Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 14 Mar 2026 17:29 WIB

Tragedi Berulang di Perlintasan Maut Gintung Cilejet: Pikap Ringsek Dihantam Commuterline


					Bangkai mobil pikap warna hitam yang mengalami kerusakan berat di bagian depan tampak berada di lokasi perlintasan kereta tanpa palang pintu di Kampung Salimah, Parungpanjang, Bogor, Jumat (13/3/2026). Mobil tersebut tertabrak kereta Commuterline saat melintas di lokasi. Perbesar

Bangkai mobil pikap warna hitam yang mengalami kerusakan berat di bagian depan tampak berada di lokasi perlintasan kereta tanpa palang pintu di Kampung Salimah, Parungpanjang, Bogor, Jumat (13/3/2026). Mobil tersebut tertabrak kereta Commuterline saat melintas di lokasi.

JENTERANEWS.com – Insiden kecelakaan lalu lintas kembali mewarnai perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Kampung Salimah, Desa Gintung Cilejet, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor. Sebuah mobil pikap berwarna hitam dilaporkan ringsek tak berbentuk setelah dihantam rangkaian kereta Commuterline pada Jumat (13/3/2026).

Peristiwa ini menambah daftar panjang potret kelam keamanan di perlintasan tersebut, yang sebelumnya juga sempat merenggut nyawa seorang pelajar dalam insiden serupa.

Berdasarkan rekaman video amatir yang beredar, benturan keras mengakibatkan kerusakan fatal pada bagian depan mobil pikap. Kendaraan tersebut tampak terlempar ke tepi rel dengan kondisi mesin dan bodi yang hancur berat.

Dalam rekaman yang diterima redaksi, terdengar suara dramatis seorang warga di lokasi kejadian yang menggambarkan situasi mencekam sesaat setelah tabrakan terjadi.

“Salimah berduka lagi, Allahuakbar. Mobil rusak berat,” ujar pria dalam video tersebut dengan nada bergetar.

Petugas medis segera dikerahkan ke lokasi untuk menyelamatkan pengemudi pikap yang menjadi korban tunggal dalam kendaraan tersebut. Ferry, sopir ambulans yang melakukan evakuasi, mengonfirmasi bahwa korban sempat dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat sebelum akhirnya dirujuk karena luka yang sangat serius.

“Betul, korban tertabrak kereta dari arah Maja menuju Parungpanjang. Sempat kami bawa ke klinik terdekat, namun karena luka parah, langsung dialihkan ke rumah sakit di Tangerang,” jelas Ferry saat dihubungi.

Kapolsek Parungpanjang, Kompol Muhamad Taufik, membenarkan adanya kecelakaan yang melibatkan moda transportasi rel dan kendaraan roda empat tersebut. Pihak kepolisian saat ini masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, meski dugaan kuat mengarah pada minimnya pengamanan di perlintasan sebidang tersebut.

“Iya betul, anggota sudah di lapangan. Korban sudah dievakuasi ke rumah sakit dengan kondisi kritis,” tegas Kompol Taufik.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih berupaya mengevakuasi bangkai kendaraan dari area perlintasan agar tidak mengganggu operasional perjalanan kereta api lainnya. Insiden ini kembali memicu desakan warga agar pemerintah segera memasang palang pintu otomatis guna mencegah jatuhnya korban jiwa di masa mendatang.(*)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

Baca Lainnya

Cegah Sekolah Ambruk, Disdik Sukabumi Instruksikan Optimalisasi Dana BOS untuk Pemeliharaan Rutin

30 April 2026 - 09:22 WIB

Puing-puing bangunan menumpuk di lantai sebuah ruang kelas yang atapnya ambruk total. Gambar ini menjadi ilustrasi dampak kerusakan parah yang ingin dicegah Disdik Sukabumi melalui imbauan pemeliharaan rutin.

Usung Advokasi “Langkah Peduli”, Pelajar SMAN 3 Sukabumi Wakili Jawa Barat di Ajang Nasional PPPI 2026

30 April 2026 - 08:59 WIB

Muhammad Akbar, siswa kelas X SMAN 3 Kota Sukabumi, terpilih sebagai wakil tunggal Putera Jawa Barat pada ajang bergengsi Putera Puteri Pelajar Indonesia (PPPI) 2026. Ia akan membawa program advokasi "Langkah Peduli" pada malam puncak penganugerahan nasional yang dijadwalkan pada 24 Juni mendatang.

Sinergi Lintas Sektor, Pemkot Sukabumi Gencarkan Program 12 PAS Guna Entaskan Kemiskinan Ekstrem

30 April 2026 - 08:48 WIB

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki (kanan) dan Wakil Wali Kota Bobby Maulana (kiri) dalam kegiatan Grebeg UMKM, sebagai bagian dari program unggulan '12 PAS' untuk menanggulangi kemiskinan ekstrem di Kota Sukabumi.

SKANDAL MAKAN BERGIZI GRATIS: Terdakwa Berkelit ke Ranah Perdata, Hakim Soroti Tajam Bukti Fotokopi

28 April 2026 - 14:20 WIB

Suasana persidangan di Pengadilan Negeri Sukabumi dengan terdakwa dr. Silvi Apriani (duduk berhijab), Senin (27/4/2026). Agenda sidang adalah pembacaan eksepsi atas dakwaan penipuan dana pengadaan food tray program MBG. Panel hakim dipimpin oleh Teguh Arifiolani (

Dari Balik Semak Belukar Cibuni, Air Panas Belerang Ini Setia Obati Warga Meski Tak Lagi Terawat

28 April 2026 - 12:10 WIB

Potret terkini sumber mata air di Pemandian Air Panas Cibungur, Desa Cidadap, yang kini berubah menjadi kubangan alami usai fasilitas kolam buatan pemerintah hancur tersapu tanah longsor. Meski terbengkalai dan dikepung semak belukar, mata air ini tetap dimanfaatkan warga untuk terapi pengobatan penyakit kulit.

Pertahankan “Kartu Hijau” UNESCO, Ciletuh-Palabuhanratu Kokohkan Posisi Sebagai Geopark Kelas Dunia

28 April 2026 - 09:02 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (tengah depan, berikat kepala batik), didampingi jajaran Pemkab Sukabumi, terpaku menyaksikan siaran virtual pengumuman UNESCO Global Geopark langsung dari Paris, Prancis, yang menegaskan kembali status Ciletuh-Palabuhanratu, di Pendopo Sukabumi, Senin malam (27/4/2026). Gambar ini menangkap momen krusial saat 'Kartu Hijau' UNESCO dipastikan berlanjut.
Trending di Sukabumi