JENTERANEWS.com– Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfo) terus mematangkan langkah menuju digitalisasi pelayanan publik yang terintegrasi. Sebagai bentuk komitmen tersebut, Diskominfo menggelar Diskusi Kelompok Terarah (FGD) sekaligus Ekspose Hasil Penyusunan Arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Tingkat Kabupaten Sukabumi Tahun 2025.
Kegiatan strategis ini dilaksanakan di Aula Dinas Perhubungan, Cikembar, pada Jumat (19/12), dan dihadiri oleh berbagai elemen perencana dari seluruh Perangkat Daerah.
Penyusunan Arsitektur SPBE ini menjadi fondasi krusial dalam pembangunan layanan pemerintah digital. Pemerintah Kabupaten Sukabumi menargetkan terciptanya layanan inovatif yang tidak hanya cepat, tetapi juga mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Langkah ini sejalan dengan visi mewujudkan birokrasi yang lincah dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) Diskominfo Kabupaten Sukabumi, Febrian Gumilang, menegaskan bahwa forum ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian diskusi sebelumnya terkait peta rencana pemerintahan digital.
Dalam keterangannya, Febrian menjelaskan urgensi dari ekspose hasil akhir ini.
“Tujuan kegiatan hari ini adalah untuk memaparkan hasil akhir Penyusunan Arsitektur SPBE Tingkat Kabupaten Sukabumi Tahun 2025. Hal ini penting untuk memastikan bahwa arsitektur yang disusun selaras dengan kebutuhan daerah serta menjamin layanan digital yang terintegrasi sesuai dengan standar nasional,” ujar Febrian.
Dalam kegiatan tersebut, turut dilakukan penyerahan simbolis dokumen Laporan Akhir Penyusunan Arsitektur SPBE, yang menandai kesiapan pemerintah daerah dalam mengimplementasikan peta jalan digital tahun mendatang.
Kesuksesan transformasi digital tidak dapat dicapai secara parsial. Oleh karena itu, acara ini melibatkan partisipasi aktif dari para pejabat yang menangani perencanaan, pejabat fungsional perencana, serta analis kebijakan publik dari seluruh Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.
Keterlibatan lintas sektor ini diharapkan dapat menciptakan kesepahaman dan sinergi dalam mengeksekusi program-program digitalisasi, sehingga dampaknya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat Kabupaten Sukabumi pada tahun 2025 dan seterusnya.(HJM)















