JENTERANEWS.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi memastikan ketersediaan pasokan Bahan Pokok Penting (Bapokting) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah berada dalam kondisi aman dan mencukupi. Kendati demikian, seiring dengan tingginya permintaan pasar jelang hari besar keagamaan, sejumlah komoditas pangan mulai mencatatkan kenaikan harga.
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menyampaikan kepastian ketersediaan stok tersebut usai memimpin giat Pemantauan dan Pengawasan Gabungan Pangan Pokok Strategis bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Inspeksi ini dilakukan secara menyeluruh di sejumlah pasar tradisional dan modern di wilayah Kota Sukabumi pada Kamis (12/3).
“Alhamdulillah, bahan pokok dalam kondisi aman dan mencukupi untuk kebutuhan Hari Raya Idul Fitri. Walaupun ada kenaikan di beberapa komoditas seperti cabai rawit kecil yang biasanya Rp80.000 menjadi Rp100.000 per kilogram, dan cabai merah dari Rp50.000 menjadi Rp70.000 per kilogram,” ungkap Ayep Zaki kepada awak media.
Menurut Wali Kota, fluktuasi harga menjelang hari besar keagamaan merupakan fenomena pasar yang lazim terjadi akibat lonjakan permintaan dari masyarakat. Meski begitu, Pemkot Sukabumi tidak akan tinggal diam. Pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan ketat agar tidak terjadi lonjakan harga yang eksesif dan membebani masyarakat.
“Memang berdasarkan hasil pantauan ada beberapa kenaikan, tapi kita berharap tidak ada lonjakan yang signifikan. Ini akan terus kita pantau,” tegasnya.
Selain komoditas cabai, pergerakan harga juga terpantau pada komoditas ikan laut yang mengalami kenaikan sekitar Rp5.000 per kilogram. Sementara itu, harga daging sapi saat ini tertahan di kisaran Rp150.000 per kilogram dan daging ayam terpantau relatif stabil. Di tengah tren kenaikan ini, kabar baik datang dari komoditas telur ayam yang justru mengalami deflasi atau penurunan harga yang cukup signifikan, yakni dari Rp38.000 menjadi Rp31.000 per kilogram.
Lebih lanjut, Ayep Zaki menegaskan bahwa instansi terkait akan terus bersinergi mengawasi rantai distribusi serta berkoordinasi langsung dengan para pedagang guna menjaga stabilitas harga selama bulan suci Ramadhan hingga hari raya tiba.
Berdasarkan data resmi yang dirilis oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi pada minggu kedua bulan Maret 2026, berikut adalah rincian pergerakan harga sejumlah komoditas pangan pokok:
| Nama Komoditas | Harga Awal (per kg) | Harga Terkini (per kg) | Keterangan |
| Beras Ciherang Cianjur I | Rp14.800 | Rp15.200 | Naik |
| Beras Ciherang Cianjur II | Rp14.000 | Rp14.800 | Naik |
| Beras Ciherang Sukabumi | Rp14.800 | Rp15.200 | Naik |
| Beras Premium Kelas I | Rp14.400 | Rp15.200 | Naik |
| Beras Premium Kelas II | Rp14.000 | Rp14.800 | Naik |
| Beras Medium | Rp13.100 | Rp14.400 | Naik |
| Beras Medium Lokal Terendah | Rp12.400 | Rp13.500 | Naik |
| Minyak Goreng Curah | Rp21.000 | Rp24.000 | Naik |
| Gula Pasir Curah | Rp16.500 | Rp18.000 | Naik |
| Cabai Rawit Kecil | Rp80.000 | Rp100.000 | Naik |
| Cabai Merah | Rp50.000 | Rp70.000 | Naik |
| Telur Ayam | Rp38.000 | Rp31.000 | Turun |
(Sumber Data: Pantauan Forkopimda & Diskumindag Kota Sukabumi, Maret 2026)
Editor : Hamjah















