JENTERANEWS.com — Jagat media sosial dihebohkan oleh unggahan rekaman video aksi bentrokan yang diduga melibatkan antarkelompok bermotor di bawah Flyover Cibeureum, kawasan Jalur Lingkar Selatan, Kota Sukabumi. Dalam video yang beredar luas tersebut, sejumlah orang tampak saling kejar-kejaran sambil mengacungkan benda yang diduga kuat merupakan senjata tajam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa mencekam tersebut terjadi pada Kamis malam (9/7/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.
Seorang warga setempat yang menyaksikan langsung kejadian tersebut menuturkan bahwa bentrokan melibatkan sejumlah massa, mulai dari remaja hingga usia dewasa. Kendati berlangsung dalam waktu yang relatif singkat, aksi tersebut sempat memicu kepanikan warga.
“Sekitar setengah tujuh malam kejadiannya. Sempat ada yang diamankan sama warga tapi dilepas lagi, kayak sudah janjian gitu,” ujar saksi mata yang enggan disebutkan namanya saat ditemui di lokasi, Jumat (10/7/2026).
Saksi menambahkan, dari jarak kejauhan dirinya melihat beberapa orang membawa benda menyerupai senjata tajam yang diayunkan secara membabi buta. Ia juga menduga ada korban luka akibat insiden tersebut.
“Kalau jenis senjata tajamnya saya enggak tahu pasti, tapi dari jauh kelihatan seperti bawa alat yang dibacok-bacokin. Sepertinya ada juga yang kena (korban),” tuturnya menambahkan.
Aksi saling serang di jalur protokol ini sempat menyita perhatian warga sekitar serta para pengguna jalan yang sedang melintas di bawah Flyover Jalur Lingkar Selatan. Demi menjaga keselamatan, sejumlah warga dan pengendara memilih untuk menjauh dan mengamankan diri karena khawatir bentrokan meluas.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi Kota terkait kronologi lengkap kejadian, motif bentrokan, jumlah kelompok yang terlibat, maupun kepastian mengenai adanya korban jiwa atau luka dalam peristiwa tersebut.
Sementara itu, keresahan mulai menjangkiti masyarakat sekitar. Warga mendesak aparat kepolisian untuk segera turun tangan menindaklanjuti video viral tersebut, mengidentifikasi para pelaku, serta mengintensifkan patroli rutin di sepanjang Jalur Lingkar Selatan guna mencegah terjadinya aksi serupa di kemudian hari.(*)
[Hamjah]















