Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 11 Mei 2026 10:57 WIB

Cuaca Ekstrem Terjang Cisaat Sukabumi: Bangunan Tiga Lantai Roboh, Warga Dievakuasi


					Reruntuhan total sebuah bangunan rumah berlantai tiga milik warga di Kampung Cisereug, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Bangunan ini roboh total setelah diterjang hujan deras dan angin kencang (cuaca ekstrem) pada Sabtu (9/5/2026). Perbesar

Reruntuhan total sebuah bangunan rumah berlantai tiga milik warga di Kampung Cisereug, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Bangunan ini roboh total setelah diterjang hujan deras dan angin kencang (cuaca ekstrem) pada Sabtu (9/5/2026).

JENTERANEWS.com – Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Desa Sukaresmi, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (9/5/2026) petang. Cuaca ekstrem yang berlangsung lama tersebut mengakibatkan sebuah bangunan rumah berlantai tiga roboh dan sejumlah hunian warga lainnya terancam.

Berdasarkan laporan resmi dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi yang dirilis pada Senin (11/5/2026), insiden ini berlokasi di Kampung Cisereug Ciapu Pasir RT 49 RW 21.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.30 WIB tersebut dipicu oleh intensitas hujan yang sangat tinggi. Fondasi bangunan berlantai tiga milik Bapak Erwan (1 KK/1 jiwa) diduga tidak kuat menahan beban, sehingga mengalami rusak berat dan roboh.

Reruntuhan bangunan tersebut turut berdampak pada lingkungan sekitar. Material bangunan menimpa bagian depan dan samping rumah milik seorang warga lanjut usia (lansia), Ibu Ikah (1 KK/1 jiwa), yang kini berstatus rusak ringan. Selain itu, tiga rumah lainnya dilaporkan berada dalam kondisi terancam, di mana dua di antaranya rawan tertarik oleh material reruntuhan.

Tidak hanya merusak bangunan warga, tumpukan material reruntuhan juga menutup total akses jalan lingkungan serta jalur menuju fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) milik warga setempat.

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, sebanyak dua Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari dua jiwa telah diungsikan ke lokasi yang lebih aman.

Tim gabungan yang terdiri dari Pemerintah Kecamatan Cisaat, Pemerintah Desa Sukaresmi, Polsek, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK), serta pengurus RT/RW setempat telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen dan pengamanan area.

Meski demikian, hingga Senin (11/5/2026) siang, evakuasi material belum dapat dilakukan.

“Untuk saat ini material belum dibersihkan karena dikhawatirkan adanya runtuhan susulan. Masih terdapat struktur bangunan yang membentang dan berisiko tinggi roboh kembali,” tulis laporan dari tim P2BK Cisaat.

Total taksiran kerugian material akibat bencana ini mencapai Rp85.000.000. Saat ini, kebutuhan yang paling mendesak untuk proses pemulihan dan penanganan pasca-bencana di lokasi adalah pengadaan bahan material bangunan.

Pihak BPBD Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat sekitar untuk tidak mendekati area reruntuhan dan tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem susulan.(*)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

Baca Lainnya

Kericuhan Antarsuporter Pecah di Sukabumi Usai Laga Persib Kontra Persija, Tiga Orang Alami Luka Berat

11 Mei 2026 - 11:13 WIB

Sekelompok suporter tampak berkerumun di salah satu titik di kawasan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menyusul gesekan yang terjadi usai laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta pada Minggu (10/5/2026) malam. Kericuhan antarkelompok ini mengakibatkan tiga orang dilarikan ke rumah sakit, dua di antaranya akibat sabetan senjata tajam. (Foto: Istimewa/Dok. Warga)

Cuaca Ekstrem Terjang Sukabumi: Atap Rumah Warga di Gegerbitung Roboh, Tujuh Jiwa Mengungsi

11 Mei 2026 - 10:32 WIB

Atap sebuah rumah semi permanen di Kampung Cisurupan, Gegerbitung, Sukabumi, runtuh total setelah dilanda cuaca ekstrem pada Senin (11/5/2026). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Diduga Lakukan Pelecehan Seksual terhadap Anak Tiri, Pria di Sukabumi Jadi Sasaran Amuk Massa

11 Mei 2026 - 10:19 WIB

Warga tampak berkerumun dan mengamankan seorang pria terduga pelaku pelecehan seksual terhadap anak tirinya di Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Pria tersebut sempat menjadi sasaran amuk massa sebelum akhirnya diserahkan ke pihak berwajib.

Gagal Nanjak Akibat Kelebihan Muatan, Truk Engkel Terguling di Cibarengkok Sukabumi, Lima Orang Luka-Luka

11 Mei 2026 - 00:30 WIB

Warga mengevakuasi tumpahan kelapa dari truk engkel yang terguling di tanjakan Kampung Cibarengkok, Sukabumi, Senin (11/5/2026) malam. Diduga akibat kelebihan muatan, truk gagal menanjak hingga memakan lima korban luka.

Ditinggal Suami ke Sawah, Rumah Lansia di Sagaranten Ludes Terbakar, Uang Tunai hingga 1 Ton Padi Hangus

9 Mei 2026 - 18:37 WIB

Seorang petugas pemadam kebakaran (Damkar) Sagaranten tampak dari belakang tengah menyemprotkan air ke puing-puing bangunan rumah panggung yang ludes terbakar di Desa Margaluyu, Sagaranten, Sukabumi. Asap tebal masih membumbung dari sisa-sisa kayu yang hangus di antara tumpukan puing, termasuk harta benda milik korban yang ikut hangus dilalap api.

Fakta Baru Tragedi Karyawan Minimarket di Kalibunder: Beban Biaya Pernikahan Diduga Jadi Pemicu

9 Mei 2026 - 09:51 WIB

Petugas gabungan dari Polsek, P2BK Kabupaten Sukabumi, dan tim medis melakukan pemeriksaan di pintu masuk Toko Alfamart Kalibunder, Jumat (8/5/2026) pagi. Suasana di lokasi saat tubuh seorang pria, yang diidentifikasi sebagai karyawan minimarket tersebut, ditemukan tewas tergeletak. Tampak petugas sedang melakukan proses evakuasi jenazah.
Trending di Sukabumi