JENTERANEWS.com – Proyek pembangunan jalan di Kampung Erpah RT 18/03, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, menuai sorotan tajam dari warga setempat. Pasalnya, proyek yang dikerjakan oleh CV. ZAKARIA dengan nilai kontrak Rp 99.021.000,00 itu diduga dikerjakan asal-asalan dan tidak sesuai spesifikasi.
Kualitas pengerjaan yang buruk terlihat jelas pada kondisi fisik jalan. Material berupa batu dan pasir yang digunakan sebagai lapisan permukaan tidak memiliki perekat yang kuat. Warga menduga adukan material tersebut tidak menggunakan aspal atau bahan perekat lain yang memadai.
Kondisi ini dibuktikan dengan sangat mudahnya material jalan tersebut mengelupas. “Hanya diguar oleh tangan saja bahan materialnya itu langsung mengelupas,” ungkap seorang warga di lokasi, menunjukkan betapa rapuhnya lapisan jalan tersebut.
Melihat kondisi yang memprihatinkan ini, Ketua Karang Taruna Desa Padasenang, Misbah, menyayangkan kualitas pengerjaan proyek yang jauh dari harapan. Menurutnya, proyek yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2025 seharusnya memiliki kualitas yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami sangat menyayangkan pengerjaan yang sangat jelek ini. Anggaran dari pemerintah seharusnya dimanfaatkan untuk membangun infrastruktur yang layak dan tahan lama bagi masyarakat, bukan seperti ini,” tegas Misbah, Kamis (16/10/2025).
Misbah berharap agar pihak terkait segera turun tangan untuk menindaklanjuti temuan ini. “Kami berharap Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Sukabumi selaku penanggung jawab proyek segera melakukan inspeksi dan evaluasi. Kontraktor pelaksana, yaitu CV. ZAKARIA, harus bertanggung jawab untuk memperbaiki jalan ini sesuai dengan standar yang semestinya,” ujarnya.
Berdasarkan data pada papan informasi proyek, pekerjaan ini berada di bawah pengawasan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sukabumi. Proyek dengan nomor SPK 000.3.2/E111/SPK/Bid.PB/DPKP/VIII/2025 ini memiliki waktu pelaksanaan selama 45 hari kalender.
Warga Desa Padasenang kini menanti tindakan tegas dari pemerintah daerah agar uang rakyat yang digunakan untuk pembangunan tidak sia-sia dan infrastruktur yang dihasilkan benar-benar bermanfaat dalam jangka panjang. Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana maupun dinas terkait belum memberikan keterangan resmi.(*)
(Hamjah)
Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















