JENTERANEWS.com— Hujan dan angin kencang yang menerjang wilayah pesisir Kabupaten Sukabumi mengakibatkan sebuah pohon jati berukuran besar tumbang dan melintang di Ruas Jalan Nasional Bagbagan – Kiara Dua, tepatnya di Kampung Cimapag, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kamis (23/7/2026) malam.
Insiden yang terjadi sekira pukul 19.00 WIB tersebut sempat melumpuhkan total arus lalu lintas utama yang menghubungkan kawasan Pelabuhanratu dengan wilayah Jampang. Batang pohon jati dengan panjang mencapai 10 meter dan lebar/diameter sekitar 1 meter tersebut menutupi seluruh badan jalan, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat dari kedua arah sempat tidak dapat melintas.
Mendapat laporan dari warga masyarakat, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan langsung berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat dan mengerahkan tim menuju lokasi kejadian.
Proses penanganan dilakukan secara terpadu melibatkan unsur gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sukabumi, Satpol PP, P2BK Simpenan, Tagana, serta Perangkat Desa Loji dan warga RT/RW setempat. Dengan menggunakan gergaji mesin (chainsaw) dan penerangan darurat, tim berhasil memotong serta menyingkirkan material pohon dari badan jalan.
“Proses evakuasi berjalan lancar berkat kesiapsiagaan dan sinergi seluruh unsur di lapangan. Pohon berhasil dibersihkan sekitar pukul 19.40 WIB atau dalam waktu kurang lebih 40 menit setelah kejadian,” ujar perwakilan Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Sukabumi.
BPBD Kabupaten Sukabumi memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Selain itu, tidak dilaporkan adanya kerusakan pada kendaraan yang sedang melintas maupun bangunan di sekitar titik lokasi.
“Alhamdulillah, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Kerugian materiil juga dapat ditekan karena material pohon langsung berhasil ditangani sebelum menimbulkan kecelakaan lalu lintas,” tambahnya.
Hingga Kamis malam, cuaca di sekitar lokasi kejadian dilaporkan cerah dan arus lalu lintas di jalur nasional Bagbagan–Kiara Dua telah kembali pulih dua arah secara normal. Seluruh serpihan dahan dan potongan kayu telah disingkirkan ke bahu jalan demi menjamin keselamatan para pengguna jalan.
Menanggapi potensi cuaca ekstrem dan angin kencang di wilayah Sukabumi, pihak BPBD mengimbau masyarakat serta para pengendara untuk tetap waspada, terutama saat melintasi jalur berbukit atau kawasan yang dipenuhi pohon-pohon rawan tumbang.(Dik)















