Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 11 Mei 2026 10:32 WIB

Cuaca Ekstrem Terjang Sukabumi: Atap Rumah Warga di Gegerbitung Roboh, Tujuh Jiwa Mengungsi


					Atap sebuah rumah semi permanen di Kampung Cisurupan, Gegerbitung, Sukabumi, runtuh total setelah dilanda cuaca ekstrem pada Senin (11/5/2026). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Perbesar

Atap sebuah rumah semi permanen di Kampung Cisurupan, Gegerbitung, Sukabumi, runtuh total setelah dilanda cuaca ekstrem pada Senin (11/5/2026). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

JENTERANEWS.com  – Bencana alam berupa kerusakan infrastruktur tempat tinggal kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sukabumi akibat cuaca ekstrem. Pada Senin (11/5/2026) dini hari, sekitar pukul 03.30 WIB, atap sebuah rumah semi permanen di Kampung Cisurupan, Desa Cijurey, Kecamatan Gegerbitung, dilaporkan ambruk.

Berdasarkan data yang dihimpun dari laporan resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi melalui Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Gegerbitung, rumah berukuran 7 x 5 meter tersebut merupakan milik keluarga Bapak M. Nuh.

“Bangunan tersebut dihuni oleh dua Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari tujuh jiwa. Beruntung, dalam kejadian tersebut dipastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa,” demikian kutipan dari laporan resmi P2BK Gegerbitung yang diterima pada Senin (11/5/2026).

Meski tidak memakan korban, kerusakan parah pada bagian atap memaksa seluruh penghuni rumah untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Merespons kejadian tersebut, tim gabungan yang terdiri dari P2BK, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), unsur Pemerintah Kecamatan Gegerbitung, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta aparatur Pemerintah Desa Cijurey langsung terjun ke lokasi kejadian. Tim melakukan asesmen menyeluruh dan berkoordinasi intensif dengan ketua RT serta warga setempat.

Sebagai langkah antisipasi terhadap bahaya susulan, struktur bangunan yang tersisa kini telah dibongkar secara gotong royong oleh warga sekitar. Kondisi cuaca di lokasi saat ini dilaporkan cerah, mendukung proses pembersihan puing-puing bangunan.

Akibat musibah ini, pihak korban sangat membutuhkan bantuan mendesak, terutama pasokan material bangunan untuk mendirikan kembali tempat tinggal mereka.

Sebagai langkah penanganan lebih lanjut, P2BK merekomendasikan agar segera disusun Berita Acara Laporan Kejadian. Dokumen ini nantinya akan menjadi dasar permohonan bantuan kepada berbagai instansi terkait, meliputi BPBD, Dinas Sosial (Dinsos), Palang Merah Indonesia (PMI), dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Menutup laporannya, pihak BPBD dan P2BK Gegerbitung mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan. Cuaca ekstrem, terutama hujan lebat yang kerap disertai angin kencang, masih berpotensi melanda kawasan Sukabumi dan sekitarnya. Warga diharapkan segera melaporkan kepada perangkat desa atau petugas berwenang apabila menemukan tanda-tanda potensi bencana di lingkungan masing-masing.(*)

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Kericuhan Antarsuporter Pecah di Sukabumi Usai Laga Persib Kontra Persija, Tiga Orang Alami Luka Berat

11 Mei 2026 - 11:13 WIB

Sekelompok suporter tampak berkerumun di salah satu titik di kawasan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menyusul gesekan yang terjadi usai laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta pada Minggu (10/5/2026) malam. Kericuhan antarkelompok ini mengakibatkan tiga orang dilarikan ke rumah sakit, dua di antaranya akibat sabetan senjata tajam. (Foto: Istimewa/Dok. Warga)

Cuaca Ekstrem Terjang Cisaat Sukabumi: Bangunan Tiga Lantai Roboh, Warga Dievakuasi

11 Mei 2026 - 10:57 WIB

Reruntuhan total sebuah bangunan rumah berlantai tiga milik warga di Kampung Cisereug, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Bangunan ini roboh total setelah diterjang hujan deras dan angin kencang (cuaca ekstrem) pada Sabtu (9/5/2026).

Diduga Lakukan Pelecehan Seksual terhadap Anak Tiri, Pria di Sukabumi Jadi Sasaran Amuk Massa

11 Mei 2026 - 10:19 WIB

Warga tampak berkerumun dan mengamankan seorang pria terduga pelaku pelecehan seksual terhadap anak tirinya di Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Pria tersebut sempat menjadi sasaran amuk massa sebelum akhirnya diserahkan ke pihak berwajib.

Gagal Nanjak Akibat Kelebihan Muatan, Truk Engkel Terguling di Cibarengkok Sukabumi, Lima Orang Luka-Luka

11 Mei 2026 - 00:30 WIB

Warga mengevakuasi tumpahan kelapa dari truk engkel yang terguling di tanjakan Kampung Cibarengkok, Sukabumi, Senin (11/5/2026) malam. Diduga akibat kelebihan muatan, truk gagal menanjak hingga memakan lima korban luka.

Ditinggal Suami ke Sawah, Rumah Lansia di Sagaranten Ludes Terbakar, Uang Tunai hingga 1 Ton Padi Hangus

9 Mei 2026 - 18:37 WIB

Seorang petugas pemadam kebakaran (Damkar) Sagaranten tampak dari belakang tengah menyemprotkan air ke puing-puing bangunan rumah panggung yang ludes terbakar di Desa Margaluyu, Sagaranten, Sukabumi. Asap tebal masih membumbung dari sisa-sisa kayu yang hangus di antara tumpukan puing, termasuk harta benda milik korban yang ikut hangus dilalap api.

Fakta Baru Tragedi Karyawan Minimarket di Kalibunder: Beban Biaya Pernikahan Diduga Jadi Pemicu

9 Mei 2026 - 09:51 WIB

Petugas gabungan dari Polsek, P2BK Kabupaten Sukabumi, dan tim medis melakukan pemeriksaan di pintu masuk Toko Alfamart Kalibunder, Jumat (8/5/2026) pagi. Suasana di lokasi saat tubuh seorang pria, yang diidentifikasi sebagai karyawan minimarket tersebut, ditemukan tewas tergeletak. Tampak petugas sedang melakukan proses evakuasi jenazah.
Trending di Sukabumi