Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 11 Mei 2026 00:30 WIB

Gagal Nanjak Akibat Kelebihan Muatan, Truk Engkel Terguling di Cibarengkok Sukabumi, Lima Orang Luka-Luka


					Warga mengevakuasi tumpahan kelapa dari truk engkel yang terguling di tanjakan Kampung Cibarengkok, Sukabumi, Senin (11/5/2026) malam. Diduga akibat kelebihan muatan, truk gagal menanjak hingga memakan lima korban luka. Perbesar

Warga mengevakuasi tumpahan kelapa dari truk engkel yang terguling di tanjakan Kampung Cibarengkok, Sukabumi, Senin (11/5/2026) malam. Diduga akibat kelebihan muatan, truk gagal menanjak hingga memakan lima korban luka.

JENTERANEWS.com — Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas jalan tanjakan Kampung Cibarengkok, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (11/5/2026) malam. Sebuah mobil jenis truk engkel bernomor polisi F 872 WO yang membawa muatan penuh buah kelapa gagal menanjak dan terguling, mengakibatkan lima penumpangnya mengalami luka-luka.

Insiden nahas yang terjadi sekitar pukul 22.15 WIB ini diduga kuat dipicu oleh kapasitas muatan yang berlebih (overload).

Berdasarkan keterangan warga setempat yang menjadi saksi mata, Irpan, kecelakaan bermula saat truk engkel tersebut melaju dari arah Ciawi dengan tujuan Cibarengkok. Saat itu, kendaraan membawa total enam orang penumpang yang terbagi posisinya: tiga orang duduk di kabin depan dan tiga orang lainnya berada di bak belakang bersama tumpukan kelapa.

“Saat berada di tanjakan, bagian depan mobil tiba-tiba terangkat ke atas karena muatan kelapa yang penuh. Mobil langsung hilang keseimbangan dan akhirnya terguling,” ungkap Irpan di lokasi kejadian.

Warga setempat yang mengetahui kejadian tersebut langsung bergotong royong mengevakuasi para korban. Dari total enam orang yang berada di dalam kendaraan, satu penumpang bernama Budi dilaporkan selamat tanpa luka berarti.

Sementara itu, lima penumpang lainnya segera dilarikan ke Puskesmas Cidadap untuk mendapatkan pertolongan medis. Berikut adalah identitas dan kondisi kelima korban luka:

  • Abdul Roup: Mengalami luka terparah dengan patah kaki kanan, patah tulang rusuk, dan luka di bagian kepala.

  • Iwan: Mengalami luka di bagian kepala.

  • Rudi: Mengalami patah tulang pada tangan kanan.

  • Ruslan: Mengalami luka dalam di area pinggang.

  • Sanudin: Mengalami luka dalam di area pinggang.

Pihak medis di Puskesmas Cidadap langsung memberikan penanganan darurat. Namun, mengingat luka kritis yang dialami oleh Abdul, pihak puskesmas segera merujuk korban ke RSUD Sagaranten guna mendapatkan tindakan medis yang lebih intensif.

Peristiwa tergulingnya truk angkutan barang di tanjakan Cibarengkok ini menambah daftar panjang kecelakaan di kawasan tersebut. Irpan menuturkan bahwa medan jalan yang menanjak di titik ini memang kerap memakan korban, terutama bagi kendaraan yang tidak memperhatikan batas tonase.

“Kecelakaan serupa juga terjadi seminggu yang lalu di tempat ini. Waktu itu ada mobil yang bermuatan padi juga gagal nanjak dan berujung terguling,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, warga dan aparat setempat masih berupaya mengamankan lokasi kejadian. Peristiwa ini menjadi imbauan tegas bagi para sopir kendaraan angkutan barang untuk memastikan kelayakan mesin dan mematuhi batas maksimal muatan, mengingat kontur jalanan perbukitan di wilayah Sukabumi yang ekstrem dan rawan kecelakaan.(*)

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 26 kali

Baca Lainnya

Ditinggal Suami ke Sawah, Rumah Lansia di Sagaranten Ludes Terbakar, Uang Tunai hingga 1 Ton Padi Hangus

9 Mei 2026 - 18:37 WIB

Seorang petugas pemadam kebakaran (Damkar) Sagaranten tampak dari belakang tengah menyemprotkan air ke puing-puing bangunan rumah panggung yang ludes terbakar di Desa Margaluyu, Sagaranten, Sukabumi. Asap tebal masih membumbung dari sisa-sisa kayu yang hangus di antara tumpukan puing, termasuk harta benda milik korban yang ikut hangus dilalap api.

Fakta Baru Tragedi Karyawan Minimarket di Kalibunder: Beban Biaya Pernikahan Diduga Jadi Pemicu

9 Mei 2026 - 09:51 WIB

Petugas gabungan dari Polsek, P2BK Kabupaten Sukabumi, dan tim medis melakukan pemeriksaan di pintu masuk Toko Alfamart Kalibunder, Jumat (8/5/2026) pagi. Suasana di lokasi saat tubuh seorang pria, yang diidentifikasi sebagai karyawan minimarket tersebut, ditemukan tewas tergeletak. Tampak petugas sedang melakukan proses evakuasi jenazah.

Pemkab Sukabumi dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi, Targetkan Optimalisasi Cakupan Kesehatan Semesta 2026

8 Mei 2026 - 16:22 WIB

Sekda Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, memberikan arahan dalam rapat strategi penguatan dan reaktivasi kepesertaan UHC di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi, Jumat (8/5/2026).

Bongkar Struk Viral: Harga Asli Pertalite Tembus Rp16 Ribu, Mengapa Pertamax Bisa Lebih Murah?

8 Mei 2026 - 09:42 WIB

Bukti transaksi pembelian Pertalite yang viral di media sosial mengungkap nilai keekonomian asli BBM bersubsidi tersebut, yakni Rp 16.088 per liter. Pakar menyebut anomali harga ini berkaitan dengan strategi bisnis agar masyarakat beralih ke Pertamax.

Mayoritas Perusahaan Menara Telekomunikasi Mangkir dari Undangan DPRD Sukabumi, Izin dan Potensi PAD Jadi Sorotan

8 Mei 2026 - 09:15 WIB

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita. Pihaknya menyoroti tajam ketidakhadiran mayoritas perusahaan penyedia menara telekomunikasi dalam rapat koordinasi terkait legalitas perizinan dan optimalisasi PAD di Kabupaten Sukabumi.

Dukung Penuh Kemah Religi Pemuda Masjid Dunia, Ketua DPRD Harapkan Generasi Muda Sukabumi Berakhlakul Karimah

8 Mei 2026 - 09:07 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, S.IP. (tengah kiri, berkemeja putih dengan tangan terkatup), saat menyampaikan pernyataan resmi mendukung penyelenggaraan Kemah Religi Pemuda Masjid Dunia.
Trending di Sukabumi