JENTERANEWS.com – Warga dan nelayan di pesisir Pantai Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas (Mr. X) pada Senin (30/3/2026) siang. Jenazah tersebut ditemukan mengapung di tengah laut oleh nelayan yang hendak pulang melaut.
Peristiwa bermula sekira pukul 11.00 WIB. Dua orang nelayan, Jalu (45) dan Anung (38), sedang dalam perjalanan kembali menuju pesisir pantai. Saat berada di posisi sekitar 1 mil dari bibir pantai, pandangan mereka tertuju pada objek yang mencurigakan di permukaan air.
Setelah didekati, diketahui objek tersebut adalah sesosok mayat laki-laki dalam posisi tengkurap. Temuan ini segera dilaporkan kepada saksi lain bernama Wildan, yang kemudian meneruskan informasi tersebut ke pihak kepolisian setempat.
Kapolsek Simpenan, AKP Bayu Sunarti Agustina, mengonfirmasi penemuan tersebut dan segera mengerahkan personel untuk melakukan tindakan cepat. Proses evakuasi berlangsung dramatis dengan melibatkan tim gabungan dari berbagai unsur, di antaranya:
-
Sat Reskrim Polres Sukabumi
-
Sat Polairud Polres Sukabumi
-
Personel Polsek Simpenan
-
Tim Basarnas
-
Forkopimcam Simpenan
-
Relawan Tagana dan P2BK
-
Nelayan setempat
Sekira pukul 13.10 WIB, jenazah berhasil dievakuasi di area perairan Sangrawayang, tepatnya di dekat titik Vihara Nam Hai Kwan Se Im Pu Sa. Tim gabungan kemudian membawa jenazah menuju Pantai Kp. Pamipiran untuk selanjutnya dilarikan ke RSUD Palabuhanratu.
Pihak kepolisian saat ini tengah fokus pada pengungkapan identitas korban dan penyebab kematian.
“Jenazah sudah berada di RSUD Palabuhanratu untuk dilakukan pencarian identitas lebih lanjut serta prosedur Visum et Repertum,” ujar AKP Bayu Sunarti Agustina dalam keterangannya.
Adapun upaya-upaya hukum yang telah dilakukan petugas meliputi:
-
Penerimaan laporan resmi.
-
Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
-
Pemeriksaan saksi-saksi di lokasi.
-
Koordinasi intensif dengan Sat Polairud Polres Sukabumi.
Hingga berita ini diturunkan, kasus penemuan mayat tersebut telah dilimpahkan dan ditangani oleh Sat Polair Polres Sukabumi. Situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan terkendali.
Pihak kepolisian mengimbau bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga berjenis kelamin laki-laki untuk segera melapor ke Polres Sukabumi atau RSUD Palabuhanratu.(*)
Laporan: Aris Jampang
Editor: Hamjah















