Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 30 Apr 2026 08:59 WIB

Usung Advokasi “Langkah Peduli”, Pelajar SMAN 3 Sukabumi Wakili Jawa Barat di Ajang Nasional PPPI 2026


					Muhammad Akbar, siswa kelas X SMAN 3 Kota Sukabumi, terpilih sebagai wakil tunggal Putera Jawa Barat pada ajang bergengsi Putera Puteri Pelajar Indonesia (PPPI) 2026. Ia akan membawa program advokasi Perbesar

Muhammad Akbar, siswa kelas X SMAN 3 Kota Sukabumi, terpilih sebagai wakil tunggal Putera Jawa Barat pada ajang bergengsi Putera Puteri Pelajar Indonesia (PPPI) 2026. Ia akan membawa program advokasi "Langkah Peduli" pada malam puncak penganugerahan nasional yang dijadwalkan pada 24 Juni mendatang.

JENTERANEWS.com — Semangat generasi muda sebagai agen perubahan kembali dibuktikan. Muhammad Akbar, siswa kelas X SMA Negeri 3 Kota Sukabumi, secara resmi terpilih menjadi perwakilan Provinsi Jawa Barat dalam ajang bergengsi Putera Puteri Pelajar Indonesia (PPPI) tingkat nasional tahun 2026.

Perjalanan Akbar menuju panggung nasional ini berawal dari kepedulian mendalamnya terhadap berbagai isu yang dihadapi oleh pelajar. Ia secara aktif mencari ruang untuk menyuarakan gagasan dan advokasinya agar berdampak positif bagi lingkungan sekitar.

“Saya ingin membuktikan bahwa generasi muda bisa menjadi agen perubahan. Dari situ, saya menemukan ajang PPPI sebagai wadah advokasi yang tepat,” ujar Akbar dalam keterangannya.

Mekanisme seleksi PPPI untuk wilayah Jawa Barat pada tahun ini memiliki keunikan tersendiri, di mana penilaian langsung bermuara di tingkat nasional tanpa melalui tahapan provinsi. Hal ini mengharuskan Akbar untuk bersaing ketat dengan pelajar berprestasi dari berbagai daerah lainnya di Indonesia.

Meski pada awalnya Jawa Barat memiliki lebih dari satu perwakilan, pengunduran diri salah satu peserta menempatkan Akbar sebagai wakil tunggal Putera Jawa Barat yang akan berlaga di kompetisi tersebut.

Menjelang malam puncak penganugerahan nasional PPPI 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Juni 2026 mendatang, Akbar tengah melakukan berbagai persiapan intensif. Persiapan tersebut meliputi pelatihan keterampilan wicara publik (public speaking), penguatan mental, serta pematangan program advokasi unggulannya yang bertajuk “Langkah Peduli”.

Gerakan sosial yang telah ia inisiasi sejak tahun 2025 ini bertujuan untuk mengajak generasi muda agar lebih peduli terhadap lingkungan dan sesama. Gerakan “Langkah Peduli” bukan sekadar wacana, melainkan telah diwujudkan melalui berbagai aksi sosial nyata di masyarakat, di antaranya: Membagikan sarung kepada masyarakat yang membutuhkan pada bulan suci Ramadan. Memberikan bantuan material dan moral ke panti asuhan setempat. Menggalakkan aksi sederhana namun berdampak, seperti kampanye edukatif membuang sampah pada tempatnya.

“Perubahan besar selalu berawal dari aksi kecil yang dilakukan bersama-sama,” tegasnya menggarisbawahi filosofi dari gerakan tersebut.

Dalam ajang tingkat nasional nanti, Akbar menargetkan diri untuk mampu menembus posisi tiga besar. Ia memandang pencapaian ini bukan semata-mata untuk mengejar prestasi dan kebanggaan pribadi, melainkan untuk memperluas jangkauan kebermanfaatan.

“Menjadi duta bukan sekadar gelar, tetapi amanah yang harus dijalankan,” tuturnya penuh optimisme.

Berbekal dukungan penuh dari pihak sekolah, tenaga pendidik, doa dari kedua orang tua, serta tekad pribadi yang kuat, Muhammad Akbar siap melangkah maju mengharumkan nama Kota Sukabumi dan Provinsi Jawa Barat di kancah nasional.( Awang)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Peringatan May Day 2026: Polres Sukabumi Siap Kawal 3.000 Buruh ke Jakarta, Pastikan Keselamatan dan Kondusivitas Wilayah

30 April 2026 - 10:39 WIB

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, memberikan arahan terkait pengawalan 3.000 buruh ke Jakarta jelang peringatan May Day 2026.

Buntut Kematian Tragis Bocah NS: Ayah Kandung Susul Ibu Tiri ke Balik Jeruji Besi Atas Dugaan Penelantaran

30 April 2026 - 09:32 WIB

Cegah Sekolah Ambruk, Disdik Sukabumi Instruksikan Optimalisasi Dana BOS untuk Pemeliharaan Rutin

30 April 2026 - 09:22 WIB

Puing-puing bangunan menumpuk di lantai sebuah ruang kelas yang atapnya ambruk total. Gambar ini menjadi ilustrasi dampak kerusakan parah yang ingin dicegah Disdik Sukabumi melalui imbauan pemeliharaan rutin.

Sinergi Lintas Sektor, Pemkot Sukabumi Gencarkan Program 12 PAS Guna Entaskan Kemiskinan Ekstrem

30 April 2026 - 08:48 WIB

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki (kanan) dan Wakil Wali Kota Bobby Maulana (kiri) dalam kegiatan Grebeg UMKM, sebagai bagian dari program unggulan '12 PAS' untuk menanggulangi kemiskinan ekstrem di Kota Sukabumi.

SKANDAL MAKAN BERGIZI GRATIS: Terdakwa Berkelit ke Ranah Perdata, Hakim Soroti Tajam Bukti Fotokopi

28 April 2026 - 14:20 WIB

Suasana persidangan di Pengadilan Negeri Sukabumi dengan terdakwa dr. Silvi Apriani (duduk berhijab), Senin (27/4/2026). Agenda sidang adalah pembacaan eksepsi atas dakwaan penipuan dana pengadaan food tray program MBG. Panel hakim dipimpin oleh Teguh Arifiolani (

Dari Balik Semak Belukar Cibuni, Air Panas Belerang Ini Setia Obati Warga Meski Tak Lagi Terawat

28 April 2026 - 12:10 WIB

Potret terkini sumber mata air di Pemandian Air Panas Cibungur, Desa Cidadap, yang kini berubah menjadi kubangan alami usai fasilitas kolam buatan pemerintah hancur tersapu tanah longsor. Meski terbengkalai dan dikepung semak belukar, mata air ini tetap dimanfaatkan warga untuk terapi pengobatan penyakit kulit.
Trending di Sukabumi