Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 16 Okt 2025 15:45 WIB

Diduga Jadi Bancakan? Baru Seumur Jagung, Jalan Rp 99 Juta di Cidadap Hancur Lebur


					Seorang warga menunjukkan material jalan di Kampung Erpah, Desa Padasenang, Cidadap, yang mudah mengelupas hanya dengan dicongkel tangan. Proyek jalan senilai Rp 99 juta oleh CV. ZAKARIA yang dibiayai APBD 2025 ini diduga dikerjakan asal-asalan, memicu protes keras dari warga setempat. Perbesar

Seorang warga menunjukkan material jalan di Kampung Erpah, Desa Padasenang, Cidadap, yang mudah mengelupas hanya dengan dicongkel tangan. Proyek jalan senilai Rp 99 juta oleh CV. ZAKARIA yang dibiayai APBD 2025 ini diduga dikerjakan asal-asalan, memicu protes keras dari warga setempat.

JENTERANEWS.com – Proyek pembangunan jalan di Kampung Erpah RT 18/03, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, menuai sorotan tajam dari warga setempat. Pasalnya, proyek yang dikerjakan oleh CV. ZAKARIA dengan nilai kontrak Rp 99.021.000,00 itu diduga dikerjakan asal-asalan dan tidak sesuai spesifikasi.

Kualitas pengerjaan yang buruk terlihat jelas pada kondisi fisik jalan. Material berupa batu dan pasir yang digunakan sebagai lapisan permukaan tidak memiliki perekat yang kuat. Warga menduga adukan material tersebut tidak menggunakan aspal atau bahan perekat lain yang memadai.

Kondisi ini dibuktikan dengan sangat mudahnya material jalan tersebut mengelupas. “Hanya diguar oleh tangan saja bahan materialnya itu langsung mengelupas,” ungkap seorang warga di lokasi, menunjukkan betapa rapuhnya lapisan jalan tersebut.

Melihat kondisi yang memprihatinkan ini, Ketua Karang Taruna Desa Padasenang, Misbah, menyayangkan kualitas pengerjaan proyek yang jauh dari harapan. Menurutnya, proyek yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2025 seharusnya memiliki kualitas yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami sangat menyayangkan pengerjaan yang sangat jelek ini. Anggaran dari pemerintah seharusnya dimanfaatkan untuk membangun infrastruktur yang layak dan tahan lama bagi masyarakat, bukan seperti ini,” tegas Misbah, Kamis (16/10/2025).

Misbah berharap agar pihak terkait segera turun tangan untuk menindaklanjuti temuan ini. “Kami berharap Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Sukabumi selaku penanggung jawab proyek segera melakukan inspeksi dan evaluasi. Kontraktor pelaksana, yaitu CV. ZAKARIA, harus bertanggung jawab untuk memperbaiki jalan ini sesuai dengan standar yang semestinya,” ujarnya.

Berdasarkan data pada papan informasi proyek, pekerjaan ini berada di bawah pengawasan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sukabumi. Proyek dengan nomor SPK 000.3.2/E111/SPK/Bid.PB/DPKP/VIII/2025 ini memiliki waktu pelaksanaan selama 45 hari kalender.

Warga Desa Padasenang kini menanti tindakan tegas dari pemerintah daerah agar uang rakyat yang digunakan untuk pembangunan tidak sia-sia dan infrastruktur yang dihasilkan benar-benar bermanfaat dalam jangka panjang. Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana maupun dinas terkait belum memberikan keterangan resmi.(*)

(Hamjah)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 106 kali

Baca Lainnya

Diduga Ulah Oknum, 700 Meter Persegi Lahan Perhutani di Cidadap Sukabumi Hangus Terbakar

5 September 2026 - 19:57 WIB

Pantauan kobaran api yang melahap area Perkebunan Kayu Putih di Blok 87 Perhutani, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (5/9/2026) malam. Api yang meluas hingga 700 meter persegi akibat faktor angin dan lahan kering tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan pada pukul 19.30 WIB. (Foto: Dok. P2BK/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Pemdes Mekarjaya Sukabumi Salurkan BLT Dana Desa Periode Juli-Agustus kepada 50 KPM

3 September 2026 - 10:20 WIB

Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9).

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca