Menu

Mode Gelap

Bencana · 15 Okt 2025 17:35 WIB

Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran, Warung Sembako di Gegerbitung Hangus Tak Bersisa


					Warga dan petugas memeriksa puing-puing warung sembako milik Enur (55) di Kampung Caringin, Kecamatan Gegerbitung, yang hangus terbakar pada Selasa malam (14/10/2025). Kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik ini menghanguskan seluruh isi warung dengan taksiran kerugian mencapai Rp50 juta. Perbesar

Warga dan petugas memeriksa puing-puing warung sembako milik Enur (55) di Kampung Caringin, Kecamatan Gegerbitung, yang hangus terbakar pada Selasa malam (14/10/2025). Kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik ini menghanguskan seluruh isi warung dengan taksiran kerugian mencapai Rp50 juta.

JENTERANEWS.com – Suasana malam yang tenang di Kampung Caringin, Desa Caringin, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, berubah menjadi kepanikan saat si jago merah melalap sebuah warung sembako pada Selasa malam, 14 Oktober 2025. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.21 WIB itu menghanguskan seluruh bangunan milik Enur (55), menyisakan kerugian material yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Gegerbitung, Ofieq, mengungkapkan bahwa kebakaran diduga kuat berasal dari arus pendek listrik atau korsleting. Menurut laporan yang diterimanya, api pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Asep (35) yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.

“Saksi melihat ada percikan api dari dalam warung. Tak lama kemudian, api dengan cepat membesar dan membakar seluruh bagian bangunan beserta isinya,” jelas Ofieq saat dikonfirmasi pada Rabu (15/10/2025).

Kobaran api yang membesar dengan cepat sontak membuat warga sekitar panik. Mereka berhamburan keluar rumah dan secara spontan bahu-membahu mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Sebagian warga bahkan mengerahkan mesin pompa air (alkon) untuk menyemprotkan air dari sumur terdekat, sebuah upaya heroik untuk mencegah api menjalar ke permukiman padat penduduk.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Namun, pemilik warung harus menanggung kerugian yang tidak sedikit. “Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian material yang cukup besar, kami perkirakan mencapai Rp50 juta,” ujar Ofieq.

Upaya penanganan di lokasi berlangsung cepat berkat sinergi berbagai pihak. Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Gegerbitung, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) turut serta dalam proses pemadaman dan pengamanan. Tim pemadam kebakaran dari Unit Sukaraja juga dikerahkan untuk memastikan api benar-benar padam.

Untuk mencegah risiko lebih lanjut, petugas dari PLN Unit Cilangla segera tiba di lokasi untuk memutus sementara aliran listrik di area tersebut.

Pasca-kejadian, pemerintah desa setempat bersama warga mulai menggalang bantuan untuk meringankan beban korban. Kebutuhan mendesak saat ini meliputi bahan bangunan untuk mendirikan kembali warung serta logistik dasar untuk keperluan sehari-hari.

“Kami terus memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi arus pendek listrik, terutama dengan memeriksa instalasi dan mencabut peralatan elektronik yang tidak digunakan di malam hari,” tutup Ofieq. (*)

Editor : Mia

Artikel ini telah dibaca 32 kali

Baca Lainnya

Anggota DPRD Sukabumi H. Loka Tresnajaya Apresiasi Purna Tugas Camat Cicurug dalam Momentum Halal Bihalal

30 April 2026 - 18:36 WIB

Suasana hangat saat penyampaian sambutan dalam acara Halal Bihalal sekaligus Pengantar Purna Tugas Camat Cicurug, Judi Budimansjah, S.IP., A.Kp., di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Kamis (30/4/2026). Acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pemberian penghormatan atas dedikasi pengabdian beliau di wilayah tersebut.

Susun Baseline RP3KP, Pemkab Sukabumi Targetkan Penataan Kawasan Kumuh Tuntas 2027

22 April 2026 - 18:30 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah), didampingi pejabat terkait dari Dinas Perkim saat memberikan pengarahan dalam rapat pembahasan Baseline Dokumen Rencana Pembangunan Pengembangan Perumahan Kawasan Pemukiman (RP3KP) di Pendopo Sukabumi. Pertemuan ini bertujuan untuk menghimpun masukan dari berbagai pihak guna menghasilkan dokumen yang komprehensif bagi pembangunan daerah.

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang, Satu Warga Sukamaju Tewas Tertimbun

16 April 2026 - 20:24 WIB

Petugas gabungan meninjau lokasi tanah longsor yang menimbun area permukiman warga di Kampung Gria Sukamaju, Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (16/4/2026) sore.

Baru Tiga Bulan Diresmikan, Jembatan Darurat di Nyalindung Sukabumi Hanyut Diterjang Arus Deras

15 April 2026 - 07:21 WIB

Kerangka jembatan darurat berbahan bambu di Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, tampak terseret dan tersangkut di aliran sungai yang meluap setelah diguyur hujan deras, Selasa (14/4/2026). Jembatan ini, yang baru berusia kurang dari tiga bulan, kini putus total dan tidak bisa digunakan.

Diterjang Longsor dan Banjir Bandang, Akses Sukabumi-Sagaranten Terapkan Buka-Tutup

14 April 2026 - 16:54 WIB

petugas gabungan, yang terdiri dari personel Dinas Pekerjaan Umum (PU) Wilayah II dan relawan setempat, berupaya keras menyingkirkan material batu dan lumpur yang menyumbat sebagian ruas jalan provinsi Sukabumi-Sagaranten di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/4/2026)

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Terluka

12 April 2026 - 09:19 WIB

Kondisi salah satu rumah warga di Kampung Gria Sukamaju, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, yang hancur usai diterjang material tebing longsor, Sabtu (11/4/2026). Tingginya intensitas hujan memicu longsoran tebing setinggi 7 meter yang menjebol dinding rumah dan menyebabkan satu orang terluka. (Foto: Dok. P2BK Sukalarang)
Trending di Bencana