Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 13 Mar 2026 10:34 WIB

Jelang Idul Fitri 1447 H, Pemkot Sukabumi Jamin Ketersediaan Pangan Meski Sejumlah Harga Komoditas Merangkak Naik


					Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki (kiri, berbaju batik dan berkacamata), didampingi seorang pedagang (kanan), sedang menunjuk dan memeriksa kondisi beras di pasar tradisional Kota Sukabumi, Kamis (12/3). Pemkot Sukabumi bersama Forkopimda melakukan peninjauan langsung untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok penting (bapokting), khususnya beras, menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Perbesar

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki (kiri, berbaju batik dan berkacamata), didampingi seorang pedagang (kanan), sedang menunjuk dan memeriksa kondisi beras di pasar tradisional Kota Sukabumi, Kamis (12/3). Pemkot Sukabumi bersama Forkopimda melakukan peninjauan langsung untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok penting (bapokting), khususnya beras, menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

JENTERANEWS.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi memastikan ketersediaan pasokan Bahan Pokok Penting (Bapokting) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah berada dalam kondisi aman dan mencukupi. Kendati demikian, seiring dengan tingginya permintaan pasar jelang hari besar keagamaan, sejumlah komoditas pangan mulai mencatatkan kenaikan harga.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menyampaikan kepastian ketersediaan stok tersebut usai memimpin giat Pemantauan dan Pengawasan Gabungan Pangan Pokok Strategis bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Inspeksi ini dilakukan secara menyeluruh di sejumlah pasar tradisional dan modern di wilayah Kota Sukabumi pada Kamis (12/3).

“Alhamdulillah, bahan pokok dalam kondisi aman dan mencukupi untuk kebutuhan Hari Raya Idul Fitri. Walaupun ada kenaikan di beberapa komoditas seperti cabai rawit kecil yang biasanya Rp80.000 menjadi Rp100.000 per kilogram, dan cabai merah dari Rp50.000 menjadi Rp70.000 per kilogram,” ungkap Ayep Zaki kepada awak media.

Menurut Wali Kota, fluktuasi harga menjelang hari besar keagamaan merupakan fenomena pasar yang lazim terjadi akibat lonjakan permintaan dari masyarakat. Meski begitu, Pemkot Sukabumi tidak akan tinggal diam. Pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan ketat agar tidak terjadi lonjakan harga yang eksesif dan membebani masyarakat.

“Memang berdasarkan hasil pantauan ada beberapa kenaikan, tapi kita berharap tidak ada lonjakan yang signifikan. Ini akan terus kita pantau,” tegasnya.

Selain komoditas cabai, pergerakan harga juga terpantau pada komoditas ikan laut yang mengalami kenaikan sekitar Rp5.000 per kilogram. Sementara itu, harga daging sapi saat ini tertahan di kisaran Rp150.000 per kilogram dan daging ayam terpantau relatif stabil. Di tengah tren kenaikan ini, kabar baik datang dari komoditas telur ayam yang justru mengalami deflasi atau penurunan harga yang cukup signifikan, yakni dari Rp38.000 menjadi Rp31.000 per kilogram.

Lebih lanjut, Ayep Zaki menegaskan bahwa instansi terkait akan terus bersinergi mengawasi rantai distribusi serta berkoordinasi langsung dengan para pedagang guna menjaga stabilitas harga selama bulan suci Ramadhan hingga hari raya tiba.

Berdasarkan data resmi yang dirilis oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi pada minggu kedua bulan Maret 2026, berikut adalah rincian pergerakan harga sejumlah komoditas pangan pokok:

Nama Komoditas Harga Awal (per kg) Harga Terkini (per kg) Keterangan
Beras Ciherang Cianjur I Rp14.800 Rp15.200 Naik
Beras Ciherang Cianjur II Rp14.000 Rp14.800 Naik
Beras Ciherang Sukabumi Rp14.800 Rp15.200 Naik
Beras Premium Kelas I Rp14.400 Rp15.200 Naik
Beras Premium Kelas II Rp14.000 Rp14.800 Naik
Beras Medium Rp13.100 Rp14.400 Naik
Beras Medium Lokal Terendah Rp12.400 Rp13.500 Naik
Minyak Goreng Curah Rp21.000 Rp24.000 Naik
Gula Pasir Curah Rp16.500 Rp18.000 Naik
Cabai Rawit Kecil Rp80.000 Rp100.000 Naik
Cabai Merah Rp50.000 Rp70.000 Naik
Telur Ayam Rp38.000 Rp31.000 Turun

(Sumber Data: Pantauan Forkopimda & Diskumindag Kota Sukabumi, Maret 2026)


Editor : Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Puskesmas Cidadap Gelar Tes HPV DNA Gratis, Perempuan Usia 30–69 Tahun Diimbau Ikut Deteksi Dini Kanker Serviks

22 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Jajaran tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Cidadap berfoto bersama para relawan dan staf SPPG usai pelaksanaan sosialisasi Pelayanan Serentak HPV DNA dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Sukabumi.

Siswa SMP di Sukabumi Jadi Korban Pengeroyokan Kakak Kelas, Diduga Dipicu Aksi Pemerasan hingga Alami Cedera Patah Tulang

21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Keterangan Foto: AI (12), korban kekerasan dan dugaan pemerasan oleh kakak kelasnya di Sukabumi, terbaring lemah di RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Gelar Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Mekarjaya

21 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Suasana kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan HPV yang diselenggarakan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi bersama Puskesmas Ciemas dan Pemerintah Desa Mekarjaya, Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026).

PUSKESMAS CIDOLOG GELAR HKN KE-62, CAMAT APRESIASI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DAN TEGASKAN PENTINGNYA SINERGI LINTAS SEKTOR

20 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Suasana Gebyar HKN Ke-62 yang digelar Puskesmas Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026). Acara yang dihadiri Camat Yusup Suherlan ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti gerak sehat, pelayanan kesehatan gratis, dan penyerahan penghargaan kepada warga yang peduli kesehatan, guna memperkuat sinergi lintas sektor menuju "Sukabumi Mubarakah".

Petaka Jalur Cikidang–Palabuhanratu: Mobil Terios Meledak dan Ludes Dilalap Si Jago Merah

19 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Kondisi minibus Daihatsu Terios yang hangus terbakar di jalur Cikidang–Palabuhanratu, Sukabumi, Minggu (18/10/2026). Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta.

Jeritan Histeris Tengah Hari: Ibu Hamil di Sukabumi Ditebas Suami, Nyawa Selamat Usai Tetangga Pasang Badan

19 Oktober 2026 - 06:23 WIB

KDRT Sadis di Sukabumi: Ditembus Sabetan Golok di Leher dan Wajah, Ibu Hamil Selamat dari Maut Berkat Akses Cepat Tetangga
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca