Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 22 Mar 2026 18:37 WIB

Tragedi Pantai Karangnaya Sukabumi: Satu Remaja Tewas Terseret Arus, Tim SAR Gabungan Berhasil Lakukan Evakuasi


					Anggota Tim SAR Gabungan, yang terdiri dari Pos SAR Sukabumi, Polairud, dan relawan, dibantu warga sekitar, membawa tandu oranye berisi jenazah Sayid Hidayatullah (14 tahun) di pesisir Pantai Karangnaya, Cikakak, Sukabumi. Korban, yang sebelumnya dilaporkan hilang terseret arus saat berenang, ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB di dekat pecahan ombak dan langsung dievakuasi ke RSUD Palabuhan Ratu. (Laporan Pos SAR Sukabumi, Koordinator Suryo Adianto) Perbesar

Anggota Tim SAR Gabungan, yang terdiri dari Pos SAR Sukabumi, Polairud, dan relawan, dibantu warga sekitar, membawa tandu oranye berisi jenazah Sayid Hidayatullah (14 tahun) di pesisir Pantai Karangnaya, Cikakak, Sukabumi. Korban, yang sebelumnya dilaporkan hilang terseret arus saat berenang, ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB di dekat pecahan ombak dan langsung dievakuasi ke RSUD Palabuhan Ratu. (Laporan Pos SAR Sukabumi, Koordinator Suryo Adianto)

JENTERANEWS.com — Liburan akhir pekan berujung duka bagi dua remaja asal Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Keduanya dilaporkan terseret arus ombak saat berenang di pesisir Pantai Karangnaya, dekat Hotel SBH, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu siang. Insiden ini mengakibatkan satu orang selamat, sementara satu lainnya meninggal dunia.

Berdasarkan laporan resmi dari Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, insiden nahas tersebut terjadi pada pukul 14.00 WIB. Dua remaja yang tengah asyik berenang tiba-tiba tersapu gelombang dan terbawa arus hingga ke tengah laut.

“Penjaga pantai (lifeguard) yang berada di lokasi segera memberikan pertolongan pertama dan berhasil menyelamatkan satu korban bernama Raka (15). Namun sayangnya, satu korban lain atas nama Sayid Hidayatullah (14) hilang terbawa arus,” lapor Suryo dalam keterangan tertulisnya.

Diketahui, kedua remaja tersebut berasal dari wilayah yang sama, yakni Kampung Paku Haji RT 44/RW 19, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi.

Menanggapi laporan kondisi membahayakan manusia tersebut, Pos SAR Sukabumi segera melakukan brifing pada pukul 15.55 WIB dan langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Tiba di Pantai Karangnaya pada pukul 16.25 WIB, tim langsung menyusun strategi pencarian darat yang terbagi ke dalam dua Search and Rescue Unit (SRU):

  • SRU 1: Bertugas melakukan penyisiran darat sejauh 2 kilometer ke arah timur.

  • SRU 2: Bertugas melakukan penyisiran darat sejauh 2 kilometer ke arah barat.

Operasi pencarian ini didukung oleh berbagai instansi dan relawan, mencakup Pos SAR Sukabumi, Polres Sukabumi, Polairud Sukabumi, Balawista, komunitas Sehati Gerak Bersama, serta dibantu langsung oleh pihak keluarga korban.

Berbagai alat utama (Alut) juga dikerahkan untuk memaksimalkan proses pencarian, di antaranya Rescue Car Hilux, perahu karet (LCR) Pos Sukabumi, peralatan Water SAR, Aqua Eye, alat komunikasi terpadu, hingga Drone untuk pemantauan udara.

“Kerja keras dan sinergi Tim SAR Gabungan membuahkan hasil dalam waktu kurang dari satu jam setelah tim tiba di lokasi.”

Pada pukul 17.00 WIB, upaya pencarian membuahkan hasil. Jasad korban Sayid Hidayatullah terlihat di dekat area pecahan ombak sebelum akhirnya terdorong oleh arus menuju pinggir pantai.

Titik penemuan korban berada dalam radius sekitar 200 meter dari lokasi awal hilangnya korban. Tim SAR Gabungan segera mengevakuasi jasad korban dan langsung membawanya ke RSUD Palabuhan Ratu untuk proses penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian di Pantai Karangnaya resmi dinyatakan selesai. Pihak berwenang kembali mengimbau kepada seluruh wisatawan dan masyarakat agar senantiasa waspada dan memperhatikan rambu keselamatan serta kondisi ombak saat beraktivitas di sekitar pantai selatan Jawa.(*)


Laporan: Aris Jampang

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 43 kali

Baca Lainnya

Kelezatan Terong Balado Tanpa Rasa Bersalah: Rahasia Dapur Hemat Minyak

17 April 2026 - 07:14 WIB

Bupati Sukabumi Dampingi Penasihat Khusus Presiden Resmikan Huntap Adaptif Bencana di Cisolok

16 April 2026 - 20:53 WIB

Penasihat Khusus Presiden Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman dan Bupati Sukabumi Asep Japar meresmikan Huntap Cisolok, Kamis (16/4).

Hujan Deras Picu Luapan Sungai, Puluhan Warga Pamuruyan Sukabumi Terdampak Banjir

16 April 2026 - 20:06 WIB

Petugas P2BK Cibadak (mengenakan sepatu bot kuning) melakukan asesmen di lokasi permukiman warga Kampung Panagan, Kelurahan Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Sukabumi, yang terendam banjir akibat luapan sungai, Kamis (16/4/2026). Air berwarna cokelat setinggi betis merendam gang utama pemukiman.

Pemdes Cidolog Cairkan Insentif untuk Aparatur Lingkungan dan Lembaga Kemasyarakatan

16 April 2026 - 19:59 WIB

Tampak suasana di dalam Aula Desa Cidolog saat pelaksanaan pembagian insentif untuk Ketua RT, RW, LPMD, Karang Taruna, MUI, dan pengurus DKM. Penyerahan insentif yang bersumber dari ADD/Dana Desa ini bertujuan untuk memacu semangat kerja para penggerak masyarakat.

Perkuat Konvergensi Stunting Tingkat Desa, Wabup Sukabumi Jadikan Data KPM Sebagai Rujukan Kebijakan

15 April 2026 - 19:26 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, tengah memberikan arahan saat menerima audiensi Forum Kader Pembangunan Manusia (KPM) Kabupaten Sukabumi di Pendopo, Rabu (14/4/2026).

Soroti Dampak Proyek Tol Bocimi, DPRD Kabupaten Sukabumi Desak Kontraktor Tertib SOP Pengangkutan Tanah

13 April 2026 - 19:14 WIB

Aktivitas pengangkutan material tanah di area terbuka proyek Tol Bocimi di bawah jembatan overpass yang sedang dibangun. Lokasi seperti inilah yang menjadi fokus pengawasan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Iwan Ridwan, yang mengingatkan pelaksana proyek untuk disiplin menerapkan SOP, terutama dalam mencegah ceceran tanah yang dapat membahayakan pengguna jalan.
Trending di Sukabumi