Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 24 Jul 2026 17:35 WIB

Pemuda di Sukabumi Tega Bacok Ibu Kandung Pakai Pisau Dapur


					Petugas mengevakuasi pelaku berinisial IR ke dalam Ambulans Desa Salekambang di Sukabumi pada Kamis malam (23/7/2026). Pelaku yang diduga mengalami gangguan jiwa kambuh tersebut dirujuk ke Rumah Sakit Dr. H. Marzoeki Mahdi (RSMM) Bogor untuk penanganan lebih lanjut setelah musyawarah dengan keluarga. Perbesar

Petugas mengevakuasi pelaku berinisial IR ke dalam Ambulans Desa Salekambang di Sukabumi pada Kamis malam (23/7/2026). Pelaku yang diduga mengalami gangguan jiwa kambuh tersebut dirujuk ke Rumah Sakit Dr. H. Marzoeki Mahdi (RSMM) Bogor untuk penanganan lebih lanjut setelah musyawarah dengan keluarga.

JENTERANEWS.com — Warga Kampung Kancah Nangkub, Desa Nagrak Utara, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, digegerkan oleh aksi penganiayaan berat pada Kamis (23/7/2026). Seorang pemuda berinisial IR tega membacok ibu kandungnya sendiri menggunakan pisau dapur. Aksi kekerasan tersebut diduga kuat terjadi akibat kondisi kejiwaan pelaku yang mendadak kambuh.

Insiden tragis itu mengakibatkan korban mengalami luka sabetan di bagian kepala. Warga yang melihat kejadian tersebut segera melarikan korban ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis darurat.

Camat Nagrak, Adang Sutianda, mengonfirmasi bahwa penyerangan tersebut dipicu oleh gangguan kejiwaan pelaku yang kumat lantaran keterlambatan pemberian obat oleh keluarga.

“Kondisi pelaku kambuh. Kemungkinan karena pihak keluarganya lambat memberikan obat, sehingga penyakitnya kumat lagi,” ujar Adang saat memberikan keterangan, Jumat (24/7/2026).

Usai melukai ibu kandungnya, pelaku langsung melarikan diri dan bersembunyi di sekitar kawasan permukiman warga. Kehadiran pelaku yang berkeliaran dalam kondisi tidak stabil sempat menyulut kecemasan dan kepanikan warga sekitar.

Menanggapi situasi tersebut, tim gabungan yang terdiri dari unsur Muspika, kepolisian, pihak desa, dan masyarakat setempat langsung melakukan penyisiran. Upaya pencarian secara intensif akhirnya membuahkan hasil. Pelaku berhasil ditemukan di tempat persembunyiannya dan dievakuasi oleh petugas tanpa ada perlawanan.

Pasca-penangkapan, unsur Muspika Nagrak, Polsek Nagrak, Pemerintah Desa Nagrak Utara, serta pihak keluarga menggelar musyawarah darurat. Langkah ini diambil untuk menentukan penanganan lanjutan bagi pelaku demi keselamatan masyarakat luas.

Meski pihak keluarga sempat enggan dan menolak jika pelaku dirujuk ke rumah sakit jiwa, petugas gabungan secara persuasif memberikan pemahaman terkait potensi bahaya jika kondisi pelaku tidak segera ditangani secara medis.

“Pihak keluarga awalnya menolak dibawanya pelaku ke Rumah Sakit Dr. H. Marzoeki Mahdi (RSMM) Bogor. Tapi setelah bermusyawarah, alhamdulillah keluarga menyetujui. Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan akan membahayakan keselamatan orang lain,” tegas Adang.

Guna mendapatkan penanganan medis yang memadai, pelaku IR resmi diberangkatkan menuju RSMM Bogor pada Kamis malam dengan pengawalan ketat dari petugas dan pihak keluarga.

Sementara itu, kondisi korban dilaporkan telah membaik dan dinyatakan stabil. Setelah mendapatkan perawatan awal di puskesmas, korban saat ini menjalani proses pemulihan rawat jalan di kediamannya.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Diduga Ulah Oknum, 700 Meter Persegi Lahan Perhutani di Cidadap Sukabumi Hangus Terbakar

5 September 2026 - 19:57 WIB

Pantauan kobaran api yang melahap area Perkebunan Kayu Putih di Blok 87 Perhutani, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (5/9/2026) malam. Api yang meluas hingga 700 meter persegi akibat faktor angin dan lahan kering tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan pada pukul 19.30 WIB. (Foto: Dok. P2BK/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Pemdes Mekarjaya Sukabumi Salurkan BLT Dana Desa Periode Juli-Agustus kepada 50 KPM

3 September 2026 - 10:20 WIB

Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9).

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca