Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 22 Apr 2026 19:05 WIB

Jalankan Fungsi Pengawasan, DPRD Kabupaten Sukabumi Serahkan Rekomendasi Strategis LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025


					KETUA DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali (kedua dari kiri), menjabat tangan dan menyerahkan dokumen rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025 kepada Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (tengah), pada Rapat Paripurna di ruang sidang utama, Palabuhanratu, Selasa (21/4/2026). Penyerahan dokumen ini disaksikan oleh Wakil Bupati H. Andreas (paling kiri) dan pimpinan DPRD lainnya. Perbesar

KETUA DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali (kedua dari kiri), menjabat tangan dan menyerahkan dokumen rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025 kepada Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (tengah), pada Rapat Paripurna di ruang sidang utama, Palabuhanratu, Selasa (21/4/2026). Penyerahan dokumen ini disaksikan oleh Wakil Bupati H. Andreas (paling kiri) dan pimpinan DPRD lainnya.

JENTERANEWS.com — Sebagai wujud representasi suara rakyat dan pelaksanaan teguh fungsi pengawasan legislatif, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi secara resmi menggelar Rapat Paripurna pada Selasa (21/4/2026). Agenda utama dalam sidang bergengsi tersebut adalah penyampaian dan penyerahan rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Sukabumi Tahun Anggaran 2025.

Langkah ini menegaskan posisi sentral DPRD tidak hanya sebagai mitra kerja, tetapi juga sebagai lembaga penyeimbang (check and balance) yang secara kritis mengevaluasi jalannya roda pemerintahan di Kabupaten Sukabumi.

Bertempat di Ruang Sidang Paripurna DPRD, rapat tersebut dihadiri langsung oleh jajaran eksekutif tertinggi, yakni Bupati Sukabumi H. Asep Japar beserta Wakil Bupati H. Andreas. Rangkaian sidang diisi dengan proses pengambilan keputusan yang komprehensif, penandatanganan berita acara, hingga ditutup dengan penyerahan dokumen rekomendasi resmi dari legislatif kepada pemerintah daerah.

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, yang memimpin jalannya persidangan, memberikan penekanan tajam terhadap kedudukan rekomendasi tersebut. Ia menegaskan bahwa catatan-catatan yang diserahkan bukanlah sekadar formalitas tahunan, melainkan hasil telaah dan pembahasan mendalam seluruh fraksi dan komisi di DPRD atas kinerja eksekutif.

“Rekomendasi ini adalah bentuk evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program dan serapan anggaran selama tahun 2025. Sebagai lembaga pengawas, kami di DPRD berharap seluruh catatan dan temuan yang diberikan dapat ditindaklanjuti secara serius oleh pemerintah daerah demi perbaikan fundamental ke depan,” tegas Budi Azhar Mutawali di hadapan para peserta sidang paripurna.

Sikap tegas DPRD ini menuntut adanya perbaikan kualitas pelayanan publik, efisiensi anggaran, serta pencapaian target-target pembangunan daerah yang belum optimal pada tahun sebelumnya. Legislatif meminta eksekutif untuk menjadikan dokumen rekomendasi tersebut sebagai peta jalan evaluasi birokrasi.

Menyikapi sorotan dan rekomendasi strategis dari pihak legislatif, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menyatakan komitmen penuhnya. Ia memastikan bahwa kritik konstruktif dari DPRD akan menjadi landasan utama dalam membenahi kinerja jajarannya.

“Rekomendasi ini akan kami tindaklanjuti secara konkret sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat penyelenggaraan pemerintahan ke depan,” ungkap Bupati Asep Japar menanggapi poin-poin yang disampaikan DPRD.

Acara paripurna ini dipuncaki dengan penandatanganan berita acara dan serah terima dokumen rekomendasi LKPJ 2025. Momentum ini menjadi simbol sinergi yang kritis sekaligus konstruktif antara pihak legislatif dan eksekutif. DPRD Kabupaten Sukabumi berkomitmen akan terus mengawal tindak lanjut dari rekomendasi tersebut untuk memastikan setiap kebijakan pemerintah daerah benar-benar bermuara pada kesejahteraan masyarakat Sukabumi.(*)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

Baca Lainnya

Kebakaran Hebat Ludeskan Madrasah dan Asrama Santri Ponpes Nurul Iman di Sukabumi

17 Mei 2026 - 19:55 WIB

Kondisi bangunan madrasah dan asrama santri (kobong) di Pondok Pesantren Nurul Iman, Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, yang hangus terbakar pada Minggu (17/5/2026) sore. Tampak kobaran api masih menyala hebat dan menghanguskan sebagian besar struktur bangunan.

Pertamina Patra Niaga Tambah 5,8 Juta Tabung LPG 3 Kg Guna Antisipasi Lonjakan Konsumsi Selama Libur Panjang

17 Mei 2026 - 17:48 WIB

Gelombang PHK Kerek Klaim BPJS Ketenagakerjaan, OJK Minta Industri Asuransi Perketat Manajemen Risiko

16 Mei 2026 - 22:00 WIB

Presiden Prabowo Optimistis Sinergi MBG dan Koperasi Desa Mampu Bangkitkan Ekonomi Rakyat

16 Mei 2026 - 20:31 WIB

Presiden Prabowo Subianto (tengah) secara simbolis menekan tombol peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Program ini merupakan upaya pemerintah untuk membangkitkan ekonomi rakyat dan memperkuat pertumbuhan ekonomi desa. (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Presiden Prabowo Resmikan KDKMP Nasional; Jajaran Kodim 0622 Sukabumi Turut Hadir Virtual

16 Mei 2026 - 20:14 WIB

Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf Agung Ariwibowo (tengah) memberikan keterangan pers kepada awak media di depan Koperasi Merah Putih Desa Cimanggu, Palabuhanratu, Sabtu (16/5/2026).

Dorong Pariwisata Berbasis Masyarakat, Bupati Sukabumi Resmikan Desa Wisata Tikukur di Sukajaya

16 Mei 2026 - 17:30 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) didampingi sejumlah tokoh dan pejabat, melakukan prosesi pemotongan pita janur kuning secara simbolis untuk menandai peresmian Desa Sukajaya sebagai Desa Wisata Tikukur di Bale Tikukur, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi, Sabtu (16/5/2026). Acara peresmian ini digelar bertepatan dengan Festival Seni Budaya Tikukur 2026 sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat.
Trending di Sukabumi