Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 24 Jul 2026 17:55 WIB

Cuaca Panas dan Angin Kencang Picu Kebakaran Satu Hektare Lahan Jati di Bantargadung, Sukabumi


					kobaran api yang melanda area lahan kebun jati dan alang-alang di Kampung Leuwipari RT02/RW02, Desa Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis malam (23/07/2026). Api terlihat meluas dengan cepat di tengah kegelapan malam akibat faktor cuaca panas dan angin kencang, mengancam pemukiman warga di sekitarnya sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh tim gabungan. Perbesar

kobaran api yang melanda area lahan kebun jati dan alang-alang di Kampung Leuwipari RT02/RW02, Desa Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis malam (23/07/2026). Api terlihat meluas dengan cepat di tengah kegelapan malam akibat faktor cuaca panas dan angin kencang, mengancam pemukiman warga di sekitarnya sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh tim gabungan.

JENTERANEWS.com – Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali melanda wilayah Kabupaten Sukabumi. Sedikitnya satu hektare lahan perkebunan jati yang dipenuhi alang-alang di Kampung Leuwipari RT 02/RW 02, Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, dilaporkan ludes terbakar pada Kamis malam (23/07/2026).

Peristiwa yang mulai terpantau sekitar pukul 19.20 WIB ini merambat dengan sangat cepat. Berdasarkan laporan resmi dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) yang dikoordinasikan dengan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Sukabumi, faktor cuaca panas dipadukan dengan embusan angin yang kencang memicu eskalasi sebaran api. Lahan yang terbakar diketahui merupakan milik seorang warga bernama Bapak Jenih asal Cicurug.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kemunculan titik api masih belum diketahui.

Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka, amukan si jago merah sempat memicu kekhawatiran lantaran lokasinya yang berdekatan dengan area vital. Titik api dilaporkan nyaris mengancam area Peternakan Unggas Widodo serta pemukiman warga setempat. Beruntung, eskalasi api dapat dicegah sebelum merambat ke bangunan fisik, dan tidak ada warga yang diwajibkan untuk mengungsi.

Menindaklanjuti informasi yang diperoleh dari laporan masyarakat dan grup komunikasi kecamatan setempat, tim gabungan langsung merapat ke lokasi kejadian. Proses pemadaman dan lokalisasi api berjalan dramatis dengan melibatkan berbagai unsur, di antaranya: Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Palabuhanratu, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Cikembar, Tim P2BK Bantargadung, Aparatur Desa Bantargadung, Aparatur Kecamatan Bantargadung

Berkat respons cepat dan sinergi dari tim gabungan di lapangan, kobaran api akhirnya berhasil dijinakkan dan dinyatakan padam total pada pukul 21.10 WIB.

“Kondisi saat ini api sudah berhasil dipadamkan sepenuhnya dan situasi kembali kondusif. Tim di lapangan telah memastikan tidak ada titik api yang tersisa,” terang perwakilan Tim Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Sukabumi dalam laporan tertulisnya.

Saat ini, pihak berwenang masih melakukan asesmen lanjutan untuk meninjau secara pasti total kerugian materil yang diakibatkan oleh peristiwa kebakaran ini. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi Karhutla, terutama di tengah kondisi cuaca terik dan angin kencang yang dapat mempercepat proses pembakaran lahan kering.(*Dik*)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Tragedi Sukabumi: Tiga Kakak Beradik Tewas Terjebak Kebakaran Rumah Panggung Akibat Lilin

24 Juli 2026 - 18:35 WIB

Pemandangan malam lokasi kebakaran maut yang menghanguskan sebuah rumah panggung di Kampung Babakan Bandung, Desa Wangunreja, Kabupaten Sukabumi. Tiga anak bersaudara tewas terjebak kobaran api di rumah ini. Garis polisi telah dipasang di sekeliling puing-puing bangunan.

Pohon Jati 10 Meter Tumbang di Simpenan, Jalur Bagbagan–Kiara Dua Sempat Lumpuh Total

24 Juli 2026 - 17:48 WIB

Pemuda di Sukabumi Tega Bacok Ibu Kandung Pakai Pisau Dapur

24 Juli 2026 - 17:35 WIB

Petugas mengevakuasi pelaku berinisial IR ke dalam Ambulans Desa Salekambang di Sukabumi pada Kamis malam (23/7/2026). Pelaku yang diduga mengalami gangguan jiwa kambuh tersebut dirujuk ke Rumah Sakit Dr. H. Marzoeki Mahdi (RSMM) Bogor untuk penanganan lebih lanjut setelah musyawarah dengan keluarga.

PN Cibadak Eksekusi Aset KAI 7.820 Meter Persegi di Emplasemen Stasiun Cicurug

23 Juli 2026 - 17:04 WIB

Warga menyerahkan dokumen kepada petugas KAI dan Juru Sita] Juru Sita Pengadilan Negeri Cibadak (pria berkemeja batik) menunjukkan surat penetapan eksekusi kepada perwakilan PT KAI Daop 1 Jakarta dan warga yang menempati lahan (pria muda berkacamata hitam) di kawasan Emplasemen Stasiun Cicurug, Sukabumi, Kamis (23/7/2026). Momen formal pembacaan penetapan dan penyerahan objek lahan ini menegaskan penguasaan kembali aset KAI seluas 7.820 meter persegi sesuai dengan amar putusan pengadilan yang telah inkracht, dengan landasan hukum Grondkaart yang kuat. Warga tersebut menunjukkan sikap kooperatif selama proses hukum berlangsung.

Kemarau Panjang Landa Cibadak, BPBD dan PMI Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Ratusan Warga Desa Sekarwangi

22 Juli 2026 - 19:40 WIB

Kolaborasi P2BK Cibadak dan PMI Kabupaten Sukabumi dalam operasi pendistribusian air bersih di Kampung Babakan Sari. Petugas berrompi PMI terlihat sibuk membantu warga mengisi jerigen dan ember dari selang air yang terhubung ke truk tangki. Spanduk pada truk menegaskan misi kemanusiaan untuk mengatasi dampak kekeringan ekstrem akibat El Nino.

Kebakaran Lahan Seluas 10 Hektare Landa Sukalarang Sukabumi, Api Berhasil Dipadamkan Setelah Tiga Jam

22 Juli 2026 - 19:30 WIB

Anggota Kepolisian Sektor Sukalarang bersama Tim P2BK (Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan) Sukalarang sedang meninjau area lahan kosong seluas kurang lebih 10 hektar yang hangus terbakar di Kampung Rema Desa Prianganjaya. Petugas menunjuk tebing tanah yang vegetasinya telah gosong. Api berhasil dipadamkan setelah tiga jam penanganan oleh Tim Gabungan.
Trending di Sukabumi