Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 8 Mar 2026 20:20 WIB

Sukses Digelar Sepekan, Bazar Kuliner Ramadan Sukabumi Catat Omzet Rp211 Juta, Wabup: Bukti Geliat Positif Ekonomi UMKM


					Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (tengah, berkemeja batik), berfoto bersama sejumlah pelaku UMKM dan jajaran pejabat daerah usai penyerahan hadiah pada penutupan Bazar Cullinary Ramadhan 1447 Hijriah di Lapang STISIP Widyapuri Mandiri, Cisaat, Minggu (8/3/2026). Perbesar

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (tengah, berkemeja batik), berfoto bersama sejumlah pelaku UMKM dan jajaran pejabat daerah usai penyerahan hadiah pada penutupan Bazar Cullinary Ramadhan 1447 Hijriah di Lapang STISIP Widyapuri Mandiri, Cisaat, Minggu (8/3/2026).

JENTERANEWS.com  — Pelaksanaan Bazar Cullinary Ramadhan 1447 Hijriah yang diselenggarakan di Lapang STISIP Widyapuri Mandiri, Komplek Gelanggang Cisaat, Kabupaten Sukabumi, resmi ditutup pada Minggu (8/3/2026). Berlangsung selama satu pekan, ajang yang memfasilitasi puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ini sukses mencetak perputaran uang yang signifikan, membuktikan kuatnya geliat ekonomi daerah.

Sorotan Utama Acara:

  • Total Omzet: Rp211.200.000 (Dicapai hanya dalam waktu satu pekan).

  • Peserta: 35 pelaku UMKM binaan lokal.

  • Pendapatan Harian: Rata-rata setiap UMKM meraup Rp800.000 – Rp900.000 per hari.

Acara penutupan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, dan dirangkaikan dengan penyerahan berbagai penghargaan serta hadiah perlombaan yang memeriahkan bazar.

Dalam sambutannya, H. Andreas mengapresiasi perputaran ekonomi yang dinilainya sangat luar biasa di lokasi bazar. Ia mengungkapkan bahwa perputaran harian dari 35 pelaku UMKM yang terlibat menyentuh angka Rp30 juta.

“Kalau dilihat dari geliatnya, rata-rata setiap UMKM mendapatkan penghasilan sekitar Rp800 ribu hingga Rp900 ribu. Ini luar biasa. Geliat ini menandakan UMKM di Kabupaten Sukabumi masih sangat kuat, yang juga mencerminkan kondisi ekonomi daerah yang positif. Kalau UMKM masih tumbuh, Insya Allah negara aman,” ujar H. Andreas.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menyoroti tingginya antusiasme konsumen, yang terbukti dari banyaknya pemesanan ulang (repeat order) pada berbagai stan kuliner. Menurutnya, hal ini menjadi bukti bahwa produk yang dijajakan tidak hanya sekadar hadir, tetapi memiliki cita rasa memukau yang mampu memikat lidah masyarakat.

“Semoga ke depannya ini menjadi destinasi kuliner UMKM di Sukabumi yang memiliki cita rasa khas tinggi, sekaligus menjadi pemikat bagi wisatawan. Dengan membeli produk lokal, kita secara langsung telah berpartisipasi menggerakkan roda ekonomi daerah,” tambahnya.

Dukungan penuh juga disampaikan oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sukabumi, Hj. Rina Rosmaniar Japar. Ia menegaskan bahwa bazar ini merupakan wujud nyata ikhtiar Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam memberdayakan UMKM agar “naik kelas”. Ke depannya, Dekranasda berkomitmen untuk terus memfasilitasi perluasan jejaring usaha, peningkatan kualitas produk, hingga strategi pemasaran.

“Mari kita jadikan momen ini sebagai pemicu untuk terus berinovasi sehingga produk UMKM Kabupaten Sukabumi berdaya saing tinggi. Saya selaku Ketua Dekranasda merasa bangga dan mengapresiasi para pelaku UMKM yang telah menyajikan produk terbaik, higienis, dan khas Kabupaten Sukabumi,” ungkap Hj. Rina.

Kesuksesan bazar ini diperkuat oleh data dari Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DKUKM) Kabupaten Sukabumi. Kepala DKUKM, Hj. Sri Hastuty Harahap, menyatakan bahwa animo masyarakat tetap tinggi kendati acara sempat diwarnai guyuran hujan.

“Terbukti, perputaran uang mencapai Rp211.200.000. Angka ini sangat signifikan jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya,” jelas Hj. Sri. Ia memaparkan bahwa pada perhelatan sebelumnya, dibutuhkan waktu hingga dua pekan untuk menembus omzet Rp200 juta. “Namun kali ini, cukup sepekan saja. Tentu saja, ini adalah pencapaian yang sangat positif bagi pelaku UMKM di Sukabumi,” pungkasnya.(*)

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 24 kali

Baca Lainnya

Kejari Sukabumi Tahan Delapan Pegawai Bank Pelat Merah Terkait Korupsi Kredit Fiktif Rp2,66 Miliar

30 April 2026 - 13:07 WIB

Sejumlah tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi penyaluran kredit fiktif senilai Rp2,66 miliar mengenakan rompi tahanan oranye dengan pengawalan petugas Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi. Kedelapan oknum pegawai bank pelat merah tersebut ditahan di Lapas Kelas IIA Warungkiara selama 20 hari ke depan.

Peringatan May Day 2026: Polres Sukabumi Siap Kawal 3.000 Buruh ke Jakarta, Pastikan Keselamatan dan Kondusivitas Wilayah

30 April 2026 - 10:39 WIB

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, memberikan arahan terkait pengawalan 3.000 buruh ke Jakarta jelang peringatan May Day 2026.

Buntut Kematian Tragis Bocah NS: Ayah Kandung Susul Ibu Tiri ke Balik Jeruji Besi Atas Dugaan Penelantaran

30 April 2026 - 09:32 WIB

Cegah Sekolah Ambruk, Disdik Sukabumi Instruksikan Optimalisasi Dana BOS untuk Pemeliharaan Rutin

30 April 2026 - 09:22 WIB

Puing-puing bangunan menumpuk di lantai sebuah ruang kelas yang atapnya ambruk total. Gambar ini menjadi ilustrasi dampak kerusakan parah yang ingin dicegah Disdik Sukabumi melalui imbauan pemeliharaan rutin.

Usung Advokasi “Langkah Peduli”, Pelajar SMAN 3 Sukabumi Wakili Jawa Barat di Ajang Nasional PPPI 2026

30 April 2026 - 08:59 WIB

Muhammad Akbar, siswa kelas X SMAN 3 Kota Sukabumi, terpilih sebagai wakil tunggal Putera Jawa Barat pada ajang bergengsi Putera Puteri Pelajar Indonesia (PPPI) 2026. Ia akan membawa program advokasi "Langkah Peduli" pada malam puncak penganugerahan nasional yang dijadwalkan pada 24 Juni mendatang.

Sinergi Lintas Sektor, Pemkot Sukabumi Gencarkan Program 12 PAS Guna Entaskan Kemiskinan Ekstrem

30 April 2026 - 08:48 WIB

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki (kanan) dan Wakil Wali Kota Bobby Maulana (kiri) dalam kegiatan Grebeg UMKM, sebagai bagian dari program unggulan '12 PAS' untuk menanggulangi kemiskinan ekstrem di Kota Sukabumi.
Trending di Sukabumi