JENTERANEWS.com – Sebuah insiden kebakaran menghanguskan satu unit rumah permanen di Kampung Bojongkopo RT 01/01, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (3/1/2026). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.50 WIB ini diduga kuat dipicu oleh hubungan arus pendek listrik (korsleting).
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan, Dandi Sulaeman, menjelaskan bahwa bangunan yang terbakar merupakan milik warga bernama H. Ece Sudendi. Saat api mulai berkobar, rumah tersebut diketahui dalam keadaan kosong atau sedang tidak dihuni oleh pemiliknya.
Menurut keterangan Dandi, titik api pertama kali teridentifikasi berasal dari area dapur. Kondisi rumah yang kosong membuat api dengan leluasa membesar sebelum akhirnya disadari oleh warga sekitar.
“Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh arus pendek listrik yang kemudian menjalar ke peralatan dapur serta material atap yang mudah terbakar,” ujar Dandi saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Kobaran api dengan cepat merambat, melahap struktur bangunan seluas kurang lebih 50 meter persegi. Kerusakan terparah terjadi pada bagian dapur dan atap rumah yang hangus terbakar.
Merespons kejadian tersebut, pihak P2BK Simpenan segera berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi untuk melakukan upaya pemadaman.
“Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 12.45 WIB. Kondisi terakhir di lokasi kejadian sudah aman dan terkendali,” jelas Dandi.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini mengingat rumah dalam kondisi kosong. Namun, kerugian materiil akibat kerusakan bangunan dan perabotan ditaksir mencapai Rp50 juta.
Berkaca dari peristiwa ini, Dandi Sulaeman memberikan imbauan tegas kepada masyarakat setempat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang bersumber dari instalasi kelistrikan.
“Kami mengimbau warga untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah, khususnya bangunan yang jarang atau tidak dihuni. Pastikan aliran listrik dimatikan atau dicabut dari sumbernya saat meninggalkan rumah untuk mencegah korsleting yang dapat memicu kebakaran,” pungkasnya.(*)
Laporan: Rudi
Editor: Hamja















