbagai tempat. Kebiasaan korban yang sering pergi dari rumah namun selalu kembali membuat keluarga tidak segera melapor ke pihak berwajib saat ia tak kunjung pulang kali ini.

“Biasanya kalau keluar rumah, dia pulang lagi. Tapi kali ini tidak kembali. Dulu juga pernah tidak pulang beberapa hari, namun akhirnya ditemukan dan dijemput menggunakan ambulans. Pihak keluarga sudah mencarinya ke mana-mana, namun memang tidak lapor ke pihak polisi,” jelas Usep.

Saat ini, keluarga korban telah bertolak menuju RSUD Sekarwangi untuk melakukan identifikasi akhir dan menjemput jenazah.

“Tadi sore (Minggu), ibu dan kakaknya sudah berangkat ke RS Sekarwangi bersama perangkat desa menggunakan ambulans desa,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, penemuan mayat tanpa identitas ini sempat menggegerkan warga sekitar pada Sabtu sore sekitar pukul 17.00 WIB. Kapolsek Purabaya, Iptu Ruskan Hermawan, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 18.00 WIB.

“Petugas langsung menuju lokasi bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Purabaya dan warga untuk melakukan evakuasi,” ujar Ruskan.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban yang saat itu masih berstatus Mr. X.

“Korban berjenis kelamin laki-laki, diperkirakan berusia sekitar 40 tahun, berkulit sawo matang, rambut lurus, dan berperawakan sedang. Saat ditemukan mengenakan kaus biru dan celana pendek hitam,” pungkasnya.(*)


Reporter: Oto Iskandar 

Redaktur: Hamjah


 

Artikel ini telah dibaca 57 kali

Baca Lainnya

Tragedi Berdarah di Pesisir Ujunggenteng: Aksi ‘Test Drive’ Berujung Maut, Satu Pengendara Tewas

13 April 2026 - 17:59 WIB

Suasana di lokasi kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas tragis di pesisir Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Sukabumi, pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Tampak kerumunan warga berkumpul di area kejadian, sementara puing-puing kendaraan dan jejak ban terlihat jelas di pasir basah. Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor dan diduga dipicu oleh aksi balap liar ini merenggut nyawa Agus Gunawan (29) dan menyebabkan Angga (19) luka berat. (Tangkapan layar video warga)

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Tragis, Petani Lansia di Sukabumi Ditemukan Tewas Tertimpa Pohon Bambu di Kebunnya

23 Maret 2026 - 17:25 WIB

jenazah petani Saep (74) ditemukan. Area rimbun dengan semak dan rumpun bambu terlihat di kedua sisi. Gambar tersebut menampilkan sensor buram (blurred) di bagian tengah, yang menutupi detail jenazah korban yang ditemukan tergeletak di tengah dedaunan. Penemuan ini terjadi pada Senin (23/3) setelah korban dilaporkan hilang selama beberapa hari.

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Sagaranten Ludes Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya

3 Maret 2026 - 16:01 WIB

Warga dan petugas pemadam kebakaran (Damkar), meninjau puing-puing rumah yang ludes terbakar di Kampung Bojong Lingkung, Desa Sinar Bentang, Kecamatan Sagaranten. Kebakaran yang melanda pada Selasa (3/3/2025)

Begal Sadis Beraksi di Parungkuda Sukabumi: Suami Dibacok di Depan Istri, Motor Raib

18 Februari 2026 - 20:27 WIB

Ilustrasi
Trending di Peristiwa