Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 21 Apr 2026 18:53 WIB

Hujan Deras Picu Longsor di Jalur Provinsi Cimaja-Cibareno Sukabumi, Tim Gabungan Lakukan Pembersihan Cepat


					Material longsor dan pohon tumbang menutupi jalur Cimaja-Cibareno akibat hujan lebat pada Selasa (21/4/2026). Gambar menunjukkan kondisi jalan yang terhalang total, sementara hujan masih mengguyur. Di latar depan, tampak sepeda motor petugas dan seorang dengan penutup kepala bermotif pisang yang unik sedang mengamati situasi. Tim URC Bima Sakti langsung dikerahkan untuk pembersihan. Perbesar

Material longsor dan pohon tumbang menutupi jalur Cimaja-Cibareno akibat hujan lebat pada Selasa (21/4/2026). Gambar menunjukkan kondisi jalan yang terhalang total, sementara hujan masih mengguyur. Di latar depan, tampak sepeda motor petugas dan seorang dengan penutup kepala bermotif pisang yang unik sedang mengamati situasi. Tim URC Bima Sakti langsung dikerahkan untuk pembersihan.

JENTERANEWS.com — Bencana tanah longsor melanda ruas jalan provinsi di kawasan Kampung Cicadas, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026) sore. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB ini dipicu oleh hujan dengan intensitas lebat yang terus mengguyur wilayah tersebut.

Berdasarkan laporan awal dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cisolok, Andri Firmansah, material longsoran dari tebing di pinggir jalan berdampak pada akses jalur Cimaja-Cibareno, tepatnya di RT 01/01, Desa Cicadas.

Meskipun longsor terjadi di jalur vital, pihak berwenang memastikan tidak ada korban dalam insiden tersebut. “Dapat dipastikan bahwa tidak ada korban jiwa, luka-luka, maupun warga yang harus mengungsi akibat kejadian ini,” jelas Andri dalam keterangan tertulisnya.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, tim gabungan langsung bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan. Tim yang terlibat meliputi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkompincam) Cisolok, P2BK, Babinsa, Bhabinkamtibmas, aparatur desa, serta masyarakat setempat.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi cuaca di lokasi kejadian dilaporkan masih diguyur hujan dengan intensitas sedang. Sementara itu, evakuasi dan pembersihan material longsor dari badan jalan sedang dilakukan secara intensif oleh Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Bina Marga atau Tim Bima Sakti.

Mengingat kondisi cuaca yang belum stabil, petugas P2BK Cisolok terus memperkuat koordinasi dengan lintas instansi, termasuk perangkat desa, pihak kecamatan, Koramil, dan Polsek setempat. Langkah preventif juga dilakukan dengan memberikan edukasi langsung kepada masyarakat.

“Kami telah melakukan asesmen di lokasi kejadian dan memberikan imbauan kepada warga sekitar serta pengguna jalan untuk selalu waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama saat hujan kembali turun,” tambah laporan tersebut.

Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menegaskan bahwa data ini merupakan informasi awal. Pihaknya akan terus memantau situasi dan memperbarui data sesuai dengan perkembangan evakuasi di lapangan.

Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat atau ingin melaporkan kejadian serupa di wilayah Kabupaten Sukabumi, dapat menghubungi Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi di nomor telepon/faks (0266) 6323717 atau mengakses situs web resmi di https://www.bpbd.sukabumikab.com.


Artikel ini telah dibaca 18 kali

Baca Lainnya

Tinjau Pasar Cisaat Sukabumi, Perum BULOG Pastikan Stabilitas Harga Pangan Pasca-Iduladha

30 Mei 2026 - 13:10 WIB

Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani (mengenakan topi dan rompi) saat berdialog dengan pedagang dan mengecek langsung kualitas komoditas pangan di Pasar Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (30/5/2026).

Teror Babi Hutan di Cidolog: Saat Ambisi Ketahanan Pangan Lumat oleh Kerusakan Ekologis

30 Mei 2026 - 09:00 WIB

Tim gabungan dari BPP Cidolog, Perbakin, dan perwakilan petani setempat menunjukkan kekompakan sebelum atau setelah penyisiran di medan terjal Cidolog, Sukabumi. Foto ini menangkap momen kolaborasi nyata antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya mendesak untuk menghentikan kerusakan masif lahan pertanian—terutama ladang jagung dan komoditas hortikultura—akibat invasi babi hutan yang dipicu alih fungsi lahan hutan di hulu.

Waspada Penipuan Dapur Makan Bergizi Gratis, BGN Tegaskan Proses SPPG Bebas Biaya

29 Mei 2026 - 22:23 WIB

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) RI, Sony Sonjaya (tengah), didampingi oleh jajaran kepolisian, memberikan keterangan pers terkait dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan berkedok penentuan titik lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta, Jumat. Dalam keterangannya, BGN menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan dan verifikasi dapur untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepenuhnya bersifat transparan dan tidak dipungut biaya.

Wujudkan Pendidikan Bebas Kekerasan, Pemkab Sukabumi Resmi Bentuk Pokja BSAN Lintas Sektor

29 Mei 2026 - 22:09 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah latar belakang), memimpin langsung Rapat Koordinasi Pembentukan Pokja Penyelenggaraan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) Lintas Sektor di Pendopo Sukabumi, Jumat (29/05/2026). Pertemuan ini menjadi langkah proaktif Pemkab Sukabumi menciptakan iklim pendidikan positif dan bebas kekerasan.

Diduga Gelapkan Dana Proyek Pembangunan Desa, Oknum Kades di Sukabumi Resmi Ditahan Polisi

29 Mei 2026 - 21:36 WIB

Diduga Gelapkan Dana Proyek Pembangunan Desa, Oknum Kades di Sukabumi Resmi Ditahan Polisi

Disdik dan Bupati Sukabumi Tegaskan Transparansi serta Integritas dalam SPMB 2026

29 Mei 2026 - 10:09 WIB

Jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi saat menghadiri acara Penandatanganan Komitmen Bersama SPMB Ramah Anak Tahun 2026. Kegiatan ini menekankan pentingnya pelaksanaan seleksi yang transparan, akuntabel, dan bebas diskriminasi demi menjamin hak pendidikan yang adil bagi seluruh calon peserta didik.
Trending di Sukabumi