JENTERANEWS.com — Liburan akhir pekan berujung duka bagi dua remaja asal Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Keduanya dilaporkan terseret arus ombak saat berenang di pesisir Pantai Karangnaya, dekat Hotel SBH, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu siang. Insiden ini mengakibatkan satu orang selamat, sementara satu lainnya meninggal dunia.
Berdasarkan laporan resmi dari Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, insiden nahas tersebut terjadi pada pukul 14.00 WIB. Dua remaja yang tengah asyik berenang tiba-tiba tersapu gelombang dan terbawa arus hingga ke tengah laut.
“Penjaga pantai (lifeguard) yang berada di lokasi segera memberikan pertolongan pertama dan berhasil menyelamatkan satu korban bernama Raka (15). Namun sayangnya, satu korban lain atas nama Sayid Hidayatullah (14) hilang terbawa arus,” lapor Suryo dalam keterangan tertulisnya.
Diketahui, kedua remaja tersebut berasal dari wilayah yang sama, yakni Kampung Paku Haji RT 44/RW 19, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi.
Menanggapi laporan kondisi membahayakan manusia tersebut, Pos SAR Sukabumi segera melakukan brifing pada pukul 15.55 WIB dan langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Tiba di Pantai Karangnaya pada pukul 16.25 WIB, tim langsung menyusun strategi pencarian darat yang terbagi ke dalam dua Search and Rescue Unit (SRU):
-
SRU 1: Bertugas melakukan penyisiran darat sejauh 2 kilometer ke arah timur.
-
SRU 2: Bertugas melakukan penyisiran darat sejauh 2 kilometer ke arah barat.
Operasi pencarian ini didukung oleh berbagai instansi dan relawan, mencakup Pos SAR Sukabumi, Polres Sukabumi, Polairud Sukabumi, Balawista, komunitas Sehati Gerak Bersama, serta dibantu langsung oleh pihak keluarga korban.
Berbagai alat utama (Alut) juga dikerahkan untuk memaksimalkan proses pencarian, di antaranya Rescue Car Hilux, perahu karet (LCR) Pos Sukabumi, peralatan Water SAR, Aqua Eye, alat komunikasi terpadu, hingga Drone untuk pemantauan udara.
“Kerja keras dan sinergi Tim SAR Gabungan membuahkan hasil dalam waktu kurang dari satu jam setelah tim tiba di lokasi.”
Pada pukul 17.00 WIB, upaya pencarian membuahkan hasil. Jasad korban Sayid Hidayatullah terlihat di dekat area pecahan ombak sebelum akhirnya terdorong oleh arus menuju pinggir pantai.
Titik penemuan korban berada dalam radius sekitar 200 meter dari lokasi awal hilangnya korban. Tim SAR Gabungan segera mengevakuasi jasad korban dan langsung membawanya ke RSUD Palabuhan Ratu untuk proses penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian di Pantai Karangnaya resmi dinyatakan selesai. Pihak berwenang kembali mengimbau kepada seluruh wisatawan dan masyarakat agar senantiasa waspada dan memperhatikan rambu keselamatan serta kondisi ombak saat beraktivitas di sekitar pantai selatan Jawa.(*)
Laporan: Aris Jampang
Editor: Hamjah















