JENTERANEWS.com – Musibah kebakaran hebat melanda permukiman warga di Kampung Cipareang RT 034 RW 007, Desa Bantarsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (10/1/2026). Insiden yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB ini menghanguskan satu unit rumah panggung hingga rata dengan tanah.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Satpol PP Kecamatan Pabuaran, rumah yang terbakar adalah milik Bapak Hamid. Akibat kejadian ini, satu Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari lima jiwa harus kehilangan tempat tinggal.
Api pertama kali diketahui muncul dari arah kamar depan. Menurut saksi mata, pemilik rumah sempat menyadari adanya kobaran api, namun situasi berubah panik karena prioritas utama adalah menyelamatkan anak-anak yang berada di dalam rumah.
“Api tiba-tiba muncul dari kamar depan. Pemilik rumah panik berusaha menyelamatkan anaknya,” ujar sumber dari TKSK Pabuaran dalam laporannya.
Nahas, api dengan cepat menyambar tiga unit sepeda motor yang terparkir dekat titik api. Adanya bahan bakar pada kendaraan tersebut membuat kobaran api semakin membesar dan tak terkendali dalam waktu singkat, melahap seluruh bangunan rumah.
Menerima laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP Kecamatan Pabuaran, Perangkat Desa Bantarsari, P2BK, Tagana, Babinsa, Babinmas, Pospol, serta relawan TKSK langsung terjun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan pemadaman.
Berkat gotong royong warga setempat dan aparat, api berhasil dipadamkan, namun kondisi rumah mengalami rusak berat (RB). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil, termasuk bangunan rumah dan tiga sepeda motor, masih dalam proses perhitungan petugas.
Saat ini, Bapak Hamid beserta keluarganya terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat. Penyebab pasti kebakaran masih belum dapat dipastikan dan menunggu penyelidikan lebih lanjut.
Pihak kecamatan mencatat adanya kebutuhan mendesak bagi para korban, antara lain pakaian layak pakai, bahan makanan, serta material bangunan untuk membangun kembali tempat tinggal mereka.
“Kami telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk penanganan pasca-bencana dan asesmen lanjutan,” tutup laporan Tim Komisi Kecamatan Pabuaran.(*)
Kor: Mardi
Editor: Hamjah















