Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 2 Jan 2026 19:52 WIB

Polres Sukabumi Kota Telusuri Dugaan Penyerangan di Malam Tahun Baru, Satu Korban Terancam Amputasi


					Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Rita Suwadi, saat memberikan keterangan kepada awak media di kawasan Gedung Juang 45, Jumat (2/1/2026). Rita menegaskan akan menelusuri informasi terkait empat pemuda yang menjadi korban dugaan penyerangan pada malam pergantian tahun. Perbesar

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Rita Suwadi, saat memberikan keterangan kepada awak media di kawasan Gedung Juang 45, Jumat (2/1/2026). Rita menegaskan akan menelusuri informasi terkait empat pemuda yang menjadi korban dugaan penyerangan pada malam pergantian tahun.

JENTERANEWS.com – Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi Kota memastikan akan bergerak cepat menelusuri kasus dugaan penyerangan yang menimpa empat orang pemuda pada malam pergantian tahun 2025 ke 2026. Insiden yang diduga dilakukan oleh kelompok tidak dikenal ini terjadi di kawasan strategis, hanya berjarak sekitar 100 meter dari Balai Kota Sukabumi.

Peristiwa berdarah tersebut dilaporkan terjadi di sekitar persimpangan Jalan R Syamsudin SH dengan Jalan Cikole Dalam pada Kamis (1/1/2026) dini hari.

Kepala Polres Sukabumi Kota, AKBP Rita Suwadi, menyatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi dari para korban. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa kepolisian tidak akan tinggal diam dan akan segera melakukan penyelidikan proaktif, terutama mengingat adanya informasi mengenai luka serius yang dialami korban.

“Belum ada laporan ke kita. Kalau ada laporan ya pasti kita tindaklanjuti. Oia nanti kita telusuri, akan ditelusuri,” tegas Rita saat dikonfirmasi awak media usai kegiatan di Gedung Juang 45, Jumat (2/1/2026) petang.

Respon tegas Kapolres ini muncul setelah awak media menyampaikan informasi bahwa salah satu dari empat korban yang dirawat mengalami luka parah, di mana jarinya terancam putus dan berpotensi diamputasi.

Dugaan penyerangan ini diperkuat oleh data medis dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R Syamsudin SH, Kota Sukabumi. Pihak rumah sakit membenarkan telah menerima empat pasien laki-laki dengan rentang usia 17 hingga 27 tahun pasca perayaan tahun baru.

Humas RSUD R Syamsudin SH, dr. Irfan Nugraha Triputra Irawan, mengungkapkan bahwa keempat korban tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sekitar pukul 00.30 WIB dengan berbagai kondisi luka pada anggota tubuh.

“Empat pasien ini meliputi dua kelompok; yang luka ringan artinya bisa pulang, dan yang lukanya cukup serius perlu perawatan lebih lanjut,” jelas dr. Irfan kepada wartawan di Media Centre RSUD R Syamsudin, Jumat (2/1/2026).

Hingga berita ini diturunkan, motif penyerangan dan identitas para pelaku masih dalam pendalaman pihak berwajib. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada, serta segera melaporkan ke pihak kepolisian jika mengetahui informasi terkait insiden tersebut.(*)


Laporan: Awang

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 63 kali

Baca Lainnya

Jalankan Fungsi Pengawasan, DPRD Kabupaten Sukabumi Serahkan Rekomendasi Strategis LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025

22 April 2026 - 19:05 WIB

KETUA DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali (kedua dari kiri), menjabat tangan dan menyerahkan dokumen rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025 kepada Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (tengah), pada Rapat Paripurna di ruang sidang utama, Palabuhanratu, Selasa (21/4/2026). Penyerahan dokumen ini disaksikan oleh Wakil Bupati H. Andreas (paling kiri) dan pimpinan DPRD lainnya.

Kejar PAD dan Tegakkan Aturan, DPRD Sukabumi Ultimatum Perusahaan Farmasi di Parungkuda Terkait Izin dan Tata Ruang

22 April 2026 - 18:49 WIB

Suasana rapat koordinasi jajaran pejabat dan pemangku kepentingan yang berlangsung serius di sebuah ruang pertemuan. Tampak beberapa peserta di meja rapat berbentuk U sedang menggunakan laptop untuk meninjau materi presentasi, sementara seorang pria berseragam di ujung meja memberikan arahan.

Cuaca Ekstrem Terjang Sukabumi: Sebuah Rumah Panggung di Gegerbitung Roboh, Warga Diimbau Waspada

22 April 2026 - 18:18 WIB

Petugas gabungan dari P2BK, Satpol PP, Babinsa, dan Tagana Kabupaten Sukabumi berdiri di hadapan reruntuhan rumah panggung milik Ibu Manah di Kampung Cipari, Desa Cijurey, usai melakukan peninjauan dan koordinasi lapangan terkait dampak cuaca ekstrem di wilayah Kecamatan Gegerbitung.

Hujan Deras Picu Longsor di Jalur Provinsi Cimaja-Cibareno Sukabumi, Tim Gabungan Lakukan Pembersihan Cepat

21 April 2026 - 18:53 WIB

Material longsor dan pohon tumbang menutupi jalur Cimaja-Cibareno akibat hujan lebat pada Selasa (21/4/2026). Gambar menunjukkan kondisi jalan yang terhalang total, sementara hujan masih mengguyur. Di latar depan, tampak sepeda motor petugas dan seorang dengan penutup kepala bermotif pisang yang unik sedang mengamati situasi. Tim URC Bima Sakti langsung dikerahkan untuk pembersihan.

Rapat Dinas April 2026: Bupati Sukabumi Tegaskan Kedisiplinan ASN dan Optimalisasi Pendapatan Daerah

21 April 2026 - 17:00 WIB

RAPAT DINAS. Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) memimpin Rapat Dinas Bulan April 2026 di Aula Setda Kabupaten Sukabumi, Selasa (21/4/2026). Rapat ini difokuskan pada penegakan disiplin ASN di tengah efisiensi anggaran dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Korsleting Picu Kebakaran Gardu PLN di Cikembar Sukabumi, Petugas Damkar Bertindak Cepat

21 April 2026 - 16:52 WIB

Seorang petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi dari Posko VIII Cikembar mengerahkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk memadamkan titik api akibat korsleting pada instalasi kabel gardu listrik PLN di Kampung Cibodas, Desa Kertaraharja, Cikembar, Sukabumi, Selasa (21/04/2026) pagi. Respon cepat petugas berhasil menjinakkan api dalam waktu singkat tanpa korban jiwa.
Trending di Sukabumi